Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita
Last Updated on Nov 15 2018

BNN Siapkan Psikolog Untuk Periksa Pelaku Peminum air Rebusan Pembalut Wanita

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional ( BNN) sigap memberikan bantuan psikologi agar para pelaku pasalnya air tersebut tidak memiliki kandungan zat adiktif.Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengerahkan para psikolog...
Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung
Last Updated on Nov 15 2018

Dua Jaksa Nakal Chuk Suryosumpeno dan Jaksa Ngalimun Ditahan Kejagung

    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya berhasil menahan mantan Jaksa bernama Ngalimun dan Chuck Suryosumpeno.          Dari pantauan  yang ada  Ngalimun keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung, sebelum Chuck...
Setyo Wasisto Minta Maaf, dan Mohon  Wartawan Dukung Kerja  M. Iqbal Kadiv Humas Yang Baru
Last Updated on Nov 15 2018

Setyo Wasisto Minta Maaf, dan Mohon Wartawan Dukung Kerja M. Iqbal Kadiv Humas Yang Baru

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito kepada Brigjend Pol Muhammad Iqbal  digelar di Mako Brimob, Rabu(14/11)2018. Setelah menyerahkan jabatan  meminta maaf bila ada kesalahan dan kehilafan. Berharap para teman wartawan...
Polisi Larang Reuni 212 Melibatkan Massa Yang Besar
Last Updated on Nov 15 2018

Polisi Larang Reuni 212 Melibatkan Massa Yang Besar

      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni alumni 212 diharapkan kegiatan ini dibicarakan terlebih dahulu dengan aparat hukum. Diharapkan dalam reuni  itu tidak melibatkan sejumlah massa yang besar.            ...
Indonesia Bahas Kerja Sama Mitigasi Bencana ASEAN dan Jepang
Last Updated on Nov 14 2018

Indonesia Bahas Kerja Sama Mitigasi Bencana ASEAN dan Jepang

      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN memperkuat kerja sama dengan Jepang dalam hal penanggulangan bencana. Kepala Negara menyebut, bersama negara-negara ASEAN, Jepang sebagai mitra pertama ASEAN diketahui merupakan...

World Today

Saturday, 18 August 2018 01:01

Bareskrim Ringkus Tersangka S Pimpinan UN Swissindo diduga Palsu Sertifikat

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya dugaan pemalsuan sertifikat Bank Indonesia  yang dilakukan UN Swissindo akhinya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim berhasil meringkus Tersangka S yang.ditangkap di Cirebon. Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Kombes Daniel Tahimonang Silitonga ketika di temui di Mabes Polri, Kamis(16/8)2018 mengatakan  sekalian yang sudah ditunggu rekan-rekan.

dan masyarakat indonesia bahwa Bareskrim Polri dalam hal ini Direktorat ton Tindak  Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.  "Khususnya subdit Jaksi telah melakukan penangkapan pada pimpinan Un Swissindo pada tanggal 3 Agustus 2018 di Cirebon. Adapun penangkapan ini kita lakukan adanya laporan dari masyarakat dari Bank Indonesia yang melaporkan bahwa gerakan tindakan dan aksi-aksi serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan  oleh UN Swissindo sudah merupakan meresahkan  kemudian membuat kegaduhan serta hal-hal lain terutama kerugian baik itu secara materiil maupun secara inmateril yang dirasakan oleh Bank Indonesia. Kemudian dirasakan oleh beberapa juga bank-bank yang lain. Seperti bank Mandiri, Bank Danamon, Bank BCA, Bank BNI dan Bank lainnya,"ujarnya .

 Selanjutnya, Daniel menegaskan oleh karena itu dengan berdasarkan laporan dari masyarakat itu kami melakukan tindakan Kepolisian berupa penangkapan. Tersangkanya bernama inisial S sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah kami tahan semenjak tanggal 5 Agustus 2018. "Yang saya sampaikan kalau ada pertanyaan akan kami perdalam. kita ini yang saya sampaikan kepada rekan-rekan. Mengenai modus segala macam," tegasnya .

Untuk itu, Daniel menjelaskan  
Yang pertama yang kami lihat bahwa 3 tahun yang lalu ini sudah sudah ramai tahun 2015, Sudah ramai dan sudah bergejolak. Hasil pemeriksaan kami terhadap tersangka S beliau tidak bisa merinci secara jelas kapan mulai dilakukan tetapi 2015 sudah mulai ramai dan banyak pengikutnya. "Pengikut yang paling banyak itu ada di daerah Jawa Barat dan pada umumnya terjadi di Jawa tetapi menurut pengakuan tersangka bahwa pengikut ini sudah ada di 5 benua, semua benua seluruh dunia dan itu pengakuan, tetapi sampai saat ini kita tidak dapat menemukan daftar pengikutnya. Daftar pengikutnya tidak dapat kami temukan, cuma ini menurut pengakuan saja," jelasnya.

Disinggung pasalnya,Daniel merincinya pasal yang kami kenakan adalah pasal pemalsuan, dokumen yang dipalsukan dan  yang.digunakan pasal 263 hukumannya 6 tahun." Sementara
Jadi modusnya ada dua rekan-rekan , produk yang ditawarkan oleh UN Swissindo sehingg ditangkap ,pertama pembebasan hutang oleh karena itu ramai disebut bahwa ini adalah sekte pembebas hutang  atau penghapus hutang .Yang ditawarkan pembebasan hutang khususnya hutang yang tahun 2016 kebawah itu boleh dibebaskan yang katanya menurut pengakuan di dalam pemeriksaan hutang bank yang 2 miliar itu bisa dihapuskan. Jadi yang pertama. Yang kedua , yang disampaikan adakah produk unggulan oleh mereka  bahwa seluruh masyarakat.indonesia  yang mempunya E KTP apa.itu akan mendapat gaji  tunjangan seumur hidup sebanyak 1200 US Dollar yang kalau di rupiakan yang Rp 15,6 Juta itu seumur hidup itu yang ditawarkan ," rincinnya.

Lebih lanjut,Daniel menandaskan dengan diiming-imingkan tawaran ini maka banyak rakyat atau masyarakat kita yang tertarik untuk dibebaskan hutang untuk juga mendapat yang dijanjikan itu.  "Tetapi pada kenyataannya setelah dijanjikan tidak ada realisasi dan banyak tindakan-tindakan lain dari masyarakat atau yang memiliki dokumen-dokumen yang diberikan oleh UN Swissindo yang  menyatakan hutang saya sudah lunas dengan dokumen ini atau memang saya akan mendapatkan pencairan uang melalui bank dengan gaji yang   ditawarkan itu modusnya," tandasnya.

Ketika tantanya berapa korban, Daniel membeberkan korban yang diakui secara tertulis  katanya pengikutnya 1 Juta.Yang paling nyata ada nya dari mulut ke mulut, datang dan kemudian orang-orang datang, pengikut datang itu kira-kira yang katanya membawa seperti uang pembayaran rekrutmen pake foto copy."Jadi, menurut pemeriksaan kami bahwa itu masih dibayarkan secara suka rela Rp 100 Ribu sampai Rp 500 Ribu, itu untuk mendapatkan dokumennya atau 1 bundel untuk dibawa seperti itu," bebernya.

Saatcdisoroti kenapa di Jawa Barat banyak pengikutnya, Daniel mengakui itu , sampai saat ini, kita tidak mendapat daftar pengikut yang resmi dan menurut para saksi relawan yang kita periksa mereka itu tidak merasakan suatu kerugian karena mereka memberikan secara suka rela,rata-rata begitu yang kita periksa dan jumlah uang  yang mereka setor itu tidak ada satu ketentuan yang ditetapkan hanya berupa kerelaan mungkin biaya foto copy dan sebagainya setelah dikonfirmasi oleh tersangka. "Kalau korban itu ada karena korban itu bank indonesia dan bank lain itu menjadi sulit dan menjadi mereka pihutangnya tidak bisa tertagih masyarakat pengikut ini jadi berkeinginan tidak membayar hutang itu tentunya  yang kita dapatkan," akunya

Jadi, Daniel menambahkan ya, ini sudah berualang kita dapatkan dan kita belum mendapatkan pengakuan karena beliau belum mengaku secara terus terang ide nya kapan dan perlunya dia datang begitu saja, dia bikin.itu dan dia konsep surat-surat itu dan dia bikin sertifkat yang kemudian dia pergunakan. Dia punya dan belum diakui ."Untuk perancangan dan segala macam menurut pengakuan tersangka dilakukan.sendiri pengakuan tersendiri dilakukabndan.kita dalami selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Waspadaan Institusi OJK, Tongam Lumbatobing mengatakan Kami dari OJk banyak menerima pengaduan dari masyarakat tentunya mempunyai yang dilakukan UN Swissindo oleh masyarakat di Cirebon ini. "Juni 2016  kami sudah melakukan penghentian kegiatan ini karena diduga terjadi penipuan dan berpotensi merugikan masyarakat karena Korban kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Tongam menegaskan Kemudian bukan Mei 2017 dan menyatakan melakukan penghentian  kegiatan dan tidak melakukan kebakaran lagi. Ternyata di lapangan masih terjadi kegiatan dan dua produk tadi ."Pembebasan hutang  dan pembelian vocer seumur hidup 1200 per bulan . Dan daerah-daerah yang menjadi sasaran hampir seluruh indonesia yang memanfaatkan perwakilan dan Kepala Cabang diberbagai daerah. Kepala cabang ini merekrut orang-orang yang punya hutang di bank  atau perusahan pembiaran," tegasnya.

Lebih lanjut , Tongam menjelaskan  Kami juga mendapat pengaduan dari orang-orang  pelaporan persahaan-perusahaan ini bahwa mereka mendapatkan surat tugas yang harusnya  debitur itu membayar hutang-hutang.  Tapi ternyata surat hutang dari UN Swissindo dari berbagai daerah mengatakan didepan anda lunas atas nama negara." Ini yang merasa resa pada jasa keuangan kerena jasa keuangan kehilangan kesempatan untuk menagih hutang-hutang debitor yang seharusnya terbayarkan oleh Debitor  dengan Polri dan bareskrim.akar oleh kepala Debitur oleh karena itu kita apresiasi tim.disini sudah melakukan tindakan hukum ,"jelasnya.

Lebih lanjut, Tongam menandaskan Pemimpin UN Swissindo ..kami sampai saat ini masih yang melakukan kegiatan-kegiatan terutama di Jawa Timur untuk segera menghentikan kejahatan.itu juga. "Kemudian juga pada Per Bank kan dan bantuan dari Polri tersangka ini terbukti UN Swissino adalah kegiatan yang ilegal.yang sudah.kami sampaikan  beberapa waktu lalu," tandasnya.

Ditempat yang sama, Pejabat Departemen Hukum Bank Indonesia, Panji Ahmad mengatakan kami dari Bank Indonesia sangat berapresiasi  bahwa Bank Indonesia melakukan himbauan pada bulan Agustus 2016 masyarakat harus berhati-hati dalam menyikapi adanya kegiatan  UNSwissindo ini.;Bank Indonesia tidak perma menerbitkan Fisik dari SBI. "SBI hanya diperdagangkan operasi monoter itu hanya antar bank tidak dengan individu. Yang berikutnyabterkait dengan SBI disampaikan itu bukan produk bank Indonesia,"ujarnya.

Seiring dengan itu, Panji menandaskan produk-produk UN Swissindo ya. Salah pertama ini uang disebut sertikat bank Indonesia. ;SBI katanya orang yang mempunya uang 24 ribu 500 Triliun digadekan.menjadi jaminan. "UN Swiiindo memiliki uang dibeberapa bank yang khususnya di Bank Indonesia yang jaminannya . Ini ditawarkan pada sekte sehingga  bila menunjukan ini  kamu akan mendapat uang. Setelah mendaftar akan diberikan surat kuasa dan ada foto untuk mendapat tunjangan semut hidup sebanyak 1200 Dolar Amerika seumur hidup,"tandasnya.

Oleh karena itu, Panji menjelaskan bentuknya foto copy dan dicap. Akan.mendapatkan satu bundel seperti ini. Ada berisi surat pernyataan dari pengacara berupa vocer-cover dengan jaminan.dibawa ke bank siswa ke lembaga pembiayaan sudah lunas hutangnya. "Secara resmi kegiatan seperti ini tidak benar saya kira ini melanggar undang-undang. Bank Indonesia mengatakan ini tidak pernah dikeluarkan oleh bank Indonesia dan ini tidak berlaku saudara-saudara ," Jelasnya.

 

Sesuai data, Panji merincinya oleh masyarakat indonesia mengikuti, kami sampaikan ini tidak berlaku dan kami sampaikan ada dokumen yang tidak berlaku dan yang tidak bisa dimanfaatkan mengapa hanya berupa foto copy tidak bisa membebaskan hutang. "Tidak mungkin bisa menbebaskan hutang. Ini himbauan kepada relawan dan seluruh pengikut surat pembebasan hutang,"rincinys.( vk)

Read 61 times
Login to post comments

Entertaiment

Face Book Galleries

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Mengatasi para pelaku yang meminum air rebusan pembalut wanita , Badan Narkotika Nasional...
    JAKARTA,(KORANRAKYAT.COM)- Proses Pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Agung terus berlanjut, kini akhirnya...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Serah terima Kadiv Humas Polri Irjend Pol Setyo Warsito...
      JAKARTA, KORANRAKYAT.COM - Terkait dengan adanya rencana pelaksanaan reuni...
      Koranrakyat, Jakarta  Dalam KTT ke-21 ASEAN-Jepang, Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya ASEAN...
    SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut baik perkembangan dari proses perdamaian di...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM-Sampai hari terakhir pencarian sabtu(10/11)2018  terhadap pesawat Lion Air JT 610...
    BANDUNG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo kembali naik motor _custom_ miliknya untuk menghadiri acara...
      BENGKULU(KORANRAKYAT.COM) Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menyampaikan apresiasi...
  BENGKULU (KORANRAKYAT.COM)  Selepas ba'da Ashar, Masjid At-Taqwa Kota Bengkulu mulai dipadati oleh jamaah yang...

Ekonomi News

  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di

     
  •  

    *Presiden Harap Ajang Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia Promosikan Produk Unggulan Indonesia*

     

     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula

     
  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan