Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Warga Desa Pagar Din Kabupaten BU  Jembatan Rusak Segera Diperbaiki
Last Updated on Feb 20 2019

Warga Desa Pagar Din Kabupaten BU Jembatan Rusak Segera Diperbaiki

  BENGKULU, KORANRAKYAT.COM)  - Menurut Kepala Desa (Kades) Desa Pagar Din Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Suharto mengatakan, untuk penggunaan Dana Desa (DD) Tahun 2018 lalu sudah sesuai aturan atau tidak ada kendala.           "DD tahun 2018, Alhamdulillah kita serap dengan baik....
Bareskrim Ungkap Penyelundupan 30 kg Shabu Diselipkan Di Downlight
Last Updated on Feb 20 2019

Bareskrim Ungkap Penyelundupan 30 kg Shabu Diselipkan Di Downlight

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Direktorat Tindak Pidana Narkoba( Dirtipinarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penyelundupan 30 kilogram sabu yang diselundupkan dalam lampu downolihgt dari Malaysia ke Indonesia.            Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim...
Komitmen Jaksa Agung  Tuntaskan  Kasus  Pengaturan Skor Sepakbola
Last Updated on Feb 20 2019

Komitmen Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pengaturan Skor Sepakbola

    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Setelah menerima lima berkas dari penyidik Satgas Anti Mafia Bola, Kejaksaan Agung akan segera menuntaskan kasus dugaan pengaturan skor bola  Liga Indonesia. Jaksa terus melakukan meneliti dan komitmen ini sama memperbaiki iklim olah raga di...
Gubernur Jatim Khofifah Kumpulkan Pemred Ajak  Memikir Kemajuan Jawa Timur
Last Updated on Feb 20 2019

Gubernur Jatim Khofifah Kumpulkan Pemred Ajak Memikir Kemajuan Jawa Timur

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk selalu memberikan ruang luas kepada awak media dalam hal pemberitaan. Komitmen tersebut disampaikan agar para insan pers ikut mengawal pembangunan di Jawa Timur.            “Dalam...
Raup Keuntungan Rp. 1,26 Trilliun Bank Jatim Siap Dukung Program  Pemerintah
Last Updated on Feb 18 2019

Raup Keuntungan Rp. 1,26 Trilliun Bank Jatim Siap Dukung Program Pemerintah

  PRIGEN , (KORANRAKYAT.COM)  Bank  Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ikut songsong program pemeritah di sektor  Pariwisata,dimana pemerintah akan membuat 10 Destinasi Bali baru di Indonesia, selain itu juga akan ikuti program Cetar yang dicanangkan oleh Gubernur Jatim  Khofifah Indra...

World Today

Saturday, 18 August 2018 01:01

Bareskrim Ringkus Tersangka S Pimpinan UN Swissindo diduga Palsu Sertifikat

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Adanya dugaan pemalsuan sertifikat Bank Indonesia  yang dilakukan UN Swissindo akhinya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim berhasil meringkus Tersangka S yang.ditangkap di Cirebon. Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Kombes Daniel Tahimonang Silitonga ketika di temui di Mabes Polri, Kamis(16/8)2018 mengatakan  sekalian yang sudah ditunggu rekan-rekan.

dan masyarakat indonesia bahwa Bareskrim Polri dalam hal ini Direktorat ton Tindak  Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.  "Khususnya subdit Jaksi telah melakukan penangkapan pada pimpinan Un Swissindo pada tanggal 3 Agustus 2018 di Cirebon. Adapun penangkapan ini kita lakukan adanya laporan dari masyarakat dari Bank Indonesia yang melaporkan bahwa gerakan tindakan dan aksi-aksi serta kegiatan-kegiatan yang dilakukan  oleh UN Swissindo sudah merupakan meresahkan  kemudian membuat kegaduhan serta hal-hal lain terutama kerugian baik itu secara materiil maupun secara inmateril yang dirasakan oleh Bank Indonesia. Kemudian dirasakan oleh beberapa juga bank-bank yang lain. Seperti bank Mandiri, Bank Danamon, Bank BCA, Bank BNI dan Bank lainnya,"ujarnya .

 Selanjutnya, Daniel menegaskan oleh karena itu dengan berdasarkan laporan dari masyarakat itu kami melakukan tindakan Kepolisian berupa penangkapan. Tersangkanya bernama inisial S sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah kami tahan semenjak tanggal 5 Agustus 2018. "Yang saya sampaikan kalau ada pertanyaan akan kami perdalam. kita ini yang saya sampaikan kepada rekan-rekan. Mengenai modus segala macam," tegasnya .

Untuk itu, Daniel menjelaskan  
Yang pertama yang kami lihat bahwa 3 tahun yang lalu ini sudah sudah ramai tahun 2015, Sudah ramai dan sudah bergejolak. Hasil pemeriksaan kami terhadap tersangka S beliau tidak bisa merinci secara jelas kapan mulai dilakukan tetapi 2015 sudah mulai ramai dan banyak pengikutnya. "Pengikut yang paling banyak itu ada di daerah Jawa Barat dan pada umumnya terjadi di Jawa tetapi menurut pengakuan tersangka bahwa pengikut ini sudah ada di 5 benua, semua benua seluruh dunia dan itu pengakuan, tetapi sampai saat ini kita tidak dapat menemukan daftar pengikutnya. Daftar pengikutnya tidak dapat kami temukan, cuma ini menurut pengakuan saja," jelasnya.

Disinggung pasalnya,Daniel merincinya pasal yang kami kenakan adalah pasal pemalsuan, dokumen yang dipalsukan dan  yang.digunakan pasal 263 hukumannya 6 tahun." Sementara
Jadi modusnya ada dua rekan-rekan , produk yang ditawarkan oleh UN Swissindo sehingg ditangkap ,pertama pembebasan hutang oleh karena itu ramai disebut bahwa ini adalah sekte pembebas hutang  atau penghapus hutang .Yang ditawarkan pembebasan hutang khususnya hutang yang tahun 2016 kebawah itu boleh dibebaskan yang katanya menurut pengakuan di dalam pemeriksaan hutang bank yang 2 miliar itu bisa dihapuskan. Jadi yang pertama. Yang kedua , yang disampaikan adakah produk unggulan oleh mereka  bahwa seluruh masyarakat.indonesia  yang mempunya E KTP apa.itu akan mendapat gaji  tunjangan seumur hidup sebanyak 1200 US Dollar yang kalau di rupiakan yang Rp 15,6 Juta itu seumur hidup itu yang ditawarkan ," rincinnya.

Lebih lanjut,Daniel menandaskan dengan diiming-imingkan tawaran ini maka banyak rakyat atau masyarakat kita yang tertarik untuk dibebaskan hutang untuk juga mendapat yang dijanjikan itu.  "Tetapi pada kenyataannya setelah dijanjikan tidak ada realisasi dan banyak tindakan-tindakan lain dari masyarakat atau yang memiliki dokumen-dokumen yang diberikan oleh UN Swissindo yang  menyatakan hutang saya sudah lunas dengan dokumen ini atau memang saya akan mendapatkan pencairan uang melalui bank dengan gaji yang   ditawarkan itu modusnya," tandasnya.

Ketika tantanya berapa korban, Daniel membeberkan korban yang diakui secara tertulis  katanya pengikutnya 1 Juta.Yang paling nyata ada nya dari mulut ke mulut, datang dan kemudian orang-orang datang, pengikut datang itu kira-kira yang katanya membawa seperti uang pembayaran rekrutmen pake foto copy."Jadi, menurut pemeriksaan kami bahwa itu masih dibayarkan secara suka rela Rp 100 Ribu sampai Rp 500 Ribu, itu untuk mendapatkan dokumennya atau 1 bundel untuk dibawa seperti itu," bebernya.

Saatcdisoroti kenapa di Jawa Barat banyak pengikutnya, Daniel mengakui itu , sampai saat ini, kita tidak mendapat daftar pengikut yang resmi dan menurut para saksi relawan yang kita periksa mereka itu tidak merasakan suatu kerugian karena mereka memberikan secara suka rela,rata-rata begitu yang kita periksa dan jumlah uang  yang mereka setor itu tidak ada satu ketentuan yang ditetapkan hanya berupa kerelaan mungkin biaya foto copy dan sebagainya setelah dikonfirmasi oleh tersangka. "Kalau korban itu ada karena korban itu bank indonesia dan bank lain itu menjadi sulit dan menjadi mereka pihutangnya tidak bisa tertagih masyarakat pengikut ini jadi berkeinginan tidak membayar hutang itu tentunya  yang kita dapatkan," akunya

Jadi, Daniel menambahkan ya, ini sudah berualang kita dapatkan dan kita belum mendapatkan pengakuan karena beliau belum mengaku secara terus terang ide nya kapan dan perlunya dia datang begitu saja, dia bikin.itu dan dia konsep surat-surat itu dan dia bikin sertifkat yang kemudian dia pergunakan. Dia punya dan belum diakui ."Untuk perancangan dan segala macam menurut pengakuan tersangka dilakukan.sendiri pengakuan tersendiri dilakukabndan.kita dalami selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Waspadaan Institusi OJK, Tongam Lumbatobing mengatakan Kami dari OJk banyak menerima pengaduan dari masyarakat tentunya mempunyai yang dilakukan UN Swissindo oleh masyarakat di Cirebon ini. "Juni 2016  kami sudah melakukan penghentian kegiatan ini karena diduga terjadi penipuan dan berpotensi merugikan masyarakat karena Korban kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Tongam menegaskan Kemudian bukan Mei 2017 dan menyatakan melakukan penghentian  kegiatan dan tidak melakukan kebakaran lagi. Ternyata di lapangan masih terjadi kegiatan dan dua produk tadi ."Pembebasan hutang  dan pembelian vocer seumur hidup 1200 per bulan . Dan daerah-daerah yang menjadi sasaran hampir seluruh indonesia yang memanfaatkan perwakilan dan Kepala Cabang diberbagai daerah. Kepala cabang ini merekrut orang-orang yang punya hutang di bank  atau perusahan pembiaran," tegasnya.

Lebih lanjut , Tongam menjelaskan  Kami juga mendapat pengaduan dari orang-orang  pelaporan persahaan-perusahaan ini bahwa mereka mendapatkan surat tugas yang harusnya  debitur itu membayar hutang-hutang.  Tapi ternyata surat hutang dari UN Swissindo dari berbagai daerah mengatakan didepan anda lunas atas nama negara." Ini yang merasa resa pada jasa keuangan kerena jasa keuangan kehilangan kesempatan untuk menagih hutang-hutang debitor yang seharusnya terbayarkan oleh Debitor  dengan Polri dan bareskrim.akar oleh kepala Debitur oleh karena itu kita apresiasi tim.disini sudah melakukan tindakan hukum ,"jelasnya.

Lebih lanjut, Tongam menandaskan Pemimpin UN Swissindo ..kami sampai saat ini masih yang melakukan kegiatan-kegiatan terutama di Jawa Timur untuk segera menghentikan kejahatan.itu juga. "Kemudian juga pada Per Bank kan dan bantuan dari Polri tersangka ini terbukti UN Swissino adalah kegiatan yang ilegal.yang sudah.kami sampaikan  beberapa waktu lalu," tandasnya.

Ditempat yang sama, Pejabat Departemen Hukum Bank Indonesia, Panji Ahmad mengatakan kami dari Bank Indonesia sangat berapresiasi  bahwa Bank Indonesia melakukan himbauan pada bulan Agustus 2016 masyarakat harus berhati-hati dalam menyikapi adanya kegiatan  UNSwissindo ini.;Bank Indonesia tidak perma menerbitkan Fisik dari SBI. "SBI hanya diperdagangkan operasi monoter itu hanya antar bank tidak dengan individu. Yang berikutnyabterkait dengan SBI disampaikan itu bukan produk bank Indonesia,"ujarnya.

Seiring dengan itu, Panji menandaskan produk-produk UN Swissindo ya. Salah pertama ini uang disebut sertikat bank Indonesia. ;SBI katanya orang yang mempunya uang 24 ribu 500 Triliun digadekan.menjadi jaminan. "UN Swiiindo memiliki uang dibeberapa bank yang khususnya di Bank Indonesia yang jaminannya . Ini ditawarkan pada sekte sehingga  bila menunjukan ini  kamu akan mendapat uang. Setelah mendaftar akan diberikan surat kuasa dan ada foto untuk mendapat tunjangan semut hidup sebanyak 1200 Dolar Amerika seumur hidup,"tandasnya.

Oleh karena itu, Panji menjelaskan bentuknya foto copy dan dicap. Akan.mendapatkan satu bundel seperti ini. Ada berisi surat pernyataan dari pengacara berupa vocer-cover dengan jaminan.dibawa ke bank siswa ke lembaga pembiayaan sudah lunas hutangnya. "Secara resmi kegiatan seperti ini tidak benar saya kira ini melanggar undang-undang. Bank Indonesia mengatakan ini tidak pernah dikeluarkan oleh bank Indonesia dan ini tidak berlaku saudara-saudara ," Jelasnya.

 

Sesuai data, Panji merincinya oleh masyarakat indonesia mengikuti, kami sampaikan ini tidak berlaku dan kami sampaikan ada dokumen yang tidak berlaku dan yang tidak bisa dimanfaatkan mengapa hanya berupa foto copy tidak bisa membebaskan hutang. "Tidak mungkin bisa menbebaskan hutang. Ini himbauan kepada relawan dan seluruh pengikut surat pembebasan hutang,"rincinys.( vk)

Read 95 times
Login to post comments

Entertaiment

Face Book Galleries

  BENGKULU, KORANRAKYAT.COM)  - Menurut Kepala Desa (Kades) Desa Pagar Din Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Suharto...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Direktorat Tindak Pidana Narkoba( Dirtipinarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Setelah menerima lima berkas dari penyidik Satgas Anti Mafia Bola, Kejaksaan...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berkomitmen untuk selalu...
  PRIGEN , (KORANRAKYAT.COM)  Bank  Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ikut songsong program pemeritah di sektor ...
JAKARTA,KORANRAKYAT, COM- Terkait dengan penyerahan 5 berkas perkara Satgas Anti Mafia Bola kepada Kejaksaan Agung...
  BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tiba di Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat...
Presiden RI Joko Widodo Tiba di Bengkulu   BENGKULU. (KORANRAKYAT.COM) – Menggunakan pesawat kepresidenan,...
MALANG(KORANRAKYAT.COM)   Berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda”, dimana telah ditindaklanjuti...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan koordinasi kepariwisataan, di ketuai Wapres RI Jusuf Kalla  dengan  Anggota seluruh...

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Rumah Kepala PU Kab Malang

 

MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak

Read more

Rendra Bupati Malang Ditahan