Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Presiden Jokowi: Keliru, Orang Besarnya itu Zohri
Last Updated on Jul 18 2018

Presiden Jokowi: Keliru, Orang Besarnya itu Zohri

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat, siang ini bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo menerima langsung kedatangannya sekira pukul 14.00 WIB di Ruang...
Pakde Karwo Lantik Jumadi Sebagai Pj. Sekdaprov Jatim
Last Updated on Jul 18 2018

Pakde Karwo Lantik Jumadi Sebagai Pj. Sekdaprov Jatim

              SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo melantik Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim, Dr. Ir. Jumadi, M.MT sebagai Penjabat (Pj) Sekdaprov Jatim. Pelantikan yang didasarkan SK Gubernur Jatim nomor 821.2/1066/204/2018...
Sembilan Orang Ditangkap Buntut Suami Istri  Gagal  Serang  Polres Indramayu
Last Updated on Jul 17 2018

Sembilan Orang Ditangkap Buntut Suami Istri Gagal Serang Polres Indramayu

    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan sepasang suami istri yang gagal meledakan bom di Markas Kepolisian Resor Indramayu. Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian di Mako Brimob Depok, Jawa Barat, Senin (16/7)2018 mengatakan...
Suami Istri Bersepeda Teror Mapolres Indramayu
Last Updated on Jul 17 2018

Suami Istri Bersepeda Teror Mapolres Indramayu

      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga pengendara  sepeda motor. Akhirnya polisi  tangkap NH, seorang perempuan berusia 26 tahun di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.              ...
Skor 4-2 Perancis Juara Piala Dunia 2018, Perjuangan Kroasia Jadi Inspirasi  Dunia
Last Updated on Jul 15 2018

Skor 4-2 Perancis Juara Piala Dunia 2018, Perjuangan Kroasia Jadi Inspirasi Dunia

      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan 4-2 atas Kroasia pada laga final di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018). Meski sempat tertekan oleh permainan Kroasia, Prancis mampu memperlihatkan kelas dan menjadi juara dunia...

World Today

  •  
    Indonesia dan Malaysia Bahas Perlindungan
     
     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri
     
Friday, 30 March 2018 13:20

Kapolri Janji Netral Dalam Pilkada Serentak

Written by 
Rate this item
(0 votes)

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Pilkada  serentak yang di ikuti  171 daerah baik Pemilihan Gubernur, Pemilihan Bupati dan Walikota  Polri dan TNI harus Netral dan Profesional. Sehingga dengan professional aparat keamanan  mampu mengantisipasi  keamanan bisa meredam daerah yang rawan konflik itu sudah saya dan Panglima sudah instruksikan kepada semua pimpinan seperti Kapolda, Kodam,Korem, Kapolres.

       Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian ketika ditemui di Mabes Polri, Kamis (29/3) 2018 mengatakan kemudian Stecholdernya apparat keamanan Polri , TNI. Yang paling utama  apparat keamanan yang dituntut paling utama . “Satu, sikap netral. TNI Polri Netral. Kedua, aparat keamanan harus professional  mampu mengantisipasi. Keamanan bisa diredam,” ujarnya.

       Selanjutnya, Tito menegaskan  ini tugas Polri dan TNI saya sudah janjian dengan panglima akan muter diderah yang rawan konflik dan kita anggap pasanan calon yang dari latar belakang pensiuan Polri dan TNI. “ Kumpulkan semua pimpinan-pimpinan Kapolres,Dandim,Kapolda ,Dandrem, Semua nya. Dua hal yang kita tekankan , Selfi diramai-ramai netral dan Polri TNI solit. 80 Persen situasi Negara aman,” tegasnya.

        Tito menjelaskan berkaitan dengan Netralitas  kita sudah mengeluarkan instruksi ada 13 point yang tidak boleh , termasuk berselfi dengan pasangan calon .” Cuma repot  kalau ramai di tempat ramai , ini calon begitu ramai acara tertentu banyak yang ingin selfi dengan kapolri . Kita engga tau pasangan calon dan kita dapat laporan di Riau . Dicrop dipotong di taruh foto kapolri ditauh sama dengan pasangan calon itu . Mati saya melarang tida boleh berselfi tetapi ada foto saya berselfi,’ jelasnya.

          Lebih jauh, Tito merincinya saya memberikan instruksi  Semua pasangan calon yang sudah ditetapkan oleh KPUD pada periode lalu kalau ada masalah hukum tunda. Sampai dengan pilkada selesai penentuan pemenang. “Kenapa Polri tidak ingin dijadikan alat politik dengan poltik nantinya. Kita paham bahwa supermasi hukum penting  plus demokrasi tetapi banyak pritiwa pidum, ciri khas demokrasi menguatkan sipil Socieaty,  

           Tito menandaskan  Tetapi saya menandakan tanda tertinggi demokrasi adalah  kalau tidak disampaikan intruksi itu nanti semua pasangan calon memanfaatkan polisi . “Polisi menangani semua kasus bukan hanya korupsi , pencemaran nama baik, penipuan penggelapan, kekeraasan dalam rumah tano gga, fitnah, UU ITE segala macam , ijasah palsu dan seterusnya. Ini dalam masa kampanye jadi masalah mainan. Dating kekantor polisi dia melakukan pengelapan,” tandasnya.

       Sesuai perkembangan, Tito membeberkan  kalau tidak dilarang mesin Polri akan bergerak , mau-mau tidak mau periksa dan ditetapkan sebagai tersangka. Apalagi ada yang main mata angota dikasih sana dan permaian kekuasan siapa saja mau bayar.” Ini dipanggil-dipanggil kredibilitas orang  jatuh yang tepuk tangan  lawannya.  Oleh karena itu saya perintahkan dihentikan dan kecuali OTT dan diperintahkan UU Pemilu. Harus dilaksanakan pada Pemilu karena memiliki hukum acara sendiri,” bebernya. 

       Dikatakan  Tito  Polisi akan kedepankan  praduga tak bersalah, karena dalam  kampanye proses hukum beda dengan proses politik. Dampak hukum beda dengan dampak politik. Perlu ada fakta politik dan proses tidak perlu ada fakta hukum. Polisi saja dan saya tak ingin institusi Polri menjadi alat Politik dipakai segala pihak bermain 340 Polres dan 34 Polda  ini tidak bisa  control semua. “Aparat Keamanan harus professional  untuk mencari potensi konflik dan berusaha meredam secepat mungkin.

 Diungkapkan juga oleh  Tito Satgas Nusantara dimana Partai Politik sudah semua panas.calon sudah jual calon ini dan calon itu. Kalau menjual dalam sisi positif  keunggulan dari program -program dari paslon  tapi yang terjadi salah satu strategi dengan pemenangan adalah dengan cara melakukan black campain . Sesuatuang tidak perna terjadi ,faktanya engga ada seolah-olah engga ada. Negatif campain faktanya ada hanya saja diangkat berulang-ulang di dramatisir itu bias membaut potensi konflik.  “Apa lagi sudah dibalut dengan potensi sensitive hukum,agama, Ras dan kita tidak ingin polarisasi ini yang dilegalisasi untuk pesta demokrasi untuk menjadi ajang konflik dan peretikaian,”,tambahnya.(vk)

Read 92 times
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Lalu Muhammad Zohri, juara dunia atletik di bawah usia 20 tahun kelahiran Nusa Tenggara Barat,...
              SURABAYA (KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo melantik Kepala Badan Pengelola...
    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM) Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 9 orang buntu peristiwa perlawanan...
      JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -  Mapolres Indramayu mendapatkan kado teror bom oleh seorang keluarga...
      RUSIA(KORANRAKYAT.COM) Timnas Prancis berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018 setelah meraih kemenangan...
      RUSIA(KRJ.COM) Timnas Belgia berhasil meraih juara ketiga pada Piala Dunia 2018. Keberhasilan tim Eden...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Hanya berselang sehari pasca politikus Golkar  ditetapkan tersangka, KPK langsung...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 biasa dikenal Hari Bhayangkara di gelar di...
    JAKARTA(KORANRAKYAT,COM) - Hadiri perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 72 di Istora Senayan ,Rabu(11/7) 2018...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) -  Akibat viralnya kelakuan  pemukulan yang dilakukan AKBP M Yusuf  di tokonya dan...