Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Resuffle Kabinet Jokowi Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna KSAU Idrus Marham Mensos Gantikan Chofifah
Last Updated on Jan 17 2018

Resuffle Kabinet Jokowi Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna KSAU Idrus Marham Mensos Gantikan Chofifah

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo telah melantik Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) untuh mengisi posisi yang kosong setelah KSAU sebelumnya, Hadi Tjahjanto, diangkat sebagai Panglima TNI. Selain itu juga  Presiden menetapkan pengganti...
Kalapas Purworejo Di Tangkap Terlibat Kasus TPPU Penjualan Narkoba
Last Updated on Jan 17 2018

Kalapas Purworejo Di Tangkap Terlibat Kasus TPPU Penjualan Narkoba

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan tim Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang BNN akhirnya mengamankan Kepala Rutan Kelas II B Purworejo Jateng Inisial Cahyo Adi Satrianto (CAS) Senin(15/1)2018 terlibat kasus TPPU dari hasil jaringan...
Buntut Kasus Dugaan Korup Emirsyah Dirut Garuda Iis Sugianto Diperiksa KPK
Last Updated on Jan 15 2018

Buntut Kasus Dugaan Korup Emirsyah Dirut Garuda Iis Sugianto Diperiksa KPK

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  - Penyanyi pop Istiningdiah Sugianto atau Iis Sugianto memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik PT Garuda lndonesia (Persero) Tbk. Iis diperiksa sebagai saksi...
Kapolda Baru Batam Bikin Gebrakan Obrak Abrik Gelper Batam 60 Orang Diamankan
Last Updated on Jan 15 2018

Kapolda Baru Batam Bikin Gebrakan Obrak Abrik Gelper Batam 60 Orang Diamankan

Batam(Koranrakyat,com) Gedung olahraga yang disulap menjadi lokasi Gelanggang Permainan Eletronik ( Gelper) yang berada di samping SPBU BCS Mall digrebek Polda Kepri, yang sebelumnya dibiarkan beroperasi, Kronologi penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolda Kepri Irjen Pol Drs H Didid Widjanardi...
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI Baru Gantikan Setnov
Last Updated on Jan 15 2018

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI Baru Gantikan Setnov

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyoresmi menjabat sebagai Ketua DPR.Pria yang akrab disapa Bamsoet itu menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2013.Sebagai pejabat negara, Bamsoet terpantau...

Seputar Dunia

  •  
    Senegal Berencana Pesan Lagi Pesawat CN-235

     

     

    SINEGAL(KORANRAKYAT.COM) Puas dengan kualitas pesawat serta layanan purna jual dari PT.

     
Saturday, 13 January 2018 13:10

Jual Surat Keterangan Sakit Mahasiswa Ditangkap Bareskrim

Written by 
Rate this item
(0 votes)
Kasubdit Direktorat Tindak Pidana Cyber Crime, Kombes Pol Asep Sabarudin saat menjelas aksi kejahatan penjualan surat sakit yang berlangsung selama 3 tahun . Akhirnya 3 tersangka berhasil di ringkus.(Vecky Ngelo ) Kasubdit Direktorat Tindak Pidana Cyber Crime, Kombes Pol Asep Sabarudin saat menjelas aksi kejahatan penjualan surat sakit yang berlangsung selama 3 tahun . Akhirnya 3 tersangka berhasil di ringkus.(Vecky Ngelo )

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)   Bareskrim Polri menangkap  tiga orang yaitu MJS, MKM dan NDY dimana dua tersangka mahasiswi yang dilaporkan oleh kementerian Kesehatan. Tersangka ditengarai melanggar undang-undang Informasi Teknologi Elektronik(ITE) pengunaan informasi-informasi yang tidak tepat yang mengatas namakan  profesi  kedokteran dengan membuat  surat sakit.

Kasubdit Direktorat Tindak Pidana Cyber Crime, Kombes Pol Asep safrudin di Mabes Polri,Sabtu (13/1)2018 mengatakan  Direktorat Tindak Pidana cyber Crime akan merilis terkait dengan beredarnya di Media Sosial surat sakit. Kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari informasi dari Kemeterian Kesehatan bahwa telah beredar surat sakit yang dijual belikan di Instagram, Twitter maupun Face book.” Kemudian dari itu satgas Incomes bentukan dari Tindak Pidana cyber dimana tugasnya untuk melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan-kejahatan berupa ekonomi dibidang digital,” ujarnya .

 

Selanjutnya, Asep melakukan penyelidikan informasi pada  awal Januari yang disampaikan  Kementerian Kesehatan , memang betul terdapat akun  yang memperjual belikan surat sakit .” Ya ternyata yang menjualnya itu bukan dokter , kita telah melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka seperti rekan-rekan lihat dibelakang yaitu inisialnya MKM, NDY dan MJS  dengan peran yang berbeda,” tegasnya.

 

Asep menjelaskan berawal kita lakukan penangkapan terhadap saudari MJS, dimana dia menjual surat sakit melalui akun Instagram dengan akuntnya surat sakit  Jakarta.com .Itu kita dalami dan kita dapatkan identitas pelaku kemudian kita dalami mereka tinggal dimana dan apa yang dilakukan kegiatannya ternyata memang betul didapat dan bahwa yang bersangkutan menjual belikan itu. “ Kemudian kita mendalami lagi tersangka MJS itu dapatkan surat sakit itu apakah memproduksi sendiri atau dia menjual ternyata terkait ada dua orang lainnya terlibat saudara MKM dan NDY,” jelasnya.

 

       Lebih jauh, Asep merincinya dimana MKM ini juga menjual surat sakit itu melalui akunt media sosial dengan akunt surat sakit blokspot.com. Ini mereka sekaligus memproduksi surat itu. Kemudian dibantu oleh NDY ini  contoh surat sakitnya dibantu oleh NDY untuk melakukan marketing , kemudian kita melakukan penangkapan terhadap tiga orang ini diwaktu bersamaan dan kita lakukan pemeriksaan ketiga orang ini dari padanya kita dapat keterangan mereka sudah melakukan kegiatan ini sejak 2012 untuk MKM dan 2016 untuk MJS.” Ini tujuannya adalah jelas untuk mengambil keuntungan,” ujarnya .

 

            Dari keterangan MKM dia pernah waktu dia bekerja kalau dia malas untuk bekerja dia cari surat sakit bohong-bohongan, kemudian ide itu  dikembangkan setelah dia keluar kerjaan maka ternyata banyak yang membutuhkan kemudian dia buat surat sakit itu ditayang tadi. “ Bagaimana nama dokter-dokter itu  ya sembarangan kebetulan dia lewat ke Bogor nama dokter X begitu dia buat satu bundel dengan ijin prakteknya nomor-nomer sekian kemudian ditulis oleh mereka sakitnya apa kalau ada pemesan di Instagram dan di media sosial lainnya. Dia jual itu seharga Rp 25 ribu hingga Rp 50 Ribu sehari bisa Lima puluh pemesan berarti dia mendapatkan sampai Rp 1 juta perhari kalau lagi ramai,” tandasnya.

    Jadi,Asep mengungkapan kepada dia kita kenakan Undang-undang ITE Pasal 28 Ayat 1 dengan Undang-undang di praktek dokter pasal 37 junto 77. Dimana  ancaman kurungannya lima tahun  dan dilakukan penahanan. Ini kita focus  kenapa karena satgas Incormes ini rekan-rekan ketahui bahwa masyarakat yang juga menjadi korban bukan menjadi korban bahkan pelaku incormes ini untuk itu Polisi hadir karena pas itu orang menjadi korban ekonomik persial atau incormes itu sebagai pelaku.” Makanya pak Direktur Tindak Pidana Cyber Crime dan Bapak Kabareskrim terbentuknya Satgas ini salah satu tugas ini memastikan polisi hadir ditengah-tengah masyaraakt khususnya di dunia maya untuk menghidari masyarakat menjdi korban maupun masyarakat sebagai pelaku.Yang  perlu saya sampaikan dan barang bukti yang kita amankan 49  Aitem bapak ibu lihat tadi salain barang-barang bukti yang lihat yang dapat kami  bawa dan ada juga yang kami simpan di laboratoraium digital cyber crime Mabes Polri,” ungkapnya.

 

Sementara  Staf Ahli Menteri Kesehatan, Barlian SH  mengatakan  kami dari Kementerian Kesehatan sangat  mengapresiasi dari keberhasilan teman-teman Polri sebenarnya kejadian ini sangat merugikan masyarakat juga sangat merugikan profesi , karena untuk mendapatkan  keterangan sakit atau sehat tanpa prosedur yang harus dilalui .” Ini dijadikan  komoditi tanpa prosedur sehingga dilakukan jual beli oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Seiring dengan itu, Barlian menandaskan langkah ini dilakukan sebagai pencegahan dari kementerian kesehatan meminta Polri menindak lanjuti laporan tadi. “  Kenapa kami laporkan supaya mencegah supaya tidak terjadi lagi dan merupakan peringatan bagi oknum-okum yang tidak bertanggung jawab tentang ini,”tandasnya.

 

Ditempat yang sama, Kepala Biro hukum Kementerian Kesehatan, Drg Tirtarayati  menegaskan  hal ini bermula dari laporan masyarakat kepada  kementerian Kesehatan dan Kementerian kesehatan untuk menelusuri  , sementara teryata ada dugaan pidana sehingga pada bulan oktober . “Kementerian kesehatan berkirim surat ke Mabes Polri untuk dilakukan penelusuran lebih jauh , ternyata rekan-rekan media kita sudah sama-sama melihat atas penelusuran teman-teman kepolisian.” Tandasnya.

 

Itu sebabnya, Tritarayati menjelaskan ada beberapa hal yang  digali dan dicermati tindakan dugaan pidana ini sangat luas  pertama bisa merusak moral mereka memang masyarakat tidak diedukasi dengan disampaikan malah bekerja lalu dia dibayar selesai.  “Kedua, ini bekaitan dengan profesi kedokteran tenaga kesehatan dan merusak citra dokter .  Ketiga, yang menarik pasti menimbulkan kerugian karena apa dengan tidak masuknya pekerja tadi maka perusahaan akan dirugikan karena produktifitasnya akan menurun ini disampaikan tadi teman-teman kepolisian,” jelasnya

 Tritarayati menandaskan Undang-undang Kedokteran hal seperti ini ancaman cukup tinggi dan kami piker pengenai pasal ini sudah tepat karena di pasal 77 dikatakan barang siapa orang yang menggunaka  gelar atau atribut lain seolah-olah sebagai dokter itu dia dikenakan pidana 5 tahun .” Kebetulan di Istagram para tersangka ini diberikan kata-kata dokter sebelum nama. Saya  pikir sudah tepat pengenaian pasal terhadap tindak pidananya, “ tandasnya.

 

Dari aksi selama 3 tahun , Asep mengakui kita bisa hitung dan kita cek du rekening tidak terbaca direkening secara banyak karena digunakan terus kegiatan hari-hari, ada sehari hanya Rp 50 Ribu, ada  Rp 100 ribu . “Jadi kalau mau dihitung cukup banyak tetapi tidak terecord direkeningnya bank karena langsung digunakan. Kita tetap telusuri berapa banyak di rekeningnya,”akunya.

 

 

Sesuai data, Asep menambahkan tersangka yang satu masih mahasiswa semester akhir, kedua mereka memang karyawan cuman keluar. Yang mahasiswa  dua  perempuan. Yang satu profesinya bikin ini. Jadi penggangguran dan dia yang membayar lagi ke percetakan yang ada.. Yang dua mahasiswi. “Himbauan kita semua kepada masyarakat dan supaya masyarakat  lebih fair dan jangan gunakan lagi jasa-jasa palsu seperti ini karena sudah banyak layanan-layanan kesehatan ditingkat kecamatan sendiri juga sudah tersendiri dokter diinstansi dan di Kepolisian sudah cukup banyak datang ke Mabes Polri juga ada layanan Pusdokkes disini bila ingin mendapatkan layanan kesehatan di Pusdokkes. Kedua, himbauan kami bagi masyarakat juga yang menggunakan fasilitas internet mengunkan informasi-informasi yang tidak benar menyesatkan itu adalah perbuatan melawan hukum. Oleh karena bisa dilakukan operasi penegakan hukum bagi mereka,” tambahnya.(vk)

Read 13 times
Login to post comments

Gaya Hidup

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo telah melantik Marsekal Madya TNI Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf TNI...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan tim Direktorat Tindak...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  - Penyanyi pop Istiningdiah Sugianto atau Iis Sugianto memenuhi panggilan Komisi...
Batam(Koranrakyat,com) Gedung olahraga yang disulap menjadi lokasi Gelanggang Permainan Eletronik ( Gelper) yang...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyoresmi menjabat sebagai Ketua DPR.Pria yang akrab...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  – Terkait dengan adanya dugaan kasus mahar politik yang sudah dikatakan oleh La Nyala...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  -Akibat ambruk balkon di lantai Mezanin Gedung Bursa Efek Indonesia pada   Senin...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Perseteruan antara Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) dan Sarifuddin...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sekitar 72  korban luka ringan  dan berat sebagian mahasiswi  dan mahasiswa asal Palembang...
  SINEGAL (KORANRAKYAT.COM) Diembiring, sebuah kota kecil di wilayah Casamance Senegal, saat ini sedang membuka...