Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Breaking News
Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas - Wednesday, 19 September 2018 15:07
Kapolresta Jambi lakukan Kontra Radikalisme - Monday, 17 September 2018 01:16
BNN Musnahkan Barang Bukti - Friday, 07 September 2018 14:25

Headline News

Genderang Kampanye Pileg Maupun Pilpres Mulai Digulirkan
Last Updated on Sep 24 2018

Genderang Kampanye Pileg Maupun Pilpres Mulai Digulirkan

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menjelang pelaksaan kampanye  Pilpres maupun Pileg yang Alan dilaksanakan dari 23 September hingga 13 April 2018 ,tercatat  kampanye berlangsung 6 bulan merupakan kampanye terlama. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman resmi mengatakan  membuka masa kampanye...
Penjualan Gula Kristal Dipantau Bareskrim
Last Updated on Sep 21 2018

Penjualan Gula Kristal Dipantau Bareskrim

JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula kristal Putih. Ini dilakukan agar tertib dan setelah diketahui ada pemalsuan dokumen penjualan , ini ada pidananya diserahkan pada Bareskrim memproses tersangka KPW. Ijin Usahanya akan di bekukan ...
Polres Muara Jambi Tangkal Radikalisme Dengan Kerahkan.Babinkamtibmas
Last Updated on Sep 19 2018

Polres Muara Jambi Tangkal Radikalisme Dengan Kerahkan.Babinkamtibmas

JAMBI(KORANRAKYAT.COM)- Polres Muaro Jambi melakukan penagkalan Radikalisme dengan kegiatan prefentif  menugaskan 65 Babinkantibmas yang tersebar di 105 Desa. Kapolres Muaro Jambi, AKBP Pol Mardiono ketika ditemui di Polres Muaro Jambi, Kamis(14/9)2018 mengatakan Kami dari Polres Jambi dalam...
Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas
Last Updated on Sep 19 2018

Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polri menandatangi Mou dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi(BPH Migas) di gelar di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Senin(17/9)2018. Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian  di temui...
Presiden Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Rawat Persatuan dan Kerukunan
Last Updated on Sep 18 2018

Presiden Jokowi Ajak Bangsa Indonesia Rawat Persatuan dan Kerukunan

    JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan. Ia mengatakan, momen Asian Games yang lalu menjadi bukti bagaimana persatuan dapat menjadi penopang kesuksesan para atlet menuju kesuksesan.   “Coba lihat...

World Today

  •  
    Perdana Menteri Korsel Apresiasi Pelaksanaan

     

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Perdana Menteri Korea Selatan Lee Nak-yeon menyampaikan apresiasi

     
Thursday, 14 December 2017 12:18

Kapolri : Tingkat Kinerja Polri ,Lakukan Penilainan ITK Dengan Dasar Penilai Objektif Reward dan Panisman

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Meningkatkan kinerja Polri kembali Polri gelar Indeks Tata Kelola(ITK) yang menjadi upaya adanya perubahan kinerja sehingga dapat memberikan pelayanan baik bagi masyarakat. Ini  dilakukan dengan bekerja sama panership lembaga yang menilai kinerja angota Polri di Tingkat Mabes,Direktorat, Polda, Polres hingga Polsek. Ini sebagai dasar untuk memberikan reward dan panisman sehingga penilaian objektif .

          Kapolri,  Jenderal Pol Tito Karnavian ditemui di PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (13/12)2017 mengatakan  sebenarnya ini sudah lama indeks Tata Kelola (ITK) ide yang sudah lama diberikan panership lembaga yang kredibel international bahasa indonesia kemitraan , nah mereka menawarkan ramai-ramai indeks tata kelola goverman pemerintah .” Jadi bagaimana kita mengukur bagaimana pemerintah itu sudah berjalan baik atau tidak , ada perubahan tidak, kinerjanya baik atau tidak. Ini kan harus diukur dari yang  kualitatif yang tidak bisa dinilai menjadi angka kwantitatif,” ujarnya.

            Selanjutnya, Tito menegaskan kemudian patnership menawarkan kepada Polri sudah lama  tapi beberapa tahun yang lalu mungkin kurang mendapat respon , ketika saya menjadi Asrena pada tahun 2015 saya melihat  ini bagus sekali kenapa ini bisa menilai satker-satker ini akan ada ukuran-ukurannya , ada variabel  , dia sudah bagus atau tidak , layanan publiknya bagaimana kemudian bagaimana patroli, kepemimpinan dari polisi bagaimana itu bagus sekali. “Ada sekian banyak variabel nah dengan adanya nanti maka kita bisa mengetahui  kinerja satuan kepolisian baik di Mabes, maupun di Polda  maupun Direktorat-direktorat bahkan Polres-polres bahkan nanti kedepan  Polsek-polsek , nanti bisa ketahuan ini bisa di ukur dengan angka Polsek nilainya segini , Polres nilai segini ,Polda ini nilai nya segini. Nah bagi Polda mereka bisa dengan angka itu mereka tahu ITK saja hanya segini saya harus naik harus segini. Apa kelemahannya dibidang ini, lalu lintas, serse, dia perbaiki disitu,” tegasnya.

            Untuk itu, Tito menjelaskan kenapa nanti ada iklim yang kompetitif antara para Kapolda , antara para Kapolres, antara para Kapolsek bisa dinilai nanti ketahuan Polda mana yang bagus banyak inovasi , Polda mana yang ele-elean disitu tidak banyak inovasi ,jeblok publik tidak percaya Polda itu ,Polres itu . Bagi saya sebagai pimpinan dan para Kapolda pimpinan ini menjadi instrumen untuk melakukan prinsip program reward dan panisman. “Kalau Kapolda yang saya lihat nilainya jeblok angka nya jeblok aut  ganti sama yang lain lah banyak kesempatan yang lain mau jadi Kapolda, Wakapolda. Yang bagus kita promosikan ,Kapolres juga begitu yang baik seperti dibacakan beberapa orang yang terbaik perairan dan perbatasan , daerah  konflik, saya konsisten nanti saya akan naikan mereka kalau mereka sudah naik kasih penghargaan yang lain kita promosikan tempat lain lebih menantang,” jelasnya.

               Lebih lanjut, Tito merinci bagi yang saya dapatkan laporan jeblok ya ganti sama dengan yang lain, ini harapan saya pembenahan pada Polri kedepan akan terus berjalan tingkat kepercayaan Publik kepada Polri sekarang ini sudah lumayan bagus peringkat nomor lima, lumayan dibandingkan dengan lalu jeblok.” Nah kita harapkan publik makin mencintai Polri karena pelayanan karena pelayanan berubah, sikapnya berubah kemudian mainsetnya berubah yang berensek kita buang ganti yang bagus dan yang lain-lain. Memang Polri ini produk lama , produk 98 kan sebelumnya dimana budaya-budaya koruptip itu di toleransi dan sekarang berubah , karena berubah maka kita juga harus berubah ,Polisi juga ingin berubah ini perubahan ini tidak bisa sekaligus harus dilakukan secara bertahap salah satunya mendorong kompetisi itu tadi,” rincinya.

            Ketika ditanya bagaimana memastikan nilai yang ada bisa sama dengan yang ada dilapangan, Tito menandaskan ini adalah metodologi yang diajukan maka tadi saya ajukan , metodologi dan variabelnya harus pas kita tidak mau dilakukan oleh Polri tidak objektif . “Itu objektif maka dilakukan oleh lembaga yang terkenal kredibel Patner ship karena Patner ship diseluruh dunia terkenal karena kredibel dia,silakan kalau kita anggap dia tidak objektif sambil bayar-bayaran tinggal kita putusan kontrak,”tandasnya.

        Meninggung tadi pelayan SIM lalu lintas dan serse tidak ada nama Polda Metro Jaya, Tito membeberkan . Itu yang dibicarakan yang terbaik-yang terbaik , berarti Polda Metro Jaya tidak terbaik. Masih ada , mungkin ditengah, mungkin dibawa . “Yang jelas hasil paling lengkap suatu bukti nanti saya akan baca , saya suruh baca kelemahannya dimana, misalnya nanti akan kita lihat. Kurang bagus saya perbaiki. Tapi yang laporan ini.khusus perairan ,  perbatasan dan daerah konflik,”bebernya.

 

             Kalau Metro Jaya masuk pada Polda, Tito mengakui ini kan.yang dibicarakan daerah perbatasan ,konflik dan perairan .  Bahkan Polda Metro Jaya tidak masuk. Polda Metro Jaya bukan daerah perairan, bukan daerah perbatasan dan bukan daerah konflik. Nanti untuk Polda Metro Jaya ada variabel tersendiri. Ya, mungkin.dengan.Jawa Timur, Sumatera Utara. “Kota besar kita buat penilaian tersendiri. Instansi Polri nomor dua dan. Kompleks sekali. Kita punya polisi.digunung, Polisi di hutan, Polisi di Pulau,.polisi di.kota besar. Lain kalau Singapura ada Polisi Kota, maka variabel.tidak bisa pukul rata sama. Harus ada kriteria masing-masing,” akunya.(vk)

Read 1216 times
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Menjelang pelaksaan kampanye  Pilpres maupun Pileg yang Alan dilaksanakan dari 23 September...
JAKARTA(KORANRAKKYAT.COM)  Kehadiran Gula Kristal rafinasi akan menggangu penjualan gula lokal gula kristal Putih. Ini...
JAMBI(KORANRAKYAT.COM)- Polres Muaro Jambi melakukan penagkalan Radikalisme dengan kegiatan prefentif  menugaskan 65...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Polri menandatangi Mou dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas...
    JAKARTA(KORANRAKYA.COM)Presiden Joko Widodo kembali mengajak seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga...
JAKARTA(KORANRAKYATCOM)TNI Polri gelar operasi mantap Brata di Monas menyatukan keamanan gabungan TNI Polri. Ini...
JAMBI(KORANRAKYAT.COM) KapolrestaJambi Lakukan kontra rationalise dengan cara mensosialisasikan kemasyarakat,dimotori...
JAMBI(KORANRAKYAT.COM)Polda Jambi melakukan Deradikalikasi dalam 3 langkah  diawali tindakan prefentif sehingga dapat...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Maraknya aksi ceramah-ceramah  yang terus bergululir, diharapkan dihimbau Alim ulama dan...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Badan Narkotika Nasional(BNN) pemusnahan 2.223,5 gram Sabu, 24.819 butir Ekstasi, 37.408 juli...