Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Ibu Iriana Lepas Peserta Lomba Kartini Run 2018
Last Updated on Apr 22 2018

Ibu Iriana Lepas Peserta Lomba Kartini Run 2018

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka lomba lari Kartini Run 2018 yang diselenggarakan di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Minggu, 22 April 2018. Ibu Iriana melepas para peserta bersama dengan Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari...
Ombusman Serahkan Usulan Kemenag Moratorum Sementara Pendaftara Umrah
Last Updated on Apr 18 2018

Ombusman Serahkan Usulan Kemenag Moratorum Sementara Pendaftara Umrah

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Sesuai hasil pemeriksaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang disampaik sebagai usul agar Kementerian Agama melakukan moratorium sementara pendaftaran ibadah umrah ke Tanah Suci perlu mendapat perhatian yang jelas dan ada tindak lanjutnya. Anggota Ombudsman RI...
Polisi Janji Penerimaan Dijamin Bersih Tak Ada Suap Maupun Titipan Jendral
Last Updated on Apr 18 2018

Polisi Janji Penerimaan Dijamin Bersih Tak Ada Suap Maupun Titipan Jendral

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sesuai program kerja Promotor( professional,modern dan terpercaya.red) terus dilakukan perombakan system penerimaan anggota polri dari tamtaman hingga Akpol sehingga mendapatkan tenaga yang memiliki kemampuan yang professional menjawab kebutihan polisi yang modern....
ASUS Gandeng Lazada Indonesia
Last Updated on Apr 18 2018

ASUS Gandeng Lazada Indonesia

JAKARTA (KORANRAKYATCOM) Bersama dengan kunjungan resmi ASUS Indonesia ke mitra pabrik perakitan lokal PT Satnusa Persada, Batam terkait produksi smartphone andalan mereka yang akan datang, yakni ASUS ZenFone Max Pro M1, ASUS Indonesia juga mengumumkan penandatanganan Memorandum of Understanding...
Jelang Asian Games Polisi Siapkan Pengamanan
Last Updated on Apr 13 2018

Jelang Asian Games Polisi Siapkan Pengamanan

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perhelatan   Asian Games yang berapa bulan lagi tepat  bulan Agustus di Palembang dan  tiga Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Selatan dan Jawa Barat menjadi kebanggaan berprestasi , kita patut berbangga karena ini adalah warisan. Diharapkan dengan sejumlah...

World Today

  •  
    Dubes Mansyur Serahkan Surat Kepercayaan,
     

     

     

    Bissau (KORANRAKYAT.COM)  - Guinea-Bissau yang terletak di Afrika Barat ingin belajar

     

 

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) DR. H. Gatot Sudjito, MSi Anggota DPR RI terpilih sebagai Ketua DPD Lembaga Pemberdayaan (LPM) Provinsi Jawa Timur sebagai Ketua DPD LPM Prov Jatim Periode 2018-2023 dalam Musda II Lembaga Pemberdayaan Masyarakat LPM (LPM) di Hotel Utami Surabaya pada Rabu 28 Maret 2018. Musda LPM mengambil tema “ Terkonsildasikan Organisasi LPM Di Jawa Timur , menuju LPM yang kuat dan Berwibawa,.
Seperti disampaikan Andien Achza, SH Wakil Ketua DPP LPM RI mewakili Hj Eni Maulani Saragih,SE, SPD Ketua Umum DPP LPM RI, bahwa perintah konsolidasi organisasi untuk melaksanakan Musda telah dilakukan di seluruh Indonesia tidak terkecuali yang ada di Jawa Timur. Karena, sebagian besar masa kepengurusan di DPD Provinsi telah habis. Oleh, karena setiap daerah Provinsi diminta untuk melaksanakan Musda, bila tidak segera dilaksanakan Musda, Maka DPP LPM RI melakukan tindakan tegas dengan mengeluarkan surat Plt seperti yang ada di Jawa Timur.

          Hal senada dengan Disampaikan Suminto Martono, SH Sekjen LPM RI bahwa masa kepengurusan LPM Provinsi Jawa Timur sudah habis pada masa periode 2008- 2013, karena tidak segera melaksanakan Musda maka DPP LPM RI menmgeluarkan surat penunjukan Pelaksa Tugas DPD LPM Provinsi Jawa Timur nomor 02/DPP-LPM RI/PLT/XI/2017 tertanggal 27 November 2017 dengan menunjuk tiga plt diantaranya plt Eko Anang Sutrisno,SE Koordinator Wilayah Jawa Timur DPP RI, Ir Imam Mudzakkir Departemen ESDM DPP LPM RI, Ir. Nurul Huda Departemen Koperasi dan UKM DPP LPM RI untuk melaksanakan tugas tugas organisasi DPD LPM Provinsi Jawa Timur.
Dengan adanya penunjukan Plt akhirnya dilaksanakan Musda II LPM Jawa Timur, dalam Musda LPM Jawa Timur dari 38 Daerah hadir sekitar 25 Daerah di Jawa Timur, dalam sesi tanya jawab utusan beberepa daerah termasuk dari Edy Kuncoro Ketua LPM Bojonegoro sangat apresiasi dilaksanakan Musda II, karena dengan adanya Musda ini akan berputar kembali organisasi di Jatim yang selama ini macet, hal senada dengan disampaikan Wahyu dari LPM Kabupaten Malang . ia sangat mengharapkan kepengurusan yang baru LPM akan semakin kuat dan roda organisasi berjalan normal. Senada juga disampaikan LPM Matali LPM Kota Mojokerto yang saat ini telah mendapatkan kucuran APBD 800 Juta dari Pemerintah Kota , ia sangat apresiasi dilaksanakan Musda, sehingga mereka tidak kehilangan induk lagi, karena selama ini ia berjalan sendiri seolah tampak bapak, namun syukur Kota Mojokerto terus merangkak dari bantuhan anggaran Rp. 50 Juta hingga saat ini sudah sampai Rp. 800 Juta pada anggaran APB D Tahun 2018. “ ujarnya.
Dalam sesi pilihan Ketua DPD LPM Jawa Timur, para peserta utusan beberapa daerah di Jawa Timur bersepakat untuk aklamasi memilih Dr. Gatot Sudjito sebagai ketua DPD LPM Provinsi Jawa Timur Periode 2018-2023, karena para peserta bersepakat maka pimpinan sidang langsung mengetuk palu , bahwa Dr. Gatot Sudjito telah syah dipilih secara aklamasi dalam Musda II LPM Provinsi Jawa Timur.

         Dalam sambutan Gatot merasa terpanggil untuk membesarkan LPM di Jawa Timur dan Gatot berterima kasih pada seluruh Peserta Musda yang telah memberikan amanah pada dirinya untuk menakodai sebagai Ketua LPM Provoinsi Jawa Timur. Oleh, karenanya ia akan bersinergi dengan seluruh daerah agar organisasi LPM Provinsi Jawa Timur bisa berjalan dengan cepat dan bisa dirasakan oleh Masyarakat. Sementara hadir selain perwakilan DPD LPM dari Daerah juga perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jatim yang di wakili dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. (ar)

 

Saturday, 03 February 2018 07:54

Presiden Hadiri Haul Majemuk Masyayikh Di Situbondo

Written by

SITUBONDO(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hari ini, Sabtu, 3 Februari 2018, bertolak menuju Provinsi Jawa Timur.Didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Kepala Negara akan menghadiri Dzikir dan Doa untuk Bangsa dalam Rangka Peringatan Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi'iyah Sukorejo.
Presiden langsung menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, usai meresmikan hasil renovasi Lapangan Tenis Terbuka dan Tertutup di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden beserta rombongan lepas landas sekira pukul 11.10 WIB.Tiba di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur pukul 12.20 WIB, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.
Tiba di Kabupaten Situbondo pukul 13.30 WIB, Presiden dan Ibu Iriana menuju tempat berlangsungnya acara, yakni Pondok Pesantren Salafiyah Safi'iyah Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih.Petang harinya, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan dijadwalkan langsung bertolak kembali menuju Jakarta.
Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.(ros)

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Secara umum Industri perbankan masih belum membaik. Tapi kami harus tetap optimistis bahwa Bank Jatim akan mencatat pertumbuhan kinerja yang baik," kata Direktur Utama Bank Jatim R Soeroso, Sabtu  (27/1/2018).
          PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) berharap kinerja perusahaan dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) bisa tumbuh dobel digit atau minimal 10 persen. Data Bank Jatim menunjukkan, selama 2017 DPK mencapai Rp39,84 triliun tumbuh 21,48% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp39,84 triliun. Sementara penyaluran kredit mencapai Rp31,75 triliun atau tumbuh 7,01% dibanding tahun sebelumnya. Untuk aset, selama 2017 mencapai Rp51,52 triliun dan tahun ini diharapkan tumbuh menjadi Rp55 triliun. 
       Untuk perolehan laba, Bank Jatim selama 2017 membukukan laba bersih mencapai Rp1,15 triliun, tumbuh 12,76 persen dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,03 triliun. Pertumbuhan laba ini menunjukkan performa kinerja bank yang mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah daerah Jatim tersebut cukup baik di 2017. 
        “Tahun 2017 memang tidak mudah bagi bisnis perbankan. Dampak perlambatan ekonomi masih sangat terasa, sikap hati-hati masyarakat dalam berinvestasi maupun berbisnis mengakibatkan dampak yang cukup signifikan bagi seluruh bisnis perbankan," imbuh Soeroso. Dari sisi penyaluran kredit, penyumbang tertinggi penyaluran kredit Bank Jatim adalah kredit konsumer yang penyalurannya mencapai Rp22,29 triliun atau menyumbang porsi sekitar 70,2 persen dari total kredit Bank Jatim. Selain mencatatkan rasio kinerja yang positif, Bank Jatim juga mencatatkan rasio keuangan yang cukup baik di 2017 di antaranya Return on Equity (ROE) sebesar 17,43 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,68 persen, Retum on Asset (ROA) sebesar 3,12 persen, dan Biaya Operasional dibandingkan Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 68,63 persen..

              Soeroso menambahkan, selama 2017, Bank Jatim juga gencar membuka beberapa kantor cabang dan jaringan layanan lainnya sehingga jumlah jaringan bank yang IPO sejak 2012 itu telah mencapai 1.608 titik layanan. Jaringan ini terdiri dari satu kantor pusat, 48 kantor cabang, 166 cabang pembantu, 199 kantor kas, 191 kantor layanan syariah, 190 payment point, 88 kas mobil, 723 ATM dan dua CDM (cash deposit machine).  Terkait rencana spin off (pemisahan) Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Badan Usaha Syariah (BUS), Bank Jatim masih menunggu izin prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank Jatim telah menyetor modal sebesar Rp502 miliar untuk mendirikan Bank Jatim Syariah.  Namun, OJK menginginkan setoran modal awal sebesar Rp1 triliun agar Bank Jatim Syariah bisa masuk Bank Umum Kategori Usaha (BUKU) 2. "Kami akan tetap berupaya memenuhi apa yang dipersyaratkan oleh OJK," tandas Soeroso.

              Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha menambahkan, hingga akhir Desember 2017 pembiayaan UUS Bank Jatim tercatat sebesar Rp941 miliar atau sebesar 2,56 persen dari total kredit di Bank Jatim. Rasio pembiayaan bermasalah (Non Performing Finance/NPF) tercatat sebesar 2,5 persen. "UUS Bank Jatim telah mencatatkan laba sebesar Rp1,5 miliar per Desember 2017," tuturnya. 
Bankjatim di 2017 juga mencacatkan sejarah dengan membukukan harga saham tertinggi sejak IPO 2012 tetap di bulan April 2017 harga saham saham BJTM mencapai 17,60% yang tertutup pada level Rp710/Lembar saham di penghujung tahun 2017.

          Peristiwa penting bankjatim 2017 diataranya Pembukaan kantor cabang batam, Penambahan 2 (DUA) direktorat baru dalam jajaran top manajemen bankjatim. Direktur keuangan dan direktur manajemen risiko  Inovasi Produk dan meningkatkan layanan  Bancassurance,berkerjasama dengan Pt.Jiwasaraya dan MSIG Sinarmas,   BankJatim kartu flazz,hasil bundling dengan BCA untuk mendukungGNNT  Bank Indonesia yang dapat digunakan di seruluh Indonesia, Penyaluan kredit loan agreement pemprov Jatim untuk pembiyaan sektor primer dan sekunder,  Penyaluran CSR dengan Total Sebesar RP. 12.133.694.779 dengan 91   program yang merata diseruluh Jawa Timur, Peningkatan benefit jatim prioritas,executive louge di jawa timur (Kupang dan Ambon ) Tabungan Siklus Prioritas utuk melengkapi bisnis juga benifit lainya,  Jumlah Jaringan bankjatim telah mencapai 1.608 titik layan terdiri dari 1 kantor pusat 48 kantor cabang 166cabang pembantu 199 kantor kas 191 kantor layan syarih 190 payment point 88 kas mobil 723 ATM dan 2 CDM, Dengan pencapaian membanggakan di 2017 bankjatim percaya diri dan siap menghadapi 2018 secara garis besar rencana bisnis bankjatim di 2018 diantaranya.

           Layana e-Kredit sebuah Layanan untuk memberikan kemudahan informasi dan pelayanan kepada pelaku UMKM dan masyarakat Jawa timur.Peningkatan penyaluran kredit-Kredit program pemerintahan (loan agreement perprov Jatim,KPR FLPP,DLL).Peningkatan DPK dengan program tabungan seperti Siklus Bunga Plus, Giro Plus Layan  Virtual account dll.Peningkatan branchless banking ( agen Laku pandai ) Peningkatan fee based income dari transaksi bancassurance maupun electronic banking.(men)

 

 

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo akan memanggil dan memberikan arahan kepada bupati maupun walikota yang tidak hadir pada penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Prov Jatim Tahun Anggaran 2018. Ketegasan itu dilakukan orang nomor satu di Pemprov. Jatim itu semata-mata agar pemanfaatan keuangan negara nantinya benar-benar bisa dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar.

“Uang negara harus dipertanggung jawabkan dengan baik. Sebagai wakil pemerintah pusat, Saya harus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada bupati dan walikota dengan baik,” tegas Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo saat menyampaikan sambutan pada acara Penyerahan DIPA dan DPA Provinsi Jatim yang dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/12) siang.

Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya tidak menyerahkan DIPA dan DPA Provinsi Jatim tahun Anggaran 2018 sampai bupati/walikotanya hadir. Daerah yang bupati/walikota atau wakil bupati/wakil walikota tidak hadir, yakni Kota Probolinggo, Kabupaten Tulungagung, Kota Mojokerto, Kabupaten Pamekasan, Kota Blitar, Kota Batu dan Kabupaten Jombang.

Ditegaskan, DIPA dan DPA yang diserahkannya tidak bisa diberikan kepada staf, karena penyerahan DIPA tidak sekedar dapat uang dan hak, tetapi memiliki kewajiban yang luar biasa. Apalagi DIPA Provinsi Jatim tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi Rp. 119 trilyun, dibanding tahun 2017 sebesar Rp 115 trilyun. Rincian DIPA dan DPA Jatim tahun 2018 yakni dana pemerintah pusat sebesar Rp 44,3 trilyun dan dana transfer ke daerah sebesar Rp 75 trilyun. Sedangkan untuk APBD Provinsi Jatim tahun 2018 sebesar Rp 30,762 trilyun.

Dalam.kesempatan sama, Pakde Karwo menegaskan keharusan pemanfaatan DIPA dan DPA Provinsi Jatim tahun 2018 ini yang harus sesuai dengan program prioritas pemerintah pusat, khusunya pelayanan dasar kesehatan dan pendidikan, serta pembangunan infrastruktur. Setelah penyerahan DIPA, Pakde Karwo berharap agar segera diberikan kepada OPD dan satker untuk segera dilakukan lelang barang dan jasa.

Awal Proses APBN

Penyerahan DIPA ini merupakan awal dari rangkaian proses pelaksanaan APBN Tahun 2018. Berbagai rencana strategis dan kebijakan umum yang ditetapkan dalam APBN tahun 2018 wajib dituangkan dalam DIPA. Diharapkan penyerahan DIPA tersebut dilaksanakan lebih awal, agar proses pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran dapat berlangsung lebih tepat waktu, yaitu awal Januari 2018.

Dalam laporannya, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI, R Wiwin Istanti SE, AK, M Laws menjelaskan DIPA Jatim dengan total mencapai Rp. 119,8 trilyun tsb terbagi dua kelompok besar, yaitu Rp 44,8 trilyun untuk instansi kementerian / lembaga, dan Rp. 75 trilyun untuk transfer ke daerah. “Itu termasuk penyaluran dana fisik dan dana desa,” jelasnya.

 

Ia meminta kepada seluruh Satker dan OPD agar usai penyerahan DIPA agar telah disiapkan lelang, walaupun pelaksanaan fisiknyasendiri baru bisa dilakukan dimulai 1 Januai 2018. Dengan demikian, belanja tidak menumpuk di triwulan keempat. Perilaku belanja satker agar diubah, sehingga tidak landai di awal tahun dan kemudia kemudian melonjak di akhir tahun.(fd)

Saturday, 09 December 2017 09:19

Sekda Jatim Tinjau Exchange Center Jatim di Tianjin

Written by

TIONGKOK(KORANRAKYAT.COM) Sekretaris Daerah Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Soekardi membuka pusat promosi investasi, dagang, dan pariwasata Jawa Timur atau Exchange Center Jatim di European Trade Center, Tianjin (ECJT) Tiongkok. Pembukaan ini menandai ditempatinya lokasi baru ECJT Jawa Timur dari sebelumnya berlokasi di Italian Village.

"Kita berharap dengan lokasi baru ini, produk-produk Jawa Timur lebih banyak lagi bisa penetrasi di Tiongkok," ujar Sekda Akhmad Sukardi, Sabtu (9/12).

Salah satu strategi yang diterapkan Pemprov Jatim untuk mencapai langkah tsb, lanjut Sekda Jatim ini, diantaranya penggunaan strategi komparatif, bukan kompetitif, yakni optimalisasi penetrasi produk-produk yang tidak ada di China seperti buah-buahan tropis dan berbagai produk seperti furniture.

Peegembangan Ekonomi Mitra Kerjasama

Pemindahan lokasi ECJT ke European Center sesuai dengan kebijakan Pemerintah Kota Tianjin yang menempatkan kantor-kantor perwakilan mitra kerjasamanya di satu tempat strategis guna lebih menunjang pengembangan ekonomi mitra-mitra kerjasama Tianjin, termasuk Jawa Timur.

European Trade Center merupakan supermall di Tianjin yang mengkhususkan produk-produk impor seluruh dunia. Dengan pemusatan produk impor ini, memudahkan bagi masyarakat Tiongkok di wilayah utara seperti Kota Tianjin dan wilayah sekitarnya seperti Provinsi Hubei untuk mendapatkan produk-produk impor.

Rumah Makan Jatim di Tianjin

Selain ECJT, di Tianjin juga terdapat rumah makan Jawa Timur, yakni "Resto Batik". Resto yang bediri sejak dua tahun lalu berlokasi di No. 17, Huan Hu Zhong Lu, Hexi District, Tianjin.

Menurut Direktur Eksekutif ECJT, Mr. Jasper Ho, resto tsb mampu bertahan karena cita rasanya dapat diterima masyarakat Tianjin. Berbagai menu disajikan dalam resto ini, diantaranya gulai kambing, oseng-oseng tahu, oseng-oseng buncis, gurami asam manis. Tidak ketinggalan beberapa jenis krupuk Jawa Timur.(fd)

Tuesday, 28 November 2017 09:57

Tanah Longsor Dan Banjir Melanda Pacitan

Written by

PACITAN (KORANRAKYAT.COM) Banjir besar dan tanah longsor melanda Pacitan, Jawa Timur. Hal ini lantaran

hujan deras yang melanda seharian akibat dampak Siklon Tropis Cempaka."Berdasarkan analisis BMKG pada

pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Cempaka berada di sekitar 8,5 lintang selatan dan 111,2 bujur timur

atau sekitar 32 kilometer sebelah selatan-tenggara Pacitan, Jawa Timur," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun

Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teguh Wardoyo dikutip Antara, Selasa

(28/11).

     Dari berbagai foto yang dibagikan di media sosial terlihat banyak perumahan warga terendam banjir. Jalur

transportasi ada yang tertimbun tanah longsor. Beberapa warga menggunakan kapal kecil untuk mengungsi ke

tempat yang aman. Nah, berikut foto-foto kondisi terkini bencana banjir di Pacitan dihimpun dari berbagai

sumber. Siklon Tropis Cempaka membuat jalan terputus, rumah, dan sawah terendam banjir di wilayah

Kecamatan Kebonagung, Pacitan, dan Arjosari (an)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.

.

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo meraih penghargaan Indonesia's Attractiveness Award (IAA) 2017 dalam kategori provinsi terbaik. Diraihnya penghargaan karena Jatim dinilai berhasil dalam pengembangan  investasi, infrastruktur, pariwisata,  dan pelayanan publik. Nilai total indeks Jatim sebesar 78,17, dari nilai minimal yang dipersyaratkan sebesar ≥ 65. Penghargaan  diberikan oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman kepada Gubernur Jatim di Hotel, The Westin Kuningan Jakarta, Jumat (29/9) malam. 

    Menjawab pertanyaan media seusai menerima penghargaan, Pakde Karwo menjelaskan berbagai hal yang menjadikan berkembangnya investasi, infrastruktur, pariwisata,  dan pelayanan publik di Jatim. "Masyarakat Jatim yang dinamis dan open minded menjadi salah satu faktor diantaranya," ujar Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim. 

   Selain itu, juga pelibatan masyarakat dalam pengambilan kebijakan.  Inilah, menurut Pakde Karwo,  yang membuat pembangunan Jatim inklusif, tidak hanya pertumbuhan ekonomi semakin meningkat tapi juga penurunan dalam tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, serta berkurangnya disparitas. "Kultur birokrasi melayani dan melibatkan masyarakat," jelasnya. 

 

 Pembangunan infrastruktur baik darat, laut, maupun udara, pemberian jaminan kepada investor berupa kemudahan perijinan, iklim buruh dengan ruang publik yang baik, tersedianya lahan dan stok ketersediaan listrik yang memberikab jaminan kepastian kepada investor, juga menjadi alasan Jatim berkembang investasi, infrastruktur, pariwisata,  dan pelayanan publiknya.

 Penyelenggaraan Ketiga Kali

 Memberikan sambutan pengantar, Direktur Utama PT. Tempo Inti Media Toriq Hadad menjelaskan  penyelenggaraan kegiatan bekerjasama dengan Frontier Consulting Group ketiga kalinya ini guna memberikan gambaran daya tarik di setiap kabupaten dan  provinsi.

 

Diharapkan,  kegiatan ini  memberikan inspirasi bagi daerah dalam penyusunan strategi secara lebih terarah dan jelas di masa depan, serta terwujudnya  peningkatan  pembangunan daerah. Juga, memberikan informasi kepada para investor terhadap kesempatan bisnis di daerah-daerah potensial di Indonesia. 

 

Dalam kesempatan sama, CEO Frontier Group Handi Irawan D menjelaskan penilaian IAA, yakni dilakukan terhadap kabupaten/kota yang lolos nominasi. Penentuan nominasi kabupaten/ kota dilakukan dengan 3 indikator, yaitu kontribusi PDRB terhadap PDRB provinsi diatas 20% atau PDRB diatas rata-rata PDRB koridor, pertumbuhan PDRB lebih besar dari rata-rata pertumbuhan per Koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor, serta kabupaten/kota yang tidak lolos indikator pertama dan kedua tetapi mendapatkan penghargaan IAA 2016.

 

Dari ketiga kriteria tersebut, lanjutnya, terdapat 136 kabupaten/kota yang lolos menjadi nominasi. Sementara itu, provinsi yang lolos nominasi sebanyak 32 provinsi, yaitu provinsi dari kabupaten/kota yang menjadi nominasi IAI level kabupaten/kota.

 

8 Kab dan 2 Kota di Jatim Raih Penghargaan 

 

Sebanyak 8 kabupaten dan 2 kota di Jatim meraih penghargaan IAA ini dengan berbagai kategorinya. Penghargaan kategori kabupaten terbaik, misalnya, diraih Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten   Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Tuban. Sementara itu, penghargaan kabupaten terbaik untuk kategori pariwisata diraih oleh Kabupaten Banyuwangi.

 

Beberapa daerah tersebut tercatat juga memperoleh penghargaan kategori lain. Misalnya, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Pasuruan juga meraih penghargaan kabupaten terbaik untuk kategori investasi. Sedangkan Kabupaten Tuban meraih penghargaaaen kabupaten potensial untuk kategori investasi. Sedangkan Kabupaten Sidoarjo juga berhasil meraih penghargaan kabupaten terbaik untuk kategori infrastruktur.

 

Sementara itu, Kota Surabaya meraih penghargaan kota terbaik  kategori infrastruktur dan Kota Malang meraih kota potensial untuk kategori pariwisata. (g/fd)

 

 

Tuesday, 19 September 2017 12:31

Pakde Karwo Serahkan SPT Plt Walikota Batu

Written by

 

 SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo menyerahkan Surat Perintah Tugas (SPT) Pelaksana Tugas Walikota Batu kepada Wakil Walikota Batu H. Punjul Santoso, SH, MM menggantikan Eddy Rumpoko yang terkena Operasi Tangkap Tangan oleh KPK RI pada 16 September 2017. 

            Penyerahan SPT dengan Nomor 131/1056/011.2/2017 disaksikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (18/9) malam.Sebelum penyerahan SPT dilakukan, Mendagri menyerahkan Surat Mendagri No. 131.35/4269/SJ, tanggal 18 September 2017, perihal penugasan Wakil Walikota Batu selaku Pelaksana Tugas Walikota Batu kepada Gubernur Jatim. 

           Dengan berlakunya SPT tersebut, maka Wakil Walikota Punjul Santosa menjalankan tugas dan wewenang Walikota Batu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, tetap berkoordinasi dengan Walikota Batu Eddy Rumpoko selama menjalankan tugas dan wewenang, serta melaporkan hasil pelaksanaan tugasnya kepada Walikota Batu. Selain itu, Plt Walikota Batu juga diminta untuk melakukan monitoring terhadap kasus OTT dan melaporkan perkembangannya kepada Mendagri. 

           Dalam sambutannya, Pakde Karwo sapaan lekat Gubernur Jatim mengajak bupati/walikota se-Jatim untuk merenungi peristiwa terjadi saat ini. Ia berharap agar setelah Kota Batu tidak ada lagi kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Jatim."Insyaallah Tuhan membantu kita dan ini menjadi bagian terakhir dalam ujian kita. Semoga setelah ini tidak ada lagi kasus serupa" harap Pakde Karwo didepan para bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota se-Jatim ini.

Hormati Praduga Tak Bersalag

           Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, secara prinsip menghormati praduga tak bersalah atas kasus yang telah menimpa Eddy Rumpoko.  Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK atas kasus tersebut."Saya mohon Plt. Walikota untuk menyiapkan acara pelantikan Wali Kota Batu hasil pemilihan serentak. Sesuai undang-undang, pelantikan akan dilaksanakan pada 26 Desember nanti," katanya.

Dalam kesempatan sama, Mendagri juga menyampaikan fokus  KPK saat ini di 22 provinsi dan 360 pemerintah daerah. Termasuk Jatim, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua yang dimasukkan dalam grup satu. Fokus area di Jatim pada APBD, lanjutna, yakni pengadaan barang dan jasa, perijinan berbasis IT, pembuatan AKIP, e-Samsat.

          "Ini yang menjadi fokus Koordinasi dan Supervisi Pencegahan atau Korsupga KPK dan BPKP di Jatim," jelasnya. Mendagri juga mengingatkan agar kepala daerah mewaspadai area-area rawan korupsi seperti perencanaan anggaran, dana hibah dan bansos, retribusi dan pajak, serta belanja jasa dan barang. 

Optimalkan APIP

         Sementara itu, menjawab pertanyaan usia kegiatan, Gubernur Jatim dan Mendagri menunjukkan kesamaan persepsinya dalam upaya perbaikan kinerja daerah, yaitu melalui optimalisasi aparat pengawasan internal pemerintah (APIP)."Saya mendukung gagasan Bp. Mendagri agar inspektorat kab/kota  melapor kepada gubernur, dan provinsi ke pusat atau lapor ke satu tingkat diatasnya," ujarnya. Hal tsb, lanjutnya, untuk menghindari kooptasi pimpinan karena kesehariannya secara teknis bersinggungan.

           "Saat ini juga dalam pemikiran eselonering ditingkatkan APIP menjadi sama dengan sekretaris daerah," ujar Mendagri. Dengan demikian, posisi APIP yang dinilai Mendagri saat ini antara ada dan tiada benar-benar akan memperbaiki kinerja daerah dari tindakan korupsi. (fd/gd)

Wednesday, 13 September 2017 10:19

Pakde Karwo Paparkan Strategi Pembangunan Ekonomi Jatim

Written by

 

 

BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Pertumbuhan ekonomi Jatim yang selalu diatas rata rata nasional tidak terlepas dari penerapan dua strategi dalam membangun ekonomi di Jatim, yakni pembangunan kerakyatan yang partisipatoris dan inklusif. Pada semester I tahun 2017, misalnya, pertumbuhan ekonomi Jatim sebesar 5,21 persen, diatas nasional sebesar 5,01. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Pertahanan” di Universitas Pertahanan, Kawasan IPSC Sentul, Bogor, Jawa Barat  , Rabu (13/9). Tema kuliah umum, yakni “Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Menjadi Faktor Utama Terwujudnya Stabilitas Keamanan di Jatim".

Pengertian partisipatoris, jelas Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini, yaitu pada saat penyusunan kebijakan, selalu mengajak dialog dengan semua elemen yang berkepentingan serta membuka  ruang publik guna membangun nilai keadilan. “Efek lain dari penerapan partispatoris adalah terjaganya stabillitas di Jatim. Dengan demikian maka perekonomian akan tumbuh dengan sendirinya,“ jelasnya.

              Sedangkan inklusif, lanjutnya, dengan menghadirkan kebijakan fiskal yang adil dan tepat untuk melayani serta memfasilitasi perekonomian, baik segmen besar, menengah, maupun kecil. Pendekatan ini juga merupakan cara mengatasi kegagalan liberalisasi yang hanya menekankan efisiensi, tetapi  tidak mendorong pertumbuhan inklusif dan berkeadilan. “Konsep ini merupakan trisula strategi pembangunan, yaitu  peningkatan basis produksi UMKM, pembiayaan yang kompetitif, serta pengembangan perdagangan/pasar,” ujarnya.

 

Songsong Demografi lewat Dua Track

 

               Menyongsong bonus demografi 2019, lanjut Pakde Karwo, Pemprov. Jatim menerapkan strategi dual track dalam perbaikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga menjadi berkualitas dan berdaya saing. Track pertama, melalui perbaikan  kualitas pendidikan formal, diantaranya menambah kurikulum di SMA, yakni menyisipkan pendidikan vokasional. “Apabila SMA memiliki kurikulum pendidikan vokasional maka akan menambah kualitas lulusannya,” ujarnya. 

             Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jatim bekerjasama dengan universitas yang memiliki fakultas teknik. Tujuannya adalah agar bisa menjadi pembina untuk SMK maupun SMA. Selain itu juga membantu meningkatkan sekolah yang belum memiliki akreditasi.

             Track berikutnya adalah penerapan pendidikan vokasi tadi ke sektor informal yakni pembenahan Balai Latihan Kerja (BLK). Diantaranya melalui SMK Mini yang pada prinsipnya merupakan pendidkan BLK, sebagai solusi terhadap kebutuhan ketenaga kerjaan. Di Jatim ada 270 SMK mini yang memproduk 54 ribu tenaga kerja pertahun. Untuk menampung dan meningkatkan kualitas siswa SMK Mini, Pemprov Jatim membuat MoU dengan 29 pengusaha Jerman yang ada di Jatim.

 

Pemprov Jatim Jalin Kerjasama dengan Unhan

 

           Untuk meningkatan kualitas masyarakat dan aparatur Pemprov Jatim, Gubernur Pakde Karwo juga melakukan kerjasama dengan Universitas Pertahanan.  Kerjasama  di bidang pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan pola kemitraan serta pembangunan daerah di Prov. Jatim. "Melalui kerjasama ini,  sumber daya manusia (SDM) di Jatim semakin unggul dan memiliki karakter kebangsaan," harap Pakde Karwo.

        Kesepakatan  ditandatangi oleh Gubernur Jatim, Dr. H . Soekarwo dan Rektor Unhan, yang diwakili oleh Wakil Rektor III Unhan, Marsma TNI Dr. D. Herly Dwiyanto, S.T., M.M., M.Si (Han) di Universitas Pertahanan Bogor, Rabu (13/9) (as/tra)

 

 

.

 

 

 

.

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo  akan melakukan dropping air bersih bagi kabupaten kota yang terdampak kekeringan. Syaratnya, bupati/walikota segera menyampaikan surat pemberitahuan darurat kekeringan di daerahnya. Total sudah ada enam kabupaten yang telah menyampaikan pemberitahuan darurat kekeringan yaitu Kab. Pasuruan, Kab. Mojokerto, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, dan Kab. Probinggo.

            Langkah tersebut  dilakukan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim menindaklanjuti himbauan Presiden RI, Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (12/9),  agar semua kepala daerah segera melakukan pengecekan wilayahnya terkait kekeringan.

 

          Dari 422 desa di 27 kabupaten yang mengalami kekeringan di Jawa Timur, jelas Pakde Karwo, terdapat 183 desa yang posisinya diatas pegunungan, sehingga harus dilakukan dropping air  ke dalam penampungan air. Ini dilakukan karena rekayasa teknis seperti pembuatan sumur bor, pipanisasi tidak dapat dilakukan. Sedangkan sisanya masih bisa dilakukan rekayasa teknis.

             "Sebagian wilayah pegunungan, pipa air tidak bisa menjangkaunya. Apabila tidak diberikan bantuan, menjadi hal krusial, khususnya didaerah pantai selatan dan Madura," ujar Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

            Ditambahkan, dari sebanyak 8.501 jumlah desa di Jawa Timur, tahun 2015 sebanyak 541 desa mengalami kekeringan. Dari jumlah desa kering tsb, telah dilakukan rekayasa teknologi bagi 119 desa, sehingga pada tahun 2017 kekeringan hanya terjadi pada 422 desa di tahun 2017. "Tahun 2016 sendiri, tidak terjadi kekeringan di Jatim," ujanrnya.

Cek Kondisi Air di Setiap Wilayah

           Sebelumnya, saat rapat terbatas Presiden RI, Joko Widodo menjelaskan sebagian daerah di Indonesia  mengalami kekeringan tidak turun hujan selama 60 hari. Menurut perkiraan BMKG, hujan baru akan turun antara Oktober - Nopember 2017. 

        Untuk mengantisipasi hal tersebut, Presiden RI memerintahkan agar semua menteri dan gubernur                 melihat kondisi lapangan untuk dilakukan penanganan. Menurutnya, dropping air  bersih menjadi cara paling efektif jangka pendek dalam membantu masyarakat dalam tersedianya air bersih.  Pengecekan suplai air untuk irigasi sawah, lanjutnya,  juga harus dilakukan, baik  yang ada di embung, bendungan, maupun waduk.

 

Tingkatkan Nilai tambah Petani

 

                      Dalam kesempatan sama, Presiden Jokowi juga  menuturkan perlunya mulai  saat ini para petani  untuj tidak hanya berkutat pada proses onfarm dan budidaya, akan tetpi juga harus memikirkan proses pasca panennya atau agro bisnisnya. Tujuannya, agar petani memperoleh nilai tambah yang lebih besar pada proses bisnis.

 

                 Dengan memperoleh nilai tambah yang lebih besar,  petani bisa melebarkan potensi bisnis diantaranya memiliki industri benih, aplikasi yang modern, sistem penggilingan modern. "Tentunya harganya cukup mahal apabila ditanggung oleh petani. Oleh sebab itu, perlu  ada dukungan dari perbankan untuk memilah  petani yang feasible dan bankable ," ungkapnya.

 

                Selanjutnya, harap Presiden, petani memiliki industri pasca panen sendiri, misalnya pengolahan dari beras menjadi tepung. Dari proses seperti itu, nilai tambah petani akan lebih besar. 

 

 

Ditambahkan, salah satu cara agar petani mau melangkah lebih berkembang, yakni  mengumpulkan para petani dalam kelompok besar petani. Didalamnya petani diajak berfikir manajemen modern, aplikasi modern dan industri modern. Sekaligus, juga diajarkan memasarkan produk pasca panen kedalam industri retail, misalnya online store. (tra/as)

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo ingin memfokuskan penanganan tiga isu strategis guna meningkatkan percepatan pembangunan di Jatim.  Ketiga isu tersebut meliputi , penggangguran, pertanian dan kemiskinan. 

           "Pada tahun 2017, terdapat sekitar 860 ribu orang yang tidak memiliki pekerjaan. Dari angka tersebut yang berupaya mencari pekerjaan 420 ribu orang. Setiap tahunnya, tenaga kerja yang mencari pekerjaan sekitar 239 ribu orang,"ujarnya menjawab pertanyaan wartawan seusai .Rapat Evaluasi Program  Kerja Januari – Agustus 2017 di Ruang Rapat Lt. 7 Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (5/9).Dalam rapat tersebut, Pakde Karwo sapaan akrab 

            Untuk itu, lanjut Pakde Karwo Sapaan akrab Gubernur Jatim, perlu dipertemukan antara lowongan tenaga kerja yang tersedia dengan kualitas SDM. Caranya, melalui  peningkatan kualitas SDM seperti melakukan dual track pengembangan SDM. Yakni fakultas di universitas menjadi Pengampu di SMK.  Selain itu, melakukan perbaikan kualitas proses SMK mini melalui partnership dengan berbagai negara, diantaranya Jerman, Australia Barat. 

          Upaya lain, lanjut Pakde Karwo, melalui SMK Mini yang tiap tahunnya meluluskan 52.800 tenaga kerja. Juga melalui pembukaan BLK plus yang bisa menciptakan tenaga kerja sekitar 18 ribu yang  tahun depan ditargetkan mencapai 28 ribu.

Terkait kemiskinan di Jatim, dijelaskannya, sampai dengan Maret 2017, tingkat kemiskinan Jatim 11,77 persen.  Angka tersebut turun sebesar  0,08 persen dibanding bulan September  2016. Kemudian untuk kemiskinan pedesaan per Maret 2017 sebesar 15,82 persen, turun sebesar 0,01 persen dibanding Bulan September  2016. Untuk perkotaan per Maret 2017 sebesar 7,87  persen, turun sebesar  0,04 persen dibanding bulan September 2016.

            Sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan, salah satunya dilakukan penanganan jangka panjang oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Jatim, Dinas Sosial untuk hal hal ad-hoc serta air bersih oleh DPU Cipt Karya." Selain itu DPMD Jatim akan mengusulkan ke Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi agar pemanfaatan dana desa dirubah dari block grand  menjadi specific grand," ujarnya.

            Artinya, lanjut Gubernur, dana desa agar diarahkan untuk ekonomi produktif , bukan seperti halnya selama ini yang 80 persennya untuk infrastruktur. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur desa dengan membeli paving dari kota sekaligus pemborong dari kota tidak terjadi lagi karena tidak memberikan nilai tambah bagi desa."Harus dilakukan evaluasi terhadap penempatan anggaran, misal 40 persen untuk infrastruktur, sedangkan sisanya untuk kegiatan ekonomi produktif dan sosial,” ungkapnya.

            Terrkait bidang pertanian terdapat penurunan produksi komoditi utamanya tanaman pangan. Penurunan  pada triwulan II tahun 2017 sebesar 0.42 % dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 3.39 %. 

 

Untuk itu strategi yang diterapkan Pemprov Jatim untuk meningkatkan produksi pangan khususnya  Padi di tahun 2017 antara lain menambah luas tambah tanam dari luas tanam seluas 2,395 juta ha atau  luas panen 2,3 juta ha dengan target menghasilkan 13,874 juta ton produksi padi. (tra/fd)

Monday, 04 September 2017 11:50

Gubernur Akan Tarik Semua Mobdin Anggota Dewan

Written by


SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, berencana menarik semua mobil dinas anggota DPRD) Prov. Jatim per  September 2017 ini. Namun, keinginan itu belum bisa terlaksana dikarenakan jawaban surat Pemprov. Jatim ke Mendagri sampai dengan saat ini  belum turun.

Pernyataan itu disampaikan Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini menjawab pertanyataan wartawan usai acara Sidang paripurna DPRD Prov. Jatim, di Gedung DPRD Jl. Indrapura Surabaya, Senin (4/9) siang.

Dijelaskan, Pemprov. Jatim telah berkirim surat ke Kemendagri tanggal 28 Agustus kemarin. Tapi, sampai saat ini belum ada jawaban  dari Mendagri.  "Sampai dengan saat ini, posisi kami menunggu jawaban. Kalau sudah turun, pemprov. Jatim bisa bertindak dan langsung menarik mobdin dewan," ujarnya. 

Namun demikian, apabila sampai 14 hari kerja  terhitung sejak tanggal pengiriman, atau jatuh tanggal 11 September 2017, jawaban belum turun, maka kendaraan akan ditarik Pemprov. Jatim. Karena, artinya, Mendagri setuju terhadap surat tsb.

Dalam kesempatan sama, Gubernur menjelaskan latar belakang dirinya menarik semua mobil dinas anggota dewan.  "Alasannya, setiap bulan para anggota dewan sudah memperoleh uang transport," ujarnya. 

Terkait besaran uang transport anggota dewan, Pakde Karwo mengatakan agar para wartawan menanyakan ke Sekda Prov. Jatim atau ke  Sekretaris DPRD Jatim  Sementara Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo ketika di konfirmasi koranrakyat via WA belum ada jawaban(fd)



.SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mengajak seluruh umat, khususnya umat muslim untuk meneladani Nabi Ibrahim

AS dan keluarganya. Pasalnya, mereka sekeluarga sangat kompak dan mampu menjalankan perintah Allah SWT dengan ikhlas, yakin, dan totalitas, serta

mampu menahan diri dari tipu muslihat setan. "Perayaan Idul Adha bukan hanya dimaknai dengan menunaikan ibadah sholat Ied, semata, tapi lebih dari itu,

Idul Adha adalah momen untuk meneladani kekompakan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya, baik suami, istri, dan anaknya yang baik dan tawakkal dalam

menjalankan perintah Allah SWT dan  melawan godaan setan"

              Hal itu disampaikan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim saat diwawancarai wartawan seusai menunaikan ibadah Sholat Hari Raya Idul Adha

Tahun 1438 H/2017 M di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (1/9) pagi. Pakde Karwo mengatakan, Nabi Ibrahim AS sangat ikhlas dan yakin saat

mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS yang ketika itu usianya masih kecil. Begitu pula istrinya, Siti Hajar dan Nabi

Ismail AS yang taat dan ikhlas terhadap perintahNya.

 

"Baik Nabi Ibrahim AS, istri, dan anaknya masing-masing mendapat gangguan dari setan agar tidak menuruti perintahNya untuk menyembelih Nabi Ismail AS.

Namun ketiganya tetap tidak bergeming bahkan melempari setan dengan batu. Kekompakan dan ketakwaan dari keluarga itu membuat Allah SWT mengganti

Nabi Ismail dengan seekor domba untuk disembelih" katanya.

Ditambahkan, konteks ketakwaan dan keteladanan Nabi Ibrahim dan keluarganya jika dikaitkan dengan era sekarang adalah setiap individu dan keluarganya

harus mampu menyeimbangkan hubungan dengan Allah (habluminallah) dan hubungan dengan sesama manusia (habluminannas) dengan baik.

"Selain untuk beribadah kepada Allah SWT melalui sholat Ied, Idul Adha juga menjadi bagian penting untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial.

Artinya, kita harus peduli kepada orang yang kurang mampu, salah satunya lewat berkurban" ujarnya.



Kurban Sapi 1 Ton


             Pada hari Raya Idul Adha 1438 H kali ini, Pakde Karwo menyerahkan secara simbolis kurban sapi jenis simental seberat 1 ton kepada Masjid Nasional

Al-Akbar Surabaya. Pakde Karwo juga menyerahkan kurban sapi jenis ongole dengan berat 1,1 ton dari Presiden RI, Joko Widodo kepada Masjid Nasional Al-

Akbar Surabaya. Penyerahan kurban secara simbolis juga dilakukan Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf yang menyumbangkan kurban sapi jenis

limosin seberat 950 kg kepada Masjid Islamic Centre Surabaya. Kemudian Pangdam V/Brawijaya menyumbangkan kurban sapi kepada Masjid At-Taqwa Kel.

Sawunggaling Surabaya, Kapolda Jatim menyumbangkan kurban sapi jenis simental seberat 1,2 ton kepada Yayasan Prof. dr. Hj. Kadiru Yahya dari Gedangan

Sidoarjo.Adapun Kajati Jatim menyumbang kurban sapi jenis mental berat 850 kg kepada Masjid Baitul Haq Kejati Jl. A. Yani Surabaya, lalu KPT

Jatim menyumbang kurban sapi jenis limosin berat 750 kg kepada Masjid Al-Hakim Jl. Sumatera Surabaya, Pangarmatim menyumbang sapi kepada MasjidAs-

Salam Hangtuah Ujung Surabaya, dan Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi menyumbang sapi jenis limosin seberat 850 kg kepada Masjid Baitul Hamdi

Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya.


Waspadai Godaan Setan


Dalam khotbahnya, khotib shola tied, KH. Husein Rifa'i yang juga pengasuh PP Jabal Nur Sidoarjo mengatakan, umat manusia wajib mewaspadai godaan

setan. Pasalnya setan memiliki niat jahat untuk menyeret manusia agar tersesat baik di dunia maupun akhirat. Setan juga terus manusia dari segala penjuru,

baik dari depan maupun belakang.

"Digoda dari belakang artinya setan mengajak kita untuk melupakan sejarah. Contohnya, sejarah penciptaan bumi, sejarah nabi-nabi, dan sejarah lain yang

ada di Al-qur'an. Padahal, sejarah dapat menguatkan iman dan ketakwaan kita, karena mengingatkan kita betapa besarnya kuasa Allah SWT. Termasuk

sejarah kemerdekaan kita, dimana pejuang dengan senjata seadanya berhasil mengalahkan penjajah yang senjatanya modern. Ingat, hari kemerdekaan kita

terjadi di bulan Ramadhan" katanya.

 

Hadir pada kesempatan itu, istri Gubernur Jatim, Dra. Hj. Nina Kirana Soekarwo, istri Wagub Jatim, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf, serta istri Sekdaprov Jatim,

Hj. Chairani Yuliati Akhmad Sukardi. (adt/f)

 

SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo menerima penghargaan sebagai Pembina Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik Indonesia Tahun 2017 dalam acara Anugerah Perbankan Indonesia VI Tahun 2017 di Hall KBRI Singapore -  7 Chatsworth Road- Singapore 249761, Rabu (23/8).

 Penghargaan ini diberikan oleh majalah Majalah Economic Review bekerjasama dengan sejumlah pihak, yakni Perbanas Institute, IPMI International Business School, Daya Makara UI, Indonesia-Asia Institute, serta Ideku Group.

 Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Drs. Benny Sampirwanto, M.Si mengatakan, penghargaan diberikan karena Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu, dengan leadershipnya dinilai mampu  membina BPD Jatim sehingga menjadi maju dan berkembang serta menjadi salah satu penggerak ekonomi utama di Jatim.

 “Kinerja perusahaan BPD di Jatim telah dinilai sebelumnya oleh dewan juri dari data publik disertai data pendukung lainnya dari berbagai sumber data untuk berbagai kategori penilaian. Hasilnya sangat baik” kata Benny ketika ditemui di ruang kerjanya, Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Selasa (22/8).

 Ditambahkan, terdapat sepuluh kategori yang dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari perwakilan enam lembaga tersebut. “Tujuh dari sepuluh kategori berhasil mendapat skor tinggi, grade A, dan predikat very excellent atau sangat memuaskan” tambahnya.

 Masih menurut Benny, keberhasilan Pakde Karwo meraih penghargaan Pembina Bank Pembangunan Daerah (BPD) Terbaik Indonesia Tahun 2017 itu kian melengkapi penghargaan-penghargaan di bidang Perbankan tingkat nasional yang telah diterima Pakde Karwo sebelumnya. 

 Diantaranya, penghargaan Pelopor Inklusi Keuangan Kategori Pemerintah Daerah Tahun 2016, serta penghargaan sebagai tokoh bidang pengembangan keuangan syariah kategori pendorong akselerasi pertumbuhan keuangan syariah Tahun 2017.

 

Bank Jatim Raih Penghargaan BPD Indonesia Terbaik 2017

Dalam acara yang sama, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Tbk) atau Bank Jatim juga akan menerima penghargaan sebagai BPD Indonesia Terbaik Tahun 2017. Bank Jatim menempati peringkat pertama sebagai BPD dengan kategori Buku III yang asetnya dibawah Rp. 50 triliun.  

 

“Prestasi Bank Jatim itu juga diikuti keberhasilan Dirut Utamanya, Bapak R.Soeroso yang akan dianugerahi penghargaan The Best of The Best atau Juara Umum Indonesian CEO Bank of The Year 2017 pada acara yang sama di Singapura besok” pungkasnya. (dt/fd)

 

 

Sunday, 20 August 2017 06:30

Kiai dan Ulama Garda Terdepan Suksesnya Imunisasi MR

Written by
 
SAMPANG(KORANRAKYAT.COM) Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mengatakan, dukungan kiai dan ulama dalam menyukseskan imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Madura sangat signifikan.
 
"Kiai dan ulama merupakan garda terdepan yang mendukung pemerintah dalam mewujudkan budaya sehat di masyarakat," ujarnya saat meninjau langsung pelaksanaan imunisasi MR bersama Ketua TP PKK Prov. Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo M.Si di SMPN Torjun dan Ponpes Al Ikhsan Kab. Sampang, Sabtu (19/8). 
 
Oleh karena itu, ia mengucapkan terima kasih kepada kiai dan ulama yang telah membantu pemerintah dalam meyakinkan masyarakat akan pentingnya pelaksanaan imunisasi MR di Madura yang sampai tgl 19 Agustus telah tercapai 64%, dan target 100% untuk 13 hari lagi, sebagaimana disampaikan Bupati Sampang Fadillah Budiono.
 
Pakde Karwo sapaan akrabnya mengatakan, kegiatan vaksinasi MR ini memberikan dampak yang luar biasa bagi perkembangan kesehatan  anak Indonesia khususnya Jatim. "Kegiatan ini merupakan investasi besar untuk anak-anak kita," ungkapnya. 
 
Menurutnya, kesuksesan Imunisasi MR ini harus didukung oleh semua pihak. Jika pelaksanaan kegiatan ini bisa sukses 100%, akan menjadikan Indonesia bebas dari campak dan rubella. Sama halnya dengan imunisasi cacar yang telah selesai pada 1974, imunisasi polio 2014 dan tetanus 2016. 
 
Saat ini, lanjut Pakde Karwo diperkirakan ada sekitar 8.468.640 bayi dan anak di Jatim yang mengikuti imunisasi MR. Ia pun optimis imunisasi MR bisa dilaksanakan di seluruh Jatim. Di Jatim diharapkan dapat melampaui taget 98 % atau mendekati 100%. 
 
Bude Karwo Ajak Kader PKK Sukseskan Imunisasi MR
 
Sementara itu, Ketua TP PKK Prov. Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo M.Si mengajak seluruh kader PKK untuk menyukseskan pelaksnaan imunisasi MR hingga akhir September mendatang. 
 
Bude Karwo sapaan akrabnya menegaskan, keberhasilan imunisasi MR ini akan memberi dampak terhadap pembentukan generasi emas Indonesia. "Saya ingin mengajak seluruh Kader PKK untuk menyukseskan pelaksanaan imunisasi MR di Madura," imbuhnya. 
 
Ditambahkannya, PKK bersama Dinas Kesehatan Prov. Jatim melaksanakan pemberian imunisasi di 47.713 Posyandu, 12.423 Taman Posyandu dan 964 puskesmas dengan target sasaran 8.468.640 anak yang berusia 9 hingga 15 tahun. 
 
Sementara itu, perwakilan UNICEF Arie Rukmantara mengapresiasi pelaksanaan imunisasi MR di Jatim yang telah mencapai progres 50 persen dalam kurun waktu 3 minggu. Padahal masih ada waktu sekitar 1 bulan ke depan untuk pelaksanaannya.
 
Ia meyakini, dukungan dan komitmen dari pemimpin daerah berpengaruh signifikan terhadap pola fikir masyarakat untuk hidup sehat. Jatim memiliki keinginan kuat agar pelaksanaan imunisasi MR bisa tercapai 100%. 
 
"Progres 50 persen ini merupakan hasil dukungan dan komitmen dari pemimpin daerah untuk menyukseskan imunisasi MR. Kami tidak menduga bahwa setiap kabupaten/kota memiliki banyak inovasi dalam mengajak masyarakatnya untuk ikut imunisasi," ujarnya menjawab pertanyaan media. 
 
Di tempat yang sama, Bupati Sampang H. Fadhilah Budiono mengatakan, penanganan imunisasi MR yang dilakukan di Sampang sangat terintegrasi karena melibatkan semua unsur terkait. Saat ini, dari 257.350 anak, yang sudah divaksin sekitar 64 persen, hanya dalam waktu 19 hari. 
 
"Kami all out menurunkan seluruh tenaga medis yang ada. Bahkan, kami juga mengajak kiai, ulama, TNI-Polri serta memaksimalkan peran puskesmas yang ada," tegasnya. 
 
Dalam kunjungan kerjanya di Sampang, Pakde dan Bude Karwo bersama Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Kepala Unicef Indonesia Gunilla Ollson, Unicef Perwakilan Jawa Arie Rukmantara, Pimpinan Ponpes Al Iksan Sampang KH. Mahrus Abd. Malik  menandatangani komitmen Madura mewujudkan Indonesia bebas campak dan rubella (hMS/fdl).
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 6

Gaya

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka lomba lari Kartini Run 2018 yang diselenggarakan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Sesuai hasil pemeriksaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang disampaik sebagai...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sesuai program kerja Promotor( professional,modern dan terpercaya.red) terus dilakukan...
JAKARTA (KORANRAKYATCOM) Bersama dengan kunjungan resmi ASUS Indonesia ke mitra pabrik perakitan lokal PT Satnusa...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perhelatan   Asian Games yang berapa bulan lagi tepat  bulan Agustus di Palembang...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Gojang ganjing hilangnya sejumlah  data pribadi yang dimiliki oleh pengguna , hingga...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) , Bos perusahaan travel umrah Abu Tours, Hamzah Mamba sudah sebagai tersangka ,kini kembali...
    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM)–ASUS tengah gencar menggarap smartphone terbaru di pasaran Indonesia. Setelah...
    PAPUA ( KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyempatkan berbelanja di...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sekitar 52 orang korban miras oplosan, polisi melakukan tindakan terhadap penjual oplosan yang...