Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu
Last Updated on Jan 24 2019

Brigjen Pol Drs Supratman Pulang Kampung Jabat Kapolda Bengkulu

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Barat. Mendapat amanat baru dipercaya menjadi Kapolda Bengkulu, yang baru. Supratman menggantikan posisi Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Coki Manurung, yang menjadi...
Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat
Last Updated on Jan 23 2019

Satgas Mafia Bola Geledah Rumah Dayat Bekas Exco PSSI Hidayat

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco) PSSI Hidayat. Ini dilakukan untuk memperoleh barang bukti menyangkut masalah terlapor.              Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi...
Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan
Last Updated on Jan 21 2019

Empat Berkas Perkara Mafia Bola Dalam Pengaturan Skor Segera Dilimpahkan

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus menyelesaikan berkas perkara empat tersangka kasus dugaan pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo...
Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek
Last Updated on Jan 21 2019

Polda Kembali Bongkar 21 Artis Diduga Terlibat Bisnis Esek Esek

    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis yang diduga terkait kasus esek esek online. Siapa saja mereka? Sebelumnya, Luki baru mengungkap enam nama yang diduga kuat terlibat dalam jaringan bisnis haram ini. Keenamnya adalah...
Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri
Last Updated on Jan 21 2019

Tim Gabungan Akan Diturunkan Ke Tinombala Bila Ali Kalora Tak Menyerahkan Diri

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora Cs tidak menyerahkan diri, tim gabungan TNI-Polri yang akan melakukan tindakan represif.         Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri...

World Today

Thursday, 05 November 2015 23:39

Belum Sampai Setahun Jalan Diperbaiki Sudah Rusak

Written by

 

BOJONEGORO. Koranrakyat.com

    Belum genap satu tahun dilakukan perbaikan , jalan poros Kecamatan yang menghubungkan Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan dan Desa Donan, Kecamatan Purwosari, sudah rusak berat. 

    Selain kondisi aspal yang sudah mengelupas, juga banyaknya lubang besar yang berpotensi terjadinya kecelakaan pengendara sepeda motor dan sepeda. Ditambah debu yang berhamburan saat kendaraan lewat menjadikan keprihatinan tersendiri bagi warga desa yang tinggaal di sepanjang jalan tersebut.

    Seperti dikeluhkan Arya, warga Desa Donan, kondisi jalan yang rusak semakin parah dari hari ke hari. Ia berharap pemerintah kabupaten segera melakukan perbaikan, karena jika tidak maka kerusakan akan semakin parah seiring dating musim penghujan mendatang.

   “ Tapi perbaikannya jangan Cuma tambal sulam saja,”keluh Arya.

   Menanggapi keluhan warga, kepala UPT PU wilayah barat, Fajar yang dikonfirmasi melalui handsphonenya mengatakan bahwa rencana perbaikan jalan tersebut sudah masuk dalam draft APBD 2016.  ( dan )

Jakarta,koranrakyat.com— Soal pemeriksaan keterlibatan anggota hadirnya tambang pasir sehingga kematian salim kancil terus di dalami. Sehingga oknum Polsek Pasisiran diduga kuat sering menerima uang dari aktifis tambang pasir. membuat setiap keluhan dan laporan tak digubris .

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Budi Winarso di temui  di kompleks Mabes Polri, Jumat (9/10)2015 mengatakan Oknum Polsek Pasirian, Lumajang, Jawa Timur, diduga telah lama menerima uang dari aktivitas tambang pasir ilegal di wilayahnya.

"Tambang ilegal itu kan sudah dari awal 2014, tetapi oknum Polsek (Pasirian) ini mengaku sudah enam bulan dia ngambil'jatah preman'," ujarnya.

Sesuai perkembangan, Bambang Winarso menegaskan Oknum Polsek Pasirian yang dimaksud adalah Kapolsek, Kanit Reskrim, dan salah seorang anggota Babinkamtibmas. Ketiganya telah diperiksa. "hasil pemeriksaan, uang itu diberikan agar aktivitas penambangan pasir ilegal di sana aman dan berjalan lancar," tegasnya

Selanjutnya, Budi menjelaskan bahwa pelaku tambang pasir ilegal tersebut tidak hanya memberikan uang kepada oknum polisi, tetapi juga ke sejumlah pihak, mulai dari oknum wartawan, hingga pejabat pemerintah setempat.

"Memang itu mulai dari pemerintahannya, DPRD-nya, semua ikut. Itu 'bancakan' ramai-ramailah ya namanya,"Jelasnya.

Namun, Propam Polri hanya mengurus soal dugaan ketidakdisiplinan personel polisi. Jika ada dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum pejabat pemerintahan setempat, pihaknya menyerahkannya ke Polres, Polda, atau Bareskrim.

Pihaknya sampai saat ini belum memutuskan apa-apa terhadap tiga oknum Polsek Pasirian itu. Mereka masih bertugas seperti biasa di polsek tersebut. Ketiganya juga masih aktif terlibat penyidikan kasus pembunuhan petani warga Desa Selok Awar-Awar bernama Salim alias Kancil.

Salim dibunuh lantaran menolak aktivitas tambang pasir ilegal di wilayah oknum polsek setempat yang diduga mendapatkan "jatah preman" itu. Salim dibunuh pada Sabtu (26/9/2015) pukul 06.00 WIB.

Salim dianiaya hingga dibunuh oleh warga pendukung tambang pasir di pesisir Pantai Watu Kecak. Beberapa warga mendatangi rumah Kancil di Dusun Krajan II. Mereka menculik dan membawanya ke Balai Desa Selok Awar-Awar. Di tempat itu, Kancil dianiaya secara brutal. Tangan Salim diikat, ia dipukuli dengan pentungan, dilempari batu, dan ditikam senjata tajam.

Salim yang sudah dalam keadaan meninggal dunia kemudian dibuang ke jalan dekat pemakaman desa setempat. Ia ditemukan warga lain tergeletak dalam posisi tengkurap di tengah jalan yang diapit areal tebu. Saat ditemukan, tangannya masih terikat.

Setelah Salim, beberapa warga juga menganiaya Tosan (51) dari Dusun Persil. Tosan berhasil kabur dalam kondisi terluka parah. Saat ini, Tosan dikabarkan dirawat di rumah sakit di Malang. Polisi menetapkan 24 tersangka atas kasus tersebut. Kemungkinan, masih ada tersangka lain.(vk)

 

 

 

 

 

Nomination,Koranrakyat.com.Dana Pengembangan optimasi lahan pertanian di tujuh Desa, Kecamatan Malo, Bojonegoro. sebesar  Rp 140 juta  diduga dikemplang mantan kepala Unit Pelaksana Tehnis ( UPT ) Pertanian Kecamatan Malo, Totok. 

   Bahkan Kelompok tani di Desa Sumberejo diduga tidak mendapat bantuan dana sepeserpun meski nama Kelompok tani Rukun tani IIi Desa Sumberejo masuk dalam daftar penerima bantuan.

   Kegiatan pengembangan optimasi lahan pertanian yang didanai APBN tahun anggaran 2015, memberikan bantuan kepada masing-masing kelompok tani Rp 1 juta per hektar untuk pembelian Saprodi ( sarana Produksi Pertanian ) berupa pupuk Ponska 1,5 ton, pupuk organic 1 ton dan uang penggarapan lahan pertanian sebesar Rp 3,5 juta per hektar.

   Data yang diperoleh wartawan koran ini di Dinas Pertanian Bojonegoro, sebanyak 19 kelompok tani mendapat bantuan dana optimasi lahan pertanian dengan total luas lahan 500 hektar. 

   Sedangkan Kecamatan Malo mendapat 100 hektar yang terbagi dalam tujuh kelompok tani, diantaranya kelompok tani Rukun tani lll Desa Sumberejo, kelompok tani Kedung rejeki l Desa Kedungrejo, kelompok tani Tani mulyo l Desa Tinawun, kelompok tani karya tani l Desa Banaran, kelompok tani Tani makmur ll desa Ketileng, kelompok tani maargomulyo l Desa rending dan kelompok tani Budi karya l Desa Malo. Dengan masing – masing kelompok tani mendapatkan bantuan dana optimasi lahan seluas 20 hektar. 

   Namun sayang dana yang diberikan pemerintah pusat untuk peningkatan produktifitas lahan pertanian di Kecamatan Malo tersebut tidak dibagikan sebagaimana mestinya, ungkap sumber koran ini yang tak mau disebut jati dirinya.

   Menurut sumber, setiap kelompok dipungut uang pembuatan proposal dengan variasi jumlah Rp 2 juta, Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Padahal proposal pengajuan kelompok tani dibuatkan oleh Perugas Penyuluh Lapangan ( PPL ) bukannya Ka UPT.

   Saat wartawan Koran ini mengkonfirmasi tidak dibagikannya bantuan kepada kelompok tani,  ketua kelompok tani Rukun tani lll, Mujito, tidak ada di rumahnya. Namun Sekretaris kelompok tani, Reni, yang juga isteri Mujito, membantah tidak dibagikannya bantuan kepada kelompok tani.

   Ketika didesak untuk menunjukkan beberapa petani yang diberi bantuan Reni tidak dapat menjawab. Reni hanya menegaskan suaminya ( Mujito ) juga mendapatkan bantuan. Ditanya soal berita acara penyerahan bantuan, Reni tidak dapat menunjukkan dengan alasan berita acara penyerahan bantuan sudah dikirimkan ke Dinas Pertanian.

   Sekedar diketahui Reni adalah anak kandung Totok mantan kepala UPT Pertanian Kecamatan Malo, dan Mujito, ketua kelompok Rukun tani lll merupakan suami Reni yang juga menantu Totok. 

   Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Ahmad Djupari, mempersilakan untuk melapor ke pihak Polisi apabila ditemukan bukti penyimpangan.

   “ Kalau memang terbukti dan tidak bisa diingatkan ya laporkan saja ke Polisi,” ujar Djupari, di kantornya.  ( Dan )

Tuesday, 06 October 2015 04:25

Ditengarai Melanggar Bestek Proyek Puskesmas Amburadul

Written by

 

  Bojonegoro.koranrakyat.com Proyek pembangunan gedung Poliklinik Desa Kemiri, Kecamatan Malo, amburadul. Lantaran menggunanakan semen yang tak lazim digunakan dalam proyek bangunan. Proyek gedung Polindes yang dikerjakan CV. Jati Alif, Bojonegoro, itu menggunakan semen merk Merah Putih, bukannya semen Gresik, Tiga Roda atau Holcim seperti yang direkomendasikan Dinas oleh PU Bojonegoro.

   Saat wartawan koran ini ke lokasi proyek, nampak pekerja proyek tengah membuat bangunan pondasi dengan campuran semen merk Merah Putih sebagai bahan perekat.

   Kepala Desa Kemiri,Kecamatan Malo, Bojonegoro, H. Djupri, yang kebetulan berada di lokasi proyek juga mengeluhkan pemakaian semen Merah Putih. Lantas iapun menyangsikan kekuatan bangunan jika menggunakan semen Mersh Putih.

   Ketika Kades mempertanyakan hal tersebut kepada pekerja bangunan, para ekerja hanya menjawab bahwa hal tersebut tergantung si Bos-nya ( Pelaksana proyek ). 

   Kepala bagian sarana Prasarana, Dinas Kesehatan, Bojonegoro, Totok S,menjelaskan bahwa semen yang mendapatkan rekomdasi dari Dinas PU hanya tiga dan berstandar SNI. “ Biasa ya semen Gresik, Tiga Roda, dan Holcim. Sepengetahuan saya semen Merah Putih ya baru kali ini. Tapi sudah mengingatkan, sebaiknya memakai semen kualitas yang bagus,” kata Totok kepada Bidik.  

   Menanggapi digunakan semen Merah Putih sebagai bahan perekat bangunan Kasi sarpras Dinkes itu berjanji akan menegur CV Jati Alif. ( Dan )  

      

Jakarta,koranrakyat.com-  Proses pemeriksaan kasus di lumajang tewasnya aktivis lingkungan hidup salim kancil berbutut panjang. Sorotan tajam dilkukan komisi III DPR melakukam kunjungan ke lokasi  tambangan pasir dan ternyata ijin tak perna berikan. Kini kepala desa Haryono dijadikan tersangka.

Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu dihubungi saat melakukan kunjungan mengataka diduga  ada upaya pembiaran yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dan aparat kepolisian setempat atas kegiatan penambangan pasir di kawasan tersebut. Hal itu diketahui setelah Komisi III melakukan pengecekan langsung di wilayah itu pada Jumat (2/10/2015) lalu. 

"Izin penambangan pasir enggak pernah ada. Pemda dan polisi cenderung membiarkan penambangan pasir tanpa izin yang dilakukan Kepala Desa Haryono," ungkapnya.O

Sementara itu, Masinton menegaskan Kepala Desa Haryono telah ditetapkan sebagai tersangka sekaligus auktor intelektualis dalam kasus pembunuhan dan penganiayaan aktivis antitambang Salim Kancil dan Tosan pada 26 September 2015 lalu. 

"Bayangkan seorang kepala desa bisa mengatur-atur seluruh aparatur pemerintahan daerah Kab Lumajang, bahkan oknum kepolisian dari Polres dan Polsek bisa dia atur dengan membiarkan melakukan penambangan pasir tanpa izin," ujarnya.

Untuk itu, Masinton menegadkan sebelum insiden pembunuhan dan penganiayaan itu terjadi, warga telah melaporkan adanya teror dan intimidasi kepada aparat kepolisian setempat. Namun, polisi tak bertindak cepat dalam memberikan perlindungan kepada warga yang menolak aktivitas penambangan pasir tersebut. Hasil temuan yang diperoleh Komisi III akan dibawa ke dalam rapat pleno. Setelah itu, Komisi III akan mengambil keputusan terkait hasil temuan itu. 

"Setidaknya Komisi III akan mendesak Kapolri untuk mengusut para pihak yang menikmati hasil tambang tanpa izin tersebut, termasuk pejabat pemda Kabupaten Lumajang maupun penadah barang pasir ilegal tersebut,"tegasnya. ujarnya,Masinton (vk)

Surabaya,koranrakyat.com- Aksi pengeroyokan terhadap dua aktivis lingkungan hidup karena penolakan tambang pasir. Sehingga Salim(52) warga Dusun Kranjan II dan  Tosan (51) Dusun Persil tewas. Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji pada Koranrakyat.com menyampaikan bahwa Polda Jatim telah melakukan Bek up, dengan mengirimkan tim dari Dir Ditkrimum Polda Jatim termasuk juga dari Brimob.

Hal senada juga disampaikan Kabag Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono dihubungi , Selasa (29/9)2015 mengatakan sebelumnya warga sudah melaporkan adanya ancaman pembunuhan."Sebenarnya itu sudah ada respon dari polisi di lokasi. Tetapi kejadian itu tidak bisa diantisipasi. kita punya pilar pilar dibawah, ada Pihak polsek juga, ungkapnya. Namun kasus ini sudah ditangani ada 22 Tetsangka.

Argo mengatakan  menerima laporan yang paling utama,  kemudian menginterogasi apa saja ancamannya. Ada olah TKP."Saat ini sudah diamankan dan sudah  ditindaki,"tegasnya.

Pada saat kejadian polisi posisinya dimana dan pergerakannya gimana, Argo menjelaskan saat kejadian kita belum tahu, artinya polisi tidak ada. "Polisi dikantor polisi. Sekarang sedang mengungkap kenapa itu bisa terjadi," jelasnya.

Dikatakan  Argo  kasusnya sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan sudah periksa saksi. "Tersangka sudah 22 orang. Dari olah TKP Ada barbuk dan transaksi.Dari hasil pemeriksaan kami temukan ada pihak yang mengomando, ayo kesana, ayo kesana," rincinya.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara apa ada ketrlibatan perusahaan pertambangan, Argo mengakui belum ada. Kedepan akan mendalami sampai tuntas.
Dari hasil Tempat Kejadian Perkara(TKP) kita tdk bisa klaim bahwa ada keterlibatan perusahaan pertambangan.(vk/fn)

Sunday, 27 September 2015 00:20

Pakde Karwo Serahkan Hewan Korban

Written by

Pakde Karwo Menyerahkan Hewan Qur'ban Kepada Pengurus Masjid Al - Akbar

Surabaya, Koranrakyat. Com - Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo merayakan Hari Raya Idul Adha 1436. H Di Masjid Al - Akbar Surabaya yang beralamat, JL. Masjid Al - Akbar I, Pagesangan, Surabaya, Kamis (24/9/2015). Hewan Qur'ban yang di sembelih di Masjid Al - Akbar Surabaya total keseluruhan berjumlah 79 Ekor Hewan di antaranya, 21 Ekor Sapi, Dan 58 Ekor Kambing.

 Dalam  penyerahan  sapi  milik  Gubernur  Jawa  Timur ini  bersamaan  penyerahan  hewan  qur’ban  sapi  milik  Presiden  Republik  Indonesia (RI)  seberat  1, 25  Ton,  Sapi  qur’ban  milik  Wakil  Gubernur  Jawa  Timur, Drs.  H.  Saifullah  Yusuf  dengan  berat  780  KG, Sekretaris  Daerah  Provinsi  Jawa  Timur,  Dr.  H.  Akhmad  Sukardi  dengan  berat  670  KG,  Kapolda  Jatim  Irjen  Pol. Anton  Setiadji, Kejaksaan  Tinggi  Jawa  Timur  Elvis   Johnny, Ketua  Pengadilan  Tinggi  Jawa  Timur, Pangarmatim  Jawa  Timur,  Komandan  Kobangdikal  Jawa  Timur.

 "Ini peristiwa besar untuk  kita semuanya sekaligus memberikan tauladan Kepada kita semua di wajibkan untuk melakukan berqur'ban seperti sekarang (Hari Raya Idul Adha 1436 H) bagi yang mampu. Tentu saja dagingnya sangatlah bermanfaat bagi orang yang tidak mampu dan berbagai dengan kaum dhuafa, "Ujarnya Pakde Karwo, setelah Menyerahkan Hewan Qur'ban Kepada Pengurus Masjid Al - Akbar Surabaya, Kamis (24/9/2015).

 Dengan rasa bersyukur yang di berikan Kepada Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo Menyerahkan Hewan Qur'ban milik Presiden RI sebuah Hewan Qur'ban Sapi limosin berat 1,20 Ton di Masjid Al - Akbar Surabaya sekaligus juga Menyerahkan Hewan Qur'ban Sapi milik Gubernur Jawa Timur seekor sapi. "Kita harus saling berbagi sesama umat bentuk dampak positif bagi kemajuan bangsa Indonesia dan hal seperti ini juga kepentingan bangsa yang sedang mengalami krisis, "Tuturnya. Pakde Karwo menambahkan, Alhamdulillah perayaan hari Raya Idul Adha Kali ini berjalan dengan rasa lancar, aman, Dan nyaman ini tidak lepas dari pihak TNI Dan Polri.

"Terima Kasih Kepada teman - teman media tidak gaduh dalam perayaan hari Raya Idul Adha ini, "Ungkapnya.

Sementara Dewan Pembina Masjid Al - Akbar Surabaya sekaligus Mantan Wakil Presiden RI Ke 6, Tri Sutrisno berharap agar warga jawa Timur dan  sekitar surabaya agar lebih berfungsi untuk mensejahteraan sekaligus memajukan sesama umat beragam.

"Buatlah Masjid terkesan ramai berbagai sesuatu kegiataan baik di dalam Masjid maupun di luar Masjid Al - Akbar Surabaya, bukan hanya di lihat dari fisiknya saja, "Jelasnya.

Pelaksanaan shalat Idul Adha di Masjid Al - Akbar Surabaya di hadiri sekitar 15 ribu jama'ah. Takmir Masjid Al - Akbar Surabaya memberikan pengumuman yang menjadi imam shalat yaitu Kh. Abdullah Hamid. SH, M.Si sekaligus yang berkutbah adalah guru besar ITS Prof. Dr KH. Muhammad Nuh.(fn)

 

 

 

Wednesday, 23 September 2015 00:53

Bupati Sambari Berharap PAD Gresik Terbesar di JATIM

Written by

 

Gresik , Koranrakyat ,com -   Pendapatan   Asli  Daerah ( PAD )  Kabupaten  Gresik   masih  kurang  dari  target  yang  di  rencanakan ,  karena  baru  63 %  sudah  terealisasikan  .  Bupati  Gresik  Dr . Sambari  Halim  Radianto  mengatakan  di  hadapan  para  pengusaha  yang  hadir  pada  undangan  bulan  pembayaran  PBB badan  dan  perorangan  ,  untuk  membantu  meningkatkan  PAD  Kabupaten  Gresik  menjadi  tertinggi  di  antara  seluruh   kabupaten  di  Jawa  Timur.

          Pada  kesempatan  itu  (  01 / 09 / 2015 ) ,  Bupati  Sambari  menyampaikan  rasa  terimakasih  kepada  para  pengusaha  yang  telah  membayar  pajak  bumi  dan  bangunan  ( PBB ) Kepada  Pemerintah  Kabupaten  Gresik  tepat  waktu, karena  dari  target  PBB  sebesar  Rp 75  Milyar  sampai  28  Agustus  2015  telah  tercapai  pembayaran  sebesar  28,5  milyar dari  target  45,2  milyar  .

          Nilai  tersebut  di  dapat  dari  97  perusahaan  yang  telah  membayar  PBB  badan  dan  perorangan  di  atas  Rp  500  ribu   dengan  nilai  total  28,5 milyar  tersebut  berarti  telah  tercapai  63 %  dari  target  . “ Ujar  Sambari ”

          Secara  terpisah  Kepala  Dinas  Pendapatan  Pengelolaan   Keuangan  dan  Aset  Daerah  ,  Yetty  Sri  Suparyati   menambahkan  ada  5  perusahaan   pembayar  PBB  terbesar  di  Gresik  yaitu  ,  PT  Petrokimia  Gresik  dengan  pembayaran  Rp 4,8  milyar ,  PT  Semen  Indonesia  Rp  4,7  milyar  ,  PT  PLN  PJB  Rp  1,2  milyar , PT  Wilmar  Nabati  Rp  642  juta  dan  PT  Smelting  Rp  542  juta.

 

          Selain  itu  Pemkab  Gresik  juga  memberikan  penghargaan  kepada  perusahaan  pembayar  pajak  daerah  terbesar  yaitu , Hotel  Saptanawa  sebagai  pembayar  pajak  hotel  terbesar ,  PT  Indocater  sebagai  pembayar  pajak  restoran  terbesar  dan  PT  Smelting  sebagai   pembayar  pajak  penerangan  jalan  umum  ( PJU )  Non  PLN  terbesar.  Serta  beberapa  perusahaan  lain  seperti  PT  Semeru  Harapan  Mulia,  PT  Multi  Sarana  Plaza, dan  PDAM  Gresik  pembayar  pajak  air  bawah  tanah  ( ABT ).(ka)

Surabaya,koranrakyat.com.-Kapolda Jatim yang baru Irjen Pol Irjen Pol Anton Setiadji merupakan putra asli Jawa Timur kelahiran Malang. Irjen Pol Anton Setiadji pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di Jawa Timur. Mulai dari Kabag Lantas, hingga dua kali menjabat Kapolres di Jawa Timur. Ia lahir di Malang 2 Januari 1959. Namun, dia besar di Jember. Anton muda mulai menjadi anggota polisi tahun 1983 setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) dengan predikat lulusan terbaik. Di Jawa Timur, pada tahun 1992 Anton menjabat Kabag Lantas Polwil Kediri. Tahun 1999 menjabat sebagai Kapolres Ngawi, dan tahun 2000 menjadi Kapolres Banyuwangi. Setelah itu, dia berpindah tugas ke berbagai daerah, sampai terakhir menjabat Kapolda Sulawesi Selatan dan sekarang dipercaya menjadi Kapolda Jatim.

Berikut perjalanan karirnya;

Riwayat Pendidikan
- Akabri (1983) (Lulusan terbaik)
- PTIK (1986)
- Sespim (1997)
- Sespati I (2007)
- Lemhanas PPSA (2012)

Riwayat Jabatan
- Paur PD Dep Pengajaran Bhs PTIK (1983)
- Kabag Lantas Polwil Kediri Polda Jawa Timur (1992)
- Kabag Jianma Lantas pada Ditlantas Polda Sulsel (1997)
- Kapolres Ngawi Polwil Madiun Polda Jawa Timur (1999)
- Kapolres Banyuwangi Polwil Besuki Polda Jawa Timur (2000)
- Kabid Binkum Polda Kalimantan Timur (2003)
- Dirlantas Polda Jambi (2004)
- Dirlantas Polda Bali (2006)
- Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (2009)
- Karo Lantas Litbang Sderenbang Polri (2010)
- Kapuslitbang Polri (2010)
- Kadiv Hukum Polri (2012)
- Kapolda Sulawesi Selatan (2014).(fn)

.

 

 

Surabaya,koranrakyat.com,-Dugaan korupsi dana hibah APBD Jawa Timur (Jatim) pada Kadin (Kamar dagang & Industri) Jatim senilai Rp.60 milyar mulai disidangkan di pengadilan Tipikor (tindak pidana korupsi) Surabaya.
 
Berkaitan dengan hal tersebut, Masyarakat Anti Korupsi (Maki) Jatim berharap agar proses persidangan dapat memberi rasa keadilan pada masyarakat. Jika memang terbukti bersalah para terdakwa hendaknya mendapat hukuman yang setimpal dan hartanya disita untuk mengembalikan uang negara yang mereka korupsi.
 
"Uang negara yang sangat besar itu  seharusnya bisa dipakai untuk membangun daerah untuk kepentingan masyarakat. Akibat dikorupsi maka pembangunan macet dan bisa membawa akibat buruk bagi masyarakat & bisa jadi salah satu sebab kehancuran bagi negara yang sedang menghadapi krisis.  Hanya gara2 uangnya diduga diselewengkan &  dipakai para terdakwa untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain", kata Purwadi koordinator Maki Jatim.
 
Sebagaimana diketahui, berdasar audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan & Pembangunan) Jatim, akibat dugaan korupsi dana hibah Kadin Jatim ini, nilai kerugian keuangan negara adalah Rp.26 milyar. Dan kasus ini disidangkan dengan para terdakwa adalah wakil ketua Kadin Jatim, Diar Kusuma Putra (DKP) dan Nelson Sembiring (NS)
 
"Jangan sampai nantinya pengadilan tipikor Surabaya dalam menyidangkan kasus ini, kemudian menjadikannya sebagai sinetron para mafia hukum yang menyakiti hati masyarakat, untuk menyelamatkan para pelaku agar hanya mendapat hukuman yang ringan dan menyelamatkan harta hasil korupsi para pelaku agar tidak disita untuk mengembalikan keuangan negara" tutur Purwadi.
 
Selain itu Purwadi berharap agar pengadilan tipikor dalam menangani kasus ini bisa membongkar, siapa pelaku sebenarnya dan siapa saja yang menikmati uang negara untuk kepentingan pribadi dari dugaan korupsi ini. "Karena jika dilihat dari struktur organisasi dan tupoksinya, DKP & NS hanyalah para pelaksana yang hanya bertindak berdasarkan perintah. Selain itu mereka juga tidak mempunyai wewenang dalam mencairkan uang dana hibah dari APBD propinsi Jatim yang masuk ke rekening Kadin jatim', ujarnya.
 
Menurut Purwadi, sejak awal penanganan kasus ini sudah menunjukkan indikasi adanya hal yang aneh, karena La Nyalla Mattalitti, ketua Kadin Jatim sebagai orang yang harus bertanggungjawab secara hukum berdasarkan pakta integritas yang merupakan kesatuan dari peraturan2 mengenai dana hibah, terkesan malah tidak perlu mempertangungjawabkan dihadapan hukum.
 
"Akan sangat menyakiti masyarakat, jika proses hukum kasus ini ternyata hanya sinetron untuk mengelabui masyarakat guna menyelamatkan para pelaku korupsi sebenarnya", pungkasnya (fn)
Saturday, 15 August 2015 12:56

Polres Sidoarjo Razia Pelanggar Kendaraan Besar

Written by

Sidoarjo , Koranrakyat.com , -   Tingginya  angka  kecelakaan  yang  melibatkan  kendaraan  besar  ( truck )  di  wilayah  sidoarjo  ,  membuat   gerah  dua  instansi  pemerintahan  yaitu  Polres  dan  Dishub  Sidoarjo .  sehingga  Polres  dan  Dishub  menggelar  operasi  gabungan  terhadap  kendaraan  besar ( truck )  dan  mobil  bak  terbuka  (  pick up ).

                        Ketika  di  temui  Koranrakyat.com  ( 13 / 08 / 15 ) , Kanitlakalantas  Polres  Sidoarjo   IPDA  Wardaya  mengatakan  operasi  gabungan  yang  melibatkan  Polres  dan Dishub  Sidoarjo  memang  sengaja  di  lakukan  untuk  meminimalisir  angka  kecelakaan  yang  melibatkan  truck  di  wilayah  hukum  Polres  Sidoarjo .

                        Selain  Human  eror  angka  kecelakaan  yang  melibatkan  truck  di  wilayah  sidoarjo  semakin  tinggi  pada  akhir  -  akhir  ini,  dan  kebanyakan  pengemudi  truck  menyalahi  undang  -  undang  lalu  lintas  angkutan  jalan  ( UU LAJ )  . “  ujar Wardaya ”

                        Operasi  gabungan  kali  ini  menyasar  semua  kendaraan   truck  yang  melewati  jembatan  layang  trosobo  dengan  sasaran  truck   yang  sudah  tak  layak  pakai ,  kelebihan  muatan  dan  buku  KIR  mati , semua  kendaraan  yang  melanggar  langsung  di  tilang  di  tempat. Selain  truck,  kendaraan  bak  terbuka  (  pick up )  yang  di  buat   mengangkut   orang  juga  tidak  luput  dari  operasi  dan  semua  kendaraan  yang  melanggar  tetap  di  tilang . “ tambah nya ”

                        Kanitlakalantas  Polres  Sidoarjo  IPDA  Wardaya  menghimbau  bagi  warga  yang  mengetahui  kronologi  kecelakaan  di  mohon  untuk  langsung  menghubungi  Polisi  dan  jika  di  mintai  keterangan  jadi   saksi  harus berani dan tidak   perlu  takut  maupun  sungkan ,  agar  proses  evakuasi  dan  penyidikan  bisa  berjalan  cepat .(ka)

Wednesday, 12 August 2015 00:12

Pakdhe : Jatim Daging Sapi Aman Tak Perlu Daging Impor

Written by

Surabaya, Koranrakyat,com  - Gencarnya informasi mengenai mahalnya daging sapi potong di  Indonesia, tidak berlaku untuk  diwilayah JawaTimur karena stok sapi potong  Di  Rumah Potong Hewan  (RPH) seluruh jawa timur masih aman sehingga masyarakat tidak perlu risau akan naiknya harga daging sapi.

 Gubernur Jawa Timur Soekarwo Mengatakan,  wilayah  di  Jawa Timur Untuk Stok sapi potong saat inirelatif kondisinya aman karena terdapat sekitar  4,1  Juta ekor sapi  di   Wilayah  JawaTimur, mengingat Jatim tercatat sebagai daerah penyuplai sapi terbanyak  di Indonesiav Dengan ramainya informasi mengenai kelangkaan daging sapi potong yang  membuat resah masyarakat akan mahalnya harga daging, dan ancaman mogok  jual yang  di lakukan pedagang sapi   di Jatim, Pakdhe Karwo Panggilan dari Soekarwo menanggapinya dengan senyuman. “silakan saja itu hak mereka untuk melakukan  demo, sedangkan hak  kami  tetap melayani masyarakat,”Ujarnya.

 Soekarwo Nambahkan, kalau  diwilayah JawaTimur mengenai sapi potong hingga saat ini kondisinya aman – aman saja dan bisa  di  lihat  di  berbagai Rumah Potong Hewan  (RPH)  seluruh  di JawaTimur.  Salah  satunya   yang   ada  di  RPH  Penggirian dan Kedurus tersediaan sapi potong ternyata masih banyak. Soekarwo Berharap, seluruh masyarakat  di  JawaTimur tidak perlu risau akan kelangkaan dan mahalnya daging sapi potong karena harga di pasaran masih stabil, kalau pun masih ada harga yang  mahal, itu karena efek dari hariraya idul fitri kemarin mengingat.Pada waktu lebaran harga daging sapi naik  100 ribu sampai  110  ribu per-kilogram  (fn)

Surabaya,Koranrakyat.com,-

Siap go International bankjatim  kini  telah terbuka  untuk dunia, terbukti sudah ada 26 negara  yang percaya untuk menanamkan sahamnya di bankjatim. Selain itu juga direncanakan   hampir  0,5  Trilliun  dana pensiun juga akan  jadi  dana segar bankjatim.  ” tandas R Soeroso Dirut bankjatim  pada  saat acara  Media corporate day bank  jatim 2015 dicrystal room grand city  di Surabaya Kamis (6/8).

   Bankjatim kini Menapaki usia yang ke-3 Sebagai perusahaan terbuka ,Pt Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk(bank jatim) terus berinovasi. Dengan mengedepankan asas keterbukaan informasi ,berbagai upaya terus dilakukan agar perkembangan kinerja perseroan yang sahamnya tercatat di bursa efek indonesia dengan kode BJTM dapat diketahui oleh shareholder dan stakeholder.

Corporate Week bank jatim 2015 ini juga merupakan upaya bank jatim untuk lebih dekat dengan regulator dan masyarakat. Terbukti dengan semakin banyaknya kalangan masyarakat yang ikut serta dalam mensukseskan acara yang diadakan mulai dari tanggal 3 s.d 6 agustus 2015 ini tidak hanya terbatas dari kalangan investor saja melainkan juga melibatkan otoritas jasa keuangan.

Direktur utama bankjatim R.Soeroso mengatakan pada tahun 2015 ini bankjatim mencoba berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dalam mengadakan acara investor Day dengan tujuan agar bankjatim semakin dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat

Kami ingin menjangkau masyarakat lebih banyak agar mengenal investasi di pasar modal khususnya di saham BJTM. Salah satunya menggandeng beberapa universitas di surabaya agar dapat berpartisipasi.

            Dalam acara bankjatim mengadakan sosialisasi dan edukasi tentang pasar modal kepada mahasiswa,bankjatim juga memberikan 1 lot atau 100 lembar saham BJTM secara gratis kepada peserta yang terdaftar dan hadir 6 kampus di surabaya.

Sementara dalam kegiatan Media Corporate Day -BJTM Belong To You bankjatim mengadakan seminar dengan media  dari berbagai media masa yang bertujuan untuk membentuk forum diskusi tentang perbankan secara umum

Kinerja bank jatim dibandingkan tahun sebelumnya .Total aset sebesar Rp50,23 triliun ,atau naik 19,18%( YoY), dana pihak ketiga sebesar Rp42,68 triliun ,atau naik 20,30% (YoY), Penyaluran Kredit sebesar Rp28,29 triliun atau naik 13,97%(YoY), pendapatan bunga sebesar Rp2,22 triliun ,atau naik 17,25%(YoY), Untuk terus meningkatkan kinerja menjadi lebih baik maka bankjatim juga terus memperkuat jaringan hingga menelisik daerah dengan memperbanyak titik layanan, hingga juni 2015 jumlah jaringan bankjatim telah mencapai 1315 titik layanan. (ard)

 

 

Sunday, 02 August 2015 16:37

Karyawan Blok Cepu Ngamuk Rusak Dan Bakar Mobil

Written by

 

Bojonegoro,Koranrakyat.com - Sekitar 80 unit komputer jinjing atau laptop dikabarkan hilang saat rusuh terjadi di areal sumur minyak Banyuurip, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur, pada Sabtu kemarin. Pihak Tripatra—subkontraktor yang ditunjuk Exxonmobil Cepu Limited (EMCL) untuk membangun infrastruktur di Blok Cepu—menyebutkan, laptop itu berisi dokumen penting dan harus diselamatkan.


Menurut juru bicara PT Tripatra, Budi Karyawan, hilangnya laptop diketahui saat dilakukan pendataan di lapangan, pada Ahad, hari ini. Jumlah laptop yang hilang diperkirakan lebih dari 80 unit, berada di perkantoran areal Engineering Procurement and Construction (EPC)-1 di sumur Banyuurip, Kecamatan Gayam. “Laptop itu, berisi dokumen penting,” ujarnya, Ahad, 2 Agustus 2015.

Sekarang ini, tim dari EMCL, PT Tripatra, Kepolisian Resor Bojonegoro, dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro turun di lapangan. Tugasnya, melakukan pendataan secara detail. Mulai dari kerusakan, seperti enam mobil yang rusak dan dibakar, perkantoran yang rusak, pos penjagaan, juga fasilitas umum lainnya. Berapa jumlah kerugian akibat kejadian ini, juga belum didata sepenuhnya.

Budi mencontohkan, khusus untuk laptop yang hilang, berada di perkantoran. Laptop itu, berisi dokumen bermacam ragam, sesuai dengan keahlian pemiliknya. Antara lain dokumen tentang konstruksi bangunan di EPC-1, instalasi perpipaan, serta data instalasi listrik. 

Soal berapa kerugian akibat kerusuhan, Budi melanjutkan, kemarin ada enam mobil dirusak dan dibakar. Rata-rata mobil tersebut, keluaran tahun 2013 dan 2015, dan masuk kategori baru. Jika dirata-rata satu unit mobil seharga Rp 350 juta, maka untuk kerugiannya sekitar Rp 2 miliar. Padahal, kerusakan terbesar justru pada perkantoran dan juga jaringannya. “Soal total kerugian berapa, masih diidentifikasi,” imbuhnya.

Pascakerusuhan di areal Blok Cepu, Sabtu malam, kemarin juga dilakukan pertemuan antara pihak EMCL, PT Tripatra, juga dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diwakili Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial. Pertemuan digelar di Pendopo Bupati Bojonegoro, dan pertemuan akan dilanjutkan Senin esok.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bojonegoro, Jawa Timur, AKBP Hendri Fiuser mengatakan, kerusuhan di proyek minyak Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, yang dipicu kemarahan ribuan karyawan merusak kantor dan mobil, kini terkendali. "Karyawan yang bertindak anarkis sudah bisa dikendalikan. Mereka bertindak anarkis disebabkan marah tidak bisa keluar dari lokasi tempat bekerja untuk makan siang," jelasnya Sabtu (1/8/2015). Hendri mengemukakan, kejadian keributan di lokasi proyek minyak Blok Cepu, di Kecamatan Gayam, terjadi Sabtu antara pukul 12.00 hingga 12.30 WIB, bertepatan saat istirahat karyawan proyek minyak Blok Cepu.

Ketika itu, menurut dia, ribuan tenaga kerja proyek minyak Blok Cepu, akan keluar dari lokasi proyek untuk makan siang.  Tapi, mereka harus antre karena hanya ada dua pintu keluar, padahal biasanya ada lima pintu."Perubahan pintu keluar dari lima pintu menjadi dua pintu, karena kebijakan manajemen," ujarnya.Oleh karena lama menunggu, menurut dia, karyawan minyak Blok Cepu yang berusaha keluar akhirnya bersitegang dengan petugas keamanan setempat karena berdesak-desakkan."Ribuan karyawan yang lama menunggu keluar, akhirnya marah dan merusak mobil dan kantor di proyek minyak Blok Cepu," katanya menambahkan.

Bupati Bojonegoro, Suyoto, menyatakan bahwa ada satu mobil yang dibakar, tapi kalau kantor tidak dibakar.Ia membenarkan menerima informasi bahwa terjadinya kerusuhan di proyek minyak Blok Cepu dipicu ribuan karyawan yang sulit keluar untuk makan siang, disebabkan adanya perubahan kebijakan manajemen. "Kami masih belum tahu penyebab pastinya yang mengubah kebijakan soal pintu keluar. Yang jelas, ketika itu karyawan yang marah mencari petugas PT Tripatra, yang mengerjakan proyek minyak Blok Cepu," ujarnya.Ia pun menyatakan, pihaknya akan mengundang kedua belah pihak, yaitu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan PT Tripatra untuk menyelesaikan permasalahan, agar kondisi di lokasi proyek minyak Blok Cepu bisa berjalan normal. "Saat ini ribuan pekerja proyek minyak Blok Cepu diliburkan," katanya menambahkan.(j)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Surabaya,Koranrakyat.com, – menjelang demo buruh untuk menuntut perda atau  pergub tentang THR dan demo buruh menuntut di cabutnya  peraturan pemerintah no. 46 tahun 2015 tentang penglolahan Jaminan Hari Tua (JHT), Polda Jatim telah menyiagakan anggotanya untuk antisipasi demo para buruh.

 Saat Di konfirmasi Awak Media Koran Rakyat (30/06/15) Kapolda Jatim Irjen Pol. Anas Yusuf Mengatakan,bilamana terjadi unjuk rasa / demo di persilakan asalkan jangan ganggu orang lain. “ Hanya di wilayah sidoarjo saat ini kondisinya masih rawan, karena  waktu unjuk rasa yang dahulu  dari pihak  buruh sidoarjo ada gesekan dengan petugas,” Ujarnya. 

Perlu di ketahui bahwa keputusan pemerintah tentang  perubahan undang – undang BPJS  dan  belum  turun nya  perda , pergub yang mengatur tunjangan hari raya ( THR ) membuat polemikdi lingkup buruh.

Harapan Kami kondisinya tetap kondusif dalam pengamanan buruh berjalan aman. “kita tetap antisipasi dalam pengamanan kali ini, saat ini kami masih fokus cipta kondisi dalam rangka operasi ketupat,” Ungkapnya Anas Yusuf saat di konfirmasi setelah acara buka puasa bersama di jajaran Kodam V Brawijaya. (fn)) 

Page 5 of 6

Entertaiment

Face Book Galleries

  BENGKULU,(KORANRAKYAT.COM)  – Putra asli Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman, yang sebelumnya menjabat sebagai...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -, Satgas anti mafia bola melakukan pengeledahan rumah  anggota komite eksekutif(Exco)...
    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM- Perjalan pemeriksaan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola Polri saat ini fokus...
    SURABAYA(KORANRAKYAT.COM) - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kembali mengungkap inisial nama-nama artis...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Ditetapkan sampai 29 Januari 2019 untuk  kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)...
...
    BALI(KORANRAKYAT.COM) Mundurnya Edy Rahmayadi membuat tongkat kepempinan PSSI sementara dipegang Joko...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono tak bisa...
  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM -         Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus seorang...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyidik Kejaksaan Negri Cimahi melakukan penyerahan tersangka M. Itoch Tohija...

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan