Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Breaking News
Soal Berita Hoak Ratna Seret Amin Rais - Wednesday, 10 October 2018 00:35
Polisi.Kerjasama Dengan SKK Migas - Wednesday, 19 September 2018 15:07
Kapolresta Jambi lakukan Kontra Radikalisme - Monday, 17 September 2018 01:16

Headline News

Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama di Bidang Pariwisata
Last Updated on Oct 12 2018

Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama di Bidang Pariwisata

  BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan finansial. Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani kedua belah pihak. Selain di bidang ekonomi, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga melakukan pembahasan...
Lima Usulan Presiden Jokowi dalam ASEAN Leaders' Gathering 2018
Last Updated on Oct 12 2018

Lima Usulan Presiden Jokowi dalam ASEAN Leaders' Gathering 2018

 BALI(KORANRAKYAT,.COM) Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders' Gathering yang bertempat di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018. Pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Indonesia ini menghadirkan 10 negara ASEAN dan sejumlah pimpinan lembaga...
Amien Rais Datangi Polda Metro Dengan Membawa Massa
Last Updated on Oct 11 2018

Amien Rais Datangi Polda Metro Dengan Membawa Massa

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Dewan Kehormatan PAN, Amin Rais mendatangi Polda Metro Jaya di kawal anaknya Hanum Rais dan alumi 212 tiba pukul 10.12, Rabu(10/10)2018. Ini ada kejangalan ,apa lagi ini panggilan kedua. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais ketika ditemui di Polda...
Sekitar 90 Pelaku Penjararahan Diringkus
Last Updated on Oct 10 2018

Sekitar 90 Pelaku Penjararahan Diringkus

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Amankan  evakuasi bencana alam di Sulawesi Tengah termasuk adanya kejadian penjarahan. Polisi meringkus 90 pelaku kejahatan penjarahan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto di Mabes Polri,Senin (8/10)2018 mengatakan dan menyebutkan polisi telah melakukan...
Soal Berita Hoak Ratna Seret Amin Rais
Last Updated on Oct 10 2018

Soal Berita Hoak Ratna Seret Amin Rais

  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Tersangka kasus befits bohong Ratna Sarumpaet ,ratna menyeret nama Dewan Pertimbangan PAN Amin Rais. Meskipun akan dipanggil kedua kali diharapkan bisa hadir hanya mengklarifikasi pernyataan Ratna Sarumpaet saja. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ditemui...

World Today

  •  
    Lima Usulan Presiden Jokowi dalam ASEAN

     BALI(KORANRAKYAT,.COM)

    Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders'

     
Redaksi

Redaksi

Friday, 12 October 2018 06:06

 

BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan finansial. Sejumlah kesepakatan telah ditandatangani kedua belah pihak. Selain di bidang ekonomi, Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong juga melakukan pembahasan kerja sama lain di sejumlah bidang.

Di bidang pariwisata, kedua negara semakin meningkatkan konektivitasnya dengan pembukaan sejumlah jalur penerbangan dan destinasi kapal pesiar dari Singapura. Peningkatan konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan turis mancanegara, utamanya ke 10 Bali Baru.

"Saya dan PM Lee menyambut baik berbagai perkembangan kerja sama kedua negara seperti pembukaan jalur penerbangan antara Singapura-Toba, Singapura-Belitung, dan penambahan destinasi kapal pesiar dari Singapura ke Surabaya, ke Bali Utara, ke Jakarta, ke Kuala Tanjung, dan ke Bintan," ujar Presiden selepas pertemuan Indonesia-Singapura Leader's Retreat di Hotel The Laguna Resort & Spa Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Selain itu, keduanya juga berbicara kepentingan dan kerja sama negara-negara di tingkat regional (ASEAN). Menurut Presiden, sebagai dua negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Singapura memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperkuat ASEAN.

 

"Kita harus memperkuat kontribusi ASEAN terhadap perdamaian, stabilitas, kesejahteraan kawasan dan dunia, termasuk dalam pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik," ujarnya.

Sementara di akhir pernyataan, Presiden Joko Widodo tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Singapura bagi keanggotaan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.(eas)

Friday, 12 October 2018 05:54

 BALI(KORANRAKYAT,.COM)

Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders' Gathering yang bertempat di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018. Pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Indonesia ini menghadirkan 10 negara ASEAN dan sejumlah pimpinan lembaga internasional.

Saat memimpin jalannya pertemuan, Presiden Jokowi menyinggung sejumlah hal terkait dengan visi ASEAN.

"Pertama, pentingnya mulai dipikirkan mekanisme kerja sama kawasan dan global bagi pembangunan berkelanjutan pascabencana," ujarnya.

Setelah bencana beberapa waktu lalu di Sulawesi Tengah dan Lombok menunjukkan bahwa pembangunan selama puluhan tahun dalam sekejap dapat hilang.

Kemudian yang kedua, Presiden memandang pentingnya memprioritaskan SDGs dalam tahap pembangunan masing-masing negara ASEAN. Beberapa capaian SDGs sendiri telah dan akan terus diupayakan Indonesia dalam pembangunannya.

Di antaranya ialah menurunnya angka kemiskinan menjadi satu digit di angka 9,8 persen pada 2018, meningkatnya akses terhadap air bersih bagi rumah tangga, hingga meningkatnya akses terhadap pelayanan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional yang mencakup 77,78 persen rakyat Indonesia.

"Tidak kalah penting adalah kemajuan besar pada pembangunan infrastruktur dalam empat tahun terakhir sebagai perwujudan tujuan nomor sembilan dari SDGs," sambungnya.

Usulan ketiga, masih terkait dengan pencapaian SDGs masing-masing negara, Presiden Joko Widodo berpendapat bahwa sinergi antara organisasi kawasan dan organisasi internasional serta lembaga keuangan menjadi kunci dalam mewujudkan SDGs.

"Sinergi antara organisasi kawasan dan organisasi internasional serta lembaga keuangan bagi pencapaian SDGs penting sekali artinya," kata Presiden.

Adapun yang keempat, Indonesia mendorong sumber pendanaan inovatif seperti _blended finance_ yang telah dibahas dalam Forum Tri Hita Karana yang juga dihadiri Presiden.

"Salah satu tantangan pencapaian SDGs adalah masalah pendanaan. Oleh karena itu, keempat, Indonesia mendorong sumber pendanaan inovatif seperti _blended finance_," ucapnya.

Sementara yang kelima atau terakhir, dalam upaya mencapai SDGs, masing-masing negara perlu melibatkan kemajuan teknologi dalam upaya yang dilakukan.

"Dalam kaitan ini saya mencontohkan berkembangnya aplikasi ruang guru di Indonesia," tutur Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga berpesan kepada seluruh pimpinan negara dan pemerintahan ASEAN bahwa untuk mewujudkan SDGs sebagaimana yang telah dicanangkan PBB, masing-masing negara ASEAN tak akan mampu mencapainya seorang diri tanpa bantuan negara lain. Maka itu ia mendorong dilakukannya kerja sama dengan negara lain, utamanya sesama negara-negara ASEAN, untuk dapat mewujudkan hal itu.

"Saya ingin tekankan, pencapaian SDGs tidak dapat dipenuhi secara isolatif oleh satu negara tanpa bekerja sama dengan negara lain. Pencapaian SDGs memerlukan _global leadership_ dan _shared responsibilities_," ujarnya.(eas)

 

 

Thursday, 11 October 2018 01:16

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Dewan Kehormatan PAN, Amin Rais mendatangi Polda Metro Jaya di kawal anaknya Hanum Rais dan alumi 212 tiba pukul 10.12, Rabu(10/10)2018. Ini ada kejangalan ,apa lagi ini panggilan kedua.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu(10/10)2018 mengatakan dan menilai janggal pemanggilan pertamanya sebagai saksi kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet. "Ini pemanggilan atas dirinya dilayangkan polisi pada 2 Oktober 2018. Saya sampaikam kepada masyarakat Indonesia, saya tadi malam lihat Bapak Irjen Pol Setyo Wasisto menyatakan bahwa saya dipanggil berdasarkan keterangan Ratna Sarumpaet. Ini videonya, ini nanti anda cari sendiri. Ini kita lihat surat panggilan untuk saya tertanggal 2 Oktober ya," ujarya.

Selanjutnya, Amin menegaskan hal ini janggal karena Ratna Sarumpaet baru ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus hoaks pada 4 Oktober 2018."Ini sangat amat janggal sekali. Karena RS (Ratna Sarumpaet) pada tanggal itu belum memberikan keterangan apa pun kepada polisi, sedangkan surat panggilan saya sudah jadi duluan," tegasnya.

Amien Rais memenuhi panggilan kedua Polda Metro Jaya sebagai saksi atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet hari ini, Rabu (10/10/2018).

Amien didampingi putrinya, Hanum Rais dan tiba di Mapolda Metro Jaya pada pukul 10.12.

Amien akan menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet.

Tak hanya Hanum, massa alumni 212 juga mendampingi Amien saat pemeriksaan. Mereka menggelar aksi di depan Mapolda Metro Jaya. 

Amien bersama calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, serta kader partai lainnya sempat bertemu Ratna Sarumpaet pada Selasa (2/10/2018).

 

Hal inilah yang menjadi dasar pemanggilan Amien sebagai saksi.

 

Saat itu, Ratna mengaku dianiaya pada 21 September 2018 oleh sejumlah orang tak dikenal, di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

 

Namun, pada Rabu (3/10/2018) sore, Ratna mengakui bahwa cerita penganiayaan yang dialaminya hanya bohong belaka.

 

Sebelum memeriksa Amien, polisi telah memeriksa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal sebagai saksi atas kasus ini pada Selasa (9/10/2018).( vk)

Wednesday, 10 October 2018 00:53

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Amankan  evakuasi bencana alam di Sulawesi Tengah termasuk adanya kejadian penjarahan. Polisi meringkus 90 pelaku kejahatan penjarahan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto di Mabes Polri,Senin (8/10)2018 mengatakan dan menyebutkan polisi telah melakukan penangkapan terhadap lebih dari 90 orang pelaku penjarahan di daerah terdampak bencana.Mereka diduga mengambil barang-barang di pertokoan, seperti uang dari mesin ATM dan telepon seluler."Saya mendapat laporan yang pertama 49, kemudian kemarin 42. Jadi sekitar lebih dari 90 (orang telah ditangkap)," ujarnya.

Saat ini mereka telah ditahan di Polda Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, Setyo menegaskan belum memberikan keterangan lebih lanjut apakah masih ada tersangka lainnya yang sedang dicari."Hal itu dikatakannya perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada jajarannya yang berada di lapangan," tegasnya

Untuk itu, Setyo menjelaskan  setiap orang yang melanggar hukum akan ditindak tegas dan secara cepat."Laporan yang saya terima memang langsung dilakukan action, dilakukan upaya paksa penangkapan dan diproses," jelasnya.

Jadi, Setyo menandaskan dan memastikan bahwa saat ini situasi di daerah terdampak bencana sudah kondusif. ;Polisi juga telah melakukan pengamanan di titik-titik vital dan melakukan patroli sebagai antisipasi," tandasnya.( vk)

 

.

 

.

Wednesday, 10 October 2018 00:35

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Tersangka kasus befits bohong Ratna Sarumpaet ,ratna menyeret nama Dewan Pertimbangan PAN Amin Rais. Meskipun akan dipanggil kedua kali diharapkan bisa hadir hanya mengklarifikasi pernyataan Ratna Sarumpaet saja.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjend Pol Setyo Wasisto ditemui di Mabes Polri, Selasa(9/10)2018 mengatakan saya mau klarifikasi , kenapa penyidik mau memanggil Amin Rais, karena penyidik itu  setelah memeriksa dari Ratna Sarumpaet ada hal-hal yang perlu diklarifikasi oleh  pak Amin Rais. "Oleh sebab itu penyidik memanggil Amin Rais untuk diklarifikasi," ujarnya.

Selanjutnya, Setyo menegaskan Tidak usah takut dulu dan begitu saja sudah ketakutan tenang saja itu hanya mengklarifikasi informasi-informasi yang diterima penyidik.

"Tidak usah ada pengerahan massa,ikuti saja aturan hukum yang baik. Kalau ada pengerahan massa harus ada pemberitahuan terkait Undang-undang no.9 tahun 1998," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan Polda Metro Jaya memastikan akan melayangkan surat panggilan kedua untuk Amien Rais terkait dengan kasus hoaks penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.Sebab, pada pemanggilan pertama sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Amien tidak menuhi panggilan tersebut. Oleh karena itu, polisi akan menjadwalkan pemerikaan ulang sebagai saksi.

"Ya tentunya kan kalau misalnya panggilan pertama, tentu kita akan panggil yang ke dua.Ya tentu kan seorang saksi kan mengetahui, melihat, dan mendengar. Kita (akan) gali," ujarnya.

Sesuai perkembangan, Argo menegaskan masih yakin bahwa Amien Rais akan memenuhi panggilan Polda yang kedua sehingga tak perlu ada pemanggilan ketiga atau bahkan menjemput paksa." Karena hanya ini kan sebagai saksi," tegasnya.

Ketika disinggung   apakah pihak Polda Metro Jaya juga akan memanggil saksi lain dalam kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet, Argo mengakui Ya nanti kita tunggu saja." Kan sudah ada tersangkanya kan RS. Nanti akan diperiksa secara intensif," akunya. ( vk)

Saturday, 06 October 2018 16:27

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Aksi kejahatan perbankan di lakukan PCN warga Nigeria ditengarai sebagai  sindikat penipuan  pemalsuan email ada  3 Warga Indonesia tersangka TY, AK dan TH ikut terlibat , dari   4 kasus  berasil gasak  uang  Rp. 12 Miliar. Mafia Pemalsuan Email di duga  Kendalikan Dari Amerika, otaknya Masih DPO.

         Kasubdit I TIndak Pidana Cyber Crime, Kombes Pol Dani Kustoni  di Direktorat Cyber Crime, Bareskrim , Jumat(5/10)2018 mengatakan Bahwa kasus ini dilakukan warga negara asing dari Nigeria, korbannya 1 orang dari Turki  kemudian 1 orang dari Warga negara Italia terkait dengan tindak Pidana Email Fraud atau Busines email compromise atau pemalsuan email terkait dengan transaksi keuangan."Adapun kronologis kejadian adalah pada hari Kamis 21 Juni 2018 kita menerima laporan dari kuasa hukum korban PT Prima Shipping and Marine Service dimana korban ini merasa dirugikan setelah mengirim transaksi keuangan pada pelaku kejahatan," ujarnya.

           Dani tegaskan  modus  kejahatan yang bersangkutan membuat email palsu atau email Fraud kemudian melakukan komunikasi dengan korban ketika itu korban adalah pemilik kapal Turk selanjutnya  melakukan transaksi  dengan PT Palumbo di Italia . "Setelah ada transaksi  kapal PT Palumbo seharusnya meminta pembayaran Voice kepada pihak PT Prima tetapi kenyataannya berupaya masuk melalui email palsu kemudian menyampaikan korban PT Prima untuk mengalihkan pembayaran yang seharusnya pembayaran Osibisi itu adalah milik PT Palumbo berada di Italia akhirnya korban mengikuti arahan dari  pelaku kejahatan mengalihkan ke bank Mandiri. Transaksi yang dilakukan 325.000 Euro atau Rp 5.196.000.000," tegasnya.

Untuk itu, Dani menjelaskan dan akhirnya pelaku berhasil menerima keuangan yang dari PT Prima tadi karena korban sudah melapor ke Tindak Pidana Cyber ,akhirnya kita bisa mengamankan uang itu yang berada dibank Mandiri kemudian kita lakukan blokir dan kita lakukan penyeledikan,penyidikan dan tetap dilakukan penangkapan terhadap salah satu warga negara asing yaitu PCN warga negara Nigeria bersama istrinya TY ini kita tangkap di daerah wilayah Jakarta Barat. "Ada juga peran-peran pembantu yaitu warga negara indonesia TY juga warga negara indonesia sebagai istri dari pelaku warga negara asing dibantu AK dan PH dilakukan penangkapan untuk AK di rumah kontrakan di Jakarta Barat. Kemudian untuk TH pada saat berada di Bandara Soekarno Hatta," Jelasnya .

          Lebih lanjut, Dani merinci  untuk para pelaku ini kita lakukan penyitaan dan ada beberapa 1 buah book warna hitam, lap top merek Delk , satu buah ATM ada kurang lebih 9 kartu ATM bisa rekan-rekan saksikan di depan baik dari berbagai bank, buku rekening tentunya ada alat bukti lain yang bisa kita perlihatkan rekan-rekan semua. "Untuk para pelaku ini kurang lebih sudah melakukan 4 kali kejahatan salah satunya yang bersangkutan melakukan di bank OSBC Singapura sudah berhasil masuk kurang lebih,10.000 Dollar Singapura. Kemudian yang kedua itu terjadi di wilayah kepulauan Riau di Batam . Ketiga kita lakukan penangkapan dan ke 4 yang bersangkutan di dalam penahanan kita masuk ke rekening kurang lebih Rp 2 Miliar dan saat ini memang dua di wilayah NKRI belum menyampaikan laporan baik di Kepri maupun di baru 1 yang kita temukan masih dalam penyelidikan," rincinya.

Seiring dengan itu, Dani mengungkapkan kemudian untuk pelaku ini kita kenakan pasal 378 KUHP berkaitan dengan Penipuan kemudian kita kenalkan pasal 62 dan pasal 85 Undang No.3 tahun 2018 tentang Transperdana dan tentunya berkaitan dengan keuangan kita juga lakukan tindak pidana Pencucian Uang ."Untuk hukuman maksimal 20 tahun," ungkapnya.

Ketika ditanya bagaimana mencari bangsanya, Dani menandaskan menentukan Tersangka atau korban, menentukan target mereka mengunakan cara-cara bising dan berupaya siapa saja mungkin sudah terpancing sudah menjadi target dia bisa memasukan email cinpromais dia bisa lakukan percakapan. " Si Inilah yang menjadi target pelaku utama sampai sekarang masih di DPO kita sekarang khususnya ada di Wilayah Amerika, "Tandasnya

Menyinggung pelaku, Dani mengakui ini tergantung instruksi pelaku utamanya. Sampai sekarang masih DPO dan pelaku utama di Amerika dan memerintah PCN yang berada disini itu dapat korban dia akan menginformasikan kemudian ia membuat email baru atas atas instruksi dari PCN ini bisa dilakukan dan membuat email palsu." Sampai sekarang mereka adalah Sindikat. Sementara yang kita temukan mereka adalah kelompok Transional crime dari luar negeri yang menempatkan dan kebetulan di wilayah kita. Ini juga terjadi di Singapura," akunya.

Jadi,Dani menambahkan Sesuai hasil penyelidikan kita mulai tahun 2017. Yang bersangkutan masuk kesini dan apa ini modusnya mencari istri di warga negara indonesia. Tahun 2017 dia masuk ke Indonesia mendapatkan istri warga negara indonesia. Dari tahun 2017 sudah berapa yang didapatkan? Sebagai mana fakta yang kita temukan sudah melakukan 4 kali kejahatan, jadi pertama di Singapura. Kedua, di Wilayah Batam, Kepri. Ini korban belum melaporkan kepada kita. Ketiga, ini yang kami tangkap. Keempat pada saat yang bersangkutan posisi ditahan ada uang yang masuk ke rekening yang bersangkutan kurang lebih  ada Rp 2 Miliar."Total uang yang masuk kurang lebih ada Rp 7 Miliar ini direkening karena ini baru semua rekening mungkin setelah termasuk Perusahaan yang dibuat . Modusnya adalah CPN ini mendapat instruksi dari pelaku ada di Amerika untuk membuat salah satu PT, tentunya untuk membuat PT ada ketentuannya nah ini dibantu oleh 2 warga negara indonesia. Yang saya sampaikan HK dan TH. Dua orang ini yang membantu membuatkan PT bisa dikatakan PTnya abal-abal bisa membuka rekening di negara kita indonesia," tambahnya. ( vk)

Saturday, 06 October 2018 16:15

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Maraknya Berita Hoax yang terkait gempa di Sulawesi Tengah yang meresahkan masyarakat yang dilakukan oleh 9 tersangka, Dua  kasusnya diproses oleh Direktorat Tindak Pidana cyber .

Kasubdit I TIndak Pidana Cyber Crime, Kombes Pol Dani Kustoni ditemui di Bareskrim ,Jumat (5/10)2018 mengatakan   berkaitan dengan berita Hoax yang kita tangani oleh Direktorat Cyber  sejak  awal bulan oktober  terkait  berita bohong  di wilayah poso . " Di media sosial kita temukan 9 tersangka yang melakukan penyebaran berita bohong, termasuk berita hoax terkait   gempa di wilayah Sulawesi ," ujarnya.

Dikatakan  Dani  ada berita bohong  gempa di wilayah Nusa Tengara Barat  dan   gempa di wilayah Jawa Barat termasuk Jakarta." Yang bersangkutan menyebarkan berita bohong yang akhirnya menimbulkan keonaran, keresahan di tengah-tengah masyarakat seharusnya  bersangkutan merasa prihatin di Sulawesi, malah  memanfaatkan dengan  menyebarkan berita bohong atau Hoax hingga terjadi  keresahan" tegasnya.

        Diungkapkan juga menjelaskan  situasi seperti itu akhirnya kita menyatukan penyelidikan profailing dengan akun yang menyebarkan dengan Hoax ditemukan ada 9 kasus yang dua ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Cyber kemudian dua dilakukan proses penyidikan oleh Polda Jatim, satu kasus di Riau, kemudian di Sulawesi sedang di tangani," jelasnya.

         Lebih jauh, Dani mengarapkan  masyarakat jangan ikut ikutan   menyebarkan berita-berita kejelasan atau kebenarannya belum tentu sesuai dengan fakta yang ada. Sehingga tak menimbulkan keresahan di  masyarakat." Kami masih terus Direktorat Cyber,Patroli cyber mencek akun-akunt media cyber yang sekiranya ada masyarakat menyampaikan berita-berita bohong atau Haox tentunya kami akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku-pelaku yang menyebarkan berita-berita bohong," dingin ya.

      Dani katakana  dari 9 tersangka di proses dengan menggunakan   pasal 14 ayat 2 Undang-undang no.1 tahun 1946 berkaitan dengan menyebarkan berita bohong yang menyebabkan keonaran di tengah-tengah masyarakat."Rata-rata setelah diperiksa pengaduan mereka tidak ada motif apa-apa, hanya iseng,ikut-ikutan. Kemudian ada menganggap  tidak menyebarkan berita bohong. Seolah-olah benar saja, ini masih kami dalami seperti apa karena masih dalam proses penyidikan. Sampai dengan hari ini sudah kami periksa 9 orang dan masih ada akun yang kami dalami. Ada 19 akun yang kita lakukan proses penyelidikan," tandasnya .

 

Ditempat yang sama, Penyidik, AKBP Purnomo mengatakan  ada yang ditangkap di daerah Jakarta Timur , tersangka adalah karyawan swasta. "ia  sekurity disalah satu Perusahaan di Jakarta Timur," ujarnya.

          Menyingung ancaman Hukuman,Purnomo menegaskan  Ancaman hukuman 3 tahun. Pasal Undang-undang no. 1 tahun 1946 Pasal 14 ayat 2. "Kalau untuk tersangka, kalau beberapa itu tadi yang kita temukan. Tentunya dari kasus-kasus serupa yang kita temukan cukup meresahkan  terkait dengan kejadian di Wiliyah Sulawesi yaitu dimanfaatkan oleh mereka untuk menyebarkan kesesatan ditengah masyarakat masih kita tangani," tegasnya.

           Purnomo katakan sementara tersangka dijerat dengan   undang-undang No. 1 tahun 1946 , yang terkait dengan  berita bohong ( vk)

Thursday, 04 October 2018 20:40

*Indonesia dan Afghanistan Tindaklanjuti Potensi Kerja Sama*

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Chief Executive Afghanistan, Abdullah Abdullah di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 4 Oktober 2018. Keduanya sebelumnya pernah bertemu saat kunjungan Presiden ke Afghanistan pada Januari 2018 lalu.

"Senang sekali dapat bertemu kembali Yang Mulia Dr. Abdullah Abdullah setelah kunjungan saya ke Kabul di Januari 2018 yang lalu," kata Presiden.

Kepala Negara kemudian mengucapkan terima kasih atas ucapan belasungkawa yang disampaikan Abdullah untuk para korban bencana di Sulawesi Tengah.

"Kemarin saya baru saja dari Palu dan kerja keras terus dilakukan untuk membantu korban dan keluarga serta membantu mereka untuk memulai hidup normal kembali," imbuhnya.

Adapun Abdullah menyebut bahwa kunjungan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, ke Indonesia yang kemudian dibalas oleh kunjungan Presiden Joko Widodo ke Afghanistan telah membuka potensi kerja sama kedua negara yang semakin besar. Kehadiran dirinya ke Indonesia ini ialah untuk menindaklanjuti penjajakan kerja sama itu.

"Saya berbahagia ada di sini untuk menindaklanjuti dan berdiskusi mengenai apa yang dapat dilakukan. Presiden Ghani juga menyampaikan salam dan pesan duka cita serta apresiasi atas dukungan Anda untuk Afghanistan," ucapnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa Abdullah menyampaikan apresiasi upaya Indonesia mewujudkan perdamaian di Afghanistana

“Afghanistan mengapresiasi peran Indonesia dalam proses perdamaian di Afghanistan,” ucap Retno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Dalam pertemuan itu, selain didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Presiden Joko Widodo juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.(eas)

Thursday, 04 October 2018 11:53

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa bangganya kepada tim nasional U-16 dalam kejuaraan Piala AFF U-16 maupun kompetisi Piala AFC U-16 yang berlangsung beberapa waktu lalu. Hal tersebut disampaikannya saat menerima para pemain timnas U-16, pelatih, beserta ofisial di Istana Merdeka pada Kamis, 4 Oktober 2018.

"Saya melihat di TV perjuangan kerasnya dan hasilnya bisa kita lihat. Saya senang banget waktu saudara-saudara melawan Iran dan menang (Piala AFC U-16). Melawan India 0-0 senang lagi saya," ucapnya.

Hanya saja, saat melawan Australia, tim berjuluk Garuda Asia itu memang masih harus mengakui keunggulan lawannya dengan hasil 2-3 dan menghentikan langkah Indonesia di perempat final.

"Memang masih memerlukan kerja keras lagi untuk sebuah capaian yang lebih baik. Saya kira kesempatan dan peluang masih banyak," tutur Presiden.

Terkait hal itu, Kepala Negara meminta Menteri Pemuda dan Olahraga untuk menjaga tim yang sudah terbentuk ini untuk dapat menapaki level teratas di tingkat usia yang lebih tinggi, bahkan hingga mencapai tim senior. Demikian halnya dengan pelatih dan para ofisial.

"Saya lihat saudara-saudara ini memiliki talenta dan bakat," ujarnya.

Namun, Presiden memberikan sedikit nasihat bagi para pemain usia di bawah 16 itu. Ia mengaku sempat memperhatikan tren penurunan prestasi para pemain yang mulai beranjak ke jenjang usia selanjutnya karena suatu hal.

"Menjadi menurun setelah U-19, saya amati dari dulu karena adanya perubahan gaya hidup. Tolong ini dijaga betul. Sudahlah, tetap seperti ini: kerja keras," kata Presiden.

"Tetap rendah hati, tetap kerja keras, kalau ada pendapatan lebih ditabung. Saya titip itu saja," sambungnya.

Selepas pertemuan, Presiden mengatakan bahwa dirinya berharap agar timnas U-16 ini terus diasah kemampuannya dengan mengikuti sejumlah kompetisi tingkat dunia. Untuk mendukung hal itu, dirinya akan mengupayakan agar ada BUMN yang mau mensponsori pelatihan dan pendidikan mereka hingga mencapai tingkat selanjutnya.

"Saya tadi janji akan mencarikan BUMN yang bisa menjadi bapak angkat sehingga mereka bisa berkonsentrasi penuh dan dibackup oleh anggaran dalam mempersiapkan U-16 ini ke depannya baik nanti meningkat di U-19 atau di tingkat senior," ucapnya.

Turut mendampingi Presiden, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Menteri Sektretaris Negara Pratik,(eas/fd)

Thursday, 04 October 2018 11:41

JAKARTA(KORANRAKYATCOM)  Surat panggilan No. SPS 230p/IF.2/Fd.I/09/2018 dari  Kasubdit Tindak Pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang Direktorat Penyidik Kejaksaan Agung akhir Walikota Manado Vicky Lumentut penuhi panggilan sebagai saksi dan ia bersikap koperatif dan gentleman kembali ditunjukkan Walikota Manado.

Lebih jauh Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL). Betapa tidak, dari pantauan awak media, mantan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut ini, yang sempat menjadi viral di media sosial (medsos) usai mengambil keputusan hijrah ke partai Nasional Demokrat (Nasdem),

Selasa (2/10)) pagi, terlihat memasuki gedung bundar Kejaksaan Agung RI.

Walikota Manado , Vicky Lumentut ketika ditemui di gedung Bundar Jampidsus, Kejagung ,Selasa (2/10)2017 mengatakan saya datang untuk memenuhi panggilan dan memberikan keterangan sebagai saksi kasus dugaan korupsi bantuan dana banjir kota Manado tahun 2014. 

"Saya datang untuk memenuhi panggilan ini dan memberikan keterangan sebagai saksi," ujarnya

Selanjutnya, Vicky menegaskan dengan singkat sambil berjalan masuk ke dalam gedung tersebut. 

Jelas saja saya  taat aturan dan hukum ini, makin memperkokoh figur populis di mata rakyat Sulut. 

" Itu lah dengan sosok bersahaja yang sangat dikenal dan dibanggakan warga khususnya kota Manado ini, saya selalu bersikap legowo ketika dirinya diperhadapkan dengan berbagai masalah dan cobaan. Faktanya, ketika ada masalah hukum melilit SKPD pemkot Manado, kendati dirisaya  tidak tahu alasan dan penyebab beberapa persoalan yang mencuat itu, namun karena melekat jabatan sebagai seorang Walikota, mau tidak mau, saya merasa wajib untuk memberikan keterangan," tegasnya.

Sementara itu, ketua  tim Rajawali, Maikel Towoliu SH mengatakan

tampak Vicky yang mengenakan kemeja biru tiba di Kejagung sekitar pukul 09:00 pagi. Sikap menjunjung tinggi aturan terutama hormati proses hukum dari Vicky, patut dicontohi bersama. "Kami bangga dengan beliau tidak pernah beliau mangkir dari panggilan," ujarnya.

Lebih jauh, Maikel menandaskan saya juga yakin, Kejagung sangat profesional dalam menangani persoalan ini. "Kami sangat berharap, agar masalah ini cepat terselesaikan," tandasnya.( vk)

Gaya

Face Book Galleries

  BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan...
 BALI(KORANRAKYAT,.COM) Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders' Gathering yang bertempat...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Dewan Kehormatan PAN, Amin Rais mendatangi Polda Metro Jaya di kawal anaknya Hanum Rais dan...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Amankan  evakuasi bencana alam di Sulawesi Tengah termasuk adanya kejadian penjarahan. Polisi...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Tersangka kasus befits bohong Ratna Sarumpaet ,ratna menyeret nama Dewan Pertimbangan PAN...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Aksi kejahatan perbankan di lakukan PCN warga Nigeria ditengarai sebagai  sindikat...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Maraknya Berita Hoax yang terkait gempa di Sulawesi Tengah yang meresahkan masyarakat yang...
*Indonesia dan Afghanistan Tindaklanjuti Potensi Kerja Sama*   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa bangganya kepada tim nasional U-16 dalam kejuaraan...
JAKARTA(KORANRAKYATCOM)  Surat panggilan No. SPS 230p/IF.2/Fd.I/09/2018 dari  Kasubdit Tindak Pidana korupsi dan...