Selamat Datang Di Koranrakyat.com infokan berbagai kasus atau keluhan yang berkaitan dengan layanan publik melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. tertarik jadi wartawan dan iklan kirim lamaran ke email cv anda ke email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Headline News

Pejabat Menteri Perhubungan Mulai Positip Terserang Corona
Last Updated on Mar 15 2020

Pejabat Menteri Perhubungan Mulai Positip Terserang Corona

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dipastikan terjangkit Virus Corona. Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Budi, di Kantor Sekretariat Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Maret 2020. "Dari hasil...
Indonesia-Belanda Teguhkan Komitmen Kerja Sama
Last Updated on Mar 11 2020

Indonesia-Belanda Teguhkan Komitmen Kerja Sama

I BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Indonesia dan Belanda meneguhkan komitmen untuk terus bekerja sama di sejumlah bidang. Sebagai dua negara yang memiliki sejarah cukup panjang, Presiden Joko Widodo mengajak Raja Belanda Willem-Alexander untuk menjadikan sejarah tersebut sebagai peneguhan kerja sama antara...
Sambutan Bupati Malang  Dalam Penyampaian Empat Raperda  Dalam Sidang Paripurna
Last Updated on Mar 11 2020

Sambutan Bupati Malang Dalam Penyampaian Empat Raperda Dalam Sidang Paripurna

Malang (KORANRAKYAT.COM)  Rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang. Penyampaian empat( 4)  rancangan Peraturan daerah (raperda) pada (11/3) 2020 di gedung DPRD Kabupaten Malang.  Dikatakan Bupati Malang H  Sanusi  empat Raperda yang dibahas tentang  perubahan kelima atas peraturan daerah nomor...
Setelah Apartemen Dan Mobil Mewah Kejagung Akan Eksekusi Rumah Mewah Milik Mantan Bos Jiwasraya
Last Updated on Feb 26 2020

Setelah Apartemen Dan Mobil Mewah Kejagung Akan Eksekusi Rumah Mewah Milik Mantan Bos Jiwasraya

    JAKARTA, KORANRAKYAT.COM--Kejaksaan Agung memproses penyitaan terhadap tanah dan rumah milik tersangka mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Harry Prasetyo dalam kasus dugaan korupsi di anak perusahaan BUMN Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana...
Polisi Akan Segera Melimpahkan  Berkas Kasus Penyiram Air Keras Novel Baswedan
Last Updated on Feb 26 2020

Polisi Akan Segera Melimpahkan Berkas Kasus Penyiram Air Keras Novel Baswedan

      JAKARTA,KORANRAKYAT.COM - Polisi  segera   melimpahkan barang bukti dan dua tersangka penyerang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada pekan ini.         Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri...

World Today

  •  
    Indonesia-Belanda Teguhkan Komitmen Kerja

    I

    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Indonesia dan Belanda meneguhkan komitmen untuk terus bekerja sama di

     

Di Pesantren Al Anwar, Presiden Ajak Semua Pihak Rawat Persatuan Bangsa

  • Friday, Feb 01 2019
  • Written by 

 

 
REMBANG(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengajak semua pihak untuk terus menjaga dan merawat persatuan, persaudaraan, dan kesatuan bangsa Indonesia. Mengingat Bangsa Indonesia dianugerahi oleh Allah keragaman, baik suku, agama, adat, tradisi, budaya, hingga bahasa daerah.
 
Untuk itu saat Presiden menghadiri acara Sarang Berzikir untuk Indonesia Maju di Pondok Pesantren Al Anwar, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat, 1 Februari 2019, Presiden menyebutkan bahwa sebuah negara besar seperti Indonesia akan menghadapi tantangan yang besar pula.
 
"Saya hanya ingin mengingatkan kepada kita semuanya marilah terus kita jaga persatuan kita, terus kita jaga, kita pelihara persaudaraan kita, ukhuwah kita, terus kita rawat, kita jaga kerukunan kita. Persaudaraan, ukhuwah islamiah, ukhuwah watoniah di dalam bangsa yang besar seperti Indonesia ini sangat penting sekali," ujar Presiden.
 
Kepala Negara kemudian menuturkan, dirinya tidak ingin apabila persatuan dan persaudaraan bangsa ini tercoreng karena hal-hal kecil. Misalnya, perbedaan pilihan politik baik dalam kancah pemilihan bupati, pemilihan wali kota, pemilihan gubernur, maupun pemilihan presiden.
 
Dalam pesta demokrasi tersebut, Presiden mengimbau agar masyarakat bersikap bijak dalam memilih, antara lain dengan melihat prestasi, pengalaman, program, ide, dan gagasan calon pemimpin yang akan dipilihnya. Menurutnya, pesta demokrasi tersebut tidak seharusnya diisi dengan fitnah, saling ejek, saling mencela, dan saling menghina.
 
"Itu bukan nilai-nilai agama yang kita anut, itu bukan nilai-nilai Islami, itu bukan nilai-nilai keindonesiaan kita. Kita memiliki etika, kita memiliki tata krama, kita memiliki sopan santun, kita memiliki budi pekerti. Jadi sekali lagi saya titip dalam kesempatan yang baik ini, marilah kita hindari terutama di media sosial yang begitu sangat ramai sekali, terutama kalau masuk ke bulan-bulan politik seperti sekarang ini," tuturnya.
 
*Luruskan Fitnah*
 
Pada kesempatan ini, Presiden juga meluruskan beberapa fitnah yang sempat menerpa dirinya. Satu di antaranya adalah fitnah yang menyebut dirinya sebagai orang yang antiulama. Padahal Presiden mengatakan setiap minggu dirinya masuk ke pondok pesantren bersama para ulama.
 
"Terus yang tanda tangan Perpres Hari Santri tanggal 22 Oktober itu siapa? Masak antiulama tanda tangan (perpres) Hari Santri. Logikanya tuh memang harus kita pakai. Kalau Cak Lontong bilang, _'Mikir.. mikir.. mikir',"_ jelasnya.
 
Presiden juga mengaku heran dengan pihak yang menyebut dirinya mengkriminalisasi ulama. Ia mempertanyakan ulama mana yang ia kriminalisasi. Karena menurutnya, kriminalisasi itu jika seseorang tidak mempunyai kasus hukum tapi dimasukkan ke penjara.
 
"Kalau ada kasus hukumnya, ada masalah hukum, ada yang melaporkan, aparat kemudian melakukan penyidikan-penyidikan, kemudian dibawa ke lembaga yudikatif yang namanya pengadilan, yang memutuskan di pengadilan. Kalau memang dianggap tidak salah ya mesti bebas," tandasnya.(eas)
Read 350 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Blusukan Capres 2019
Login to post comments

Ekonomi Makro

  •  

Malang Raya

Rendra Bupati Malang Ditahan