World Today

  •  
    Dubes Mansyur Serahkan Surat Kepercayaan,
     

     

     

    Bissau (KORANRAKYAT.COM)  - Guinea-Bissau yang terletak di Afrika Barat ingin belajar

     
Gedung Putih

Gedung Putih (64)

Culla pemper ac nec sit massa In Curabitur id risus sit. Non ante gravida eros quis justo sed nonummy et Donec et. Hendrerit velit orci sagittis eu Aenean pharetra faucibus

 

 

 

Bissau (KORANRAKYAT.COM)  - Guinea-Bissau yang terletak di Afrika Barat ingin belajar dari Indonesia dalam mengelola hasil perikanan dan kelautannya.

Guinea-Bissau yang secara ekonomi sangat bergantung pada panen kacang metenya ternyata memiliki potensi ikan yang sangat berlimpah.

“Indonesia merupakan negara panutan, dan Guinea-Bissau dapat banyak belajar dari Indonesia di bidang ini,” hal tersebut disampaikan Presiden José Mário Vaz kepada Dubes RI untuk Guinea-Bissau, Mansyur Pangeran, residen di Dakar, Senegal, dalam pertemuan tête-à-tête usai upacara penyerahan surat-surat kepercayaan di istana kepresidenan Guinea-Bissau  Selasa  (3/4/2018),

        Dalam pertemuan tête-à-tête Presiden José Mário Vaz secara khusus meminta bantuan Dubes Mansyur untuk dapat menjembatani kerja sama antara Indonesia dan Guinea-Bissau di bidang perikanan dan kelautan.

“Presiden Vaz menilai Indonesia sudah memiliki teknologi perikanan dan kemaritiman yang sangat tinggi sehingga sangat mengharapkan ada kerja sama dan transfer teknologi dari para ahli di Indonesia ke masyarakat Guinea-Bissau”, demikan Dubes Mansyur dalam keterangan persnya.

Presiden José Mário Vaz pada kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kerja sama di sektor perikanan akan menjadi prioritas hubungan kedua negara.

Kepada Dubes Mansyur, Presiden Vaz telah memutuskan untuk berkunjung ke Indonesia tahun 2018 ini.

        Presiden Vaz juga meminta bantuan Dubes Mansyur untuk mengajak para pengusaha Indonesia datang ke Guinea-Bissau untuk melakukan usaha dan berinvestasi di bidang lainnya seperti kacang mete yang sangat berlimpah di Guinea-Bissau.

Presiden Vaz berjanji akan memberikan kemudahan-kemudahan fasilitas demi mendorong investasi dari Indonesia.

“Presiden Vaz juga menjelaskan bahwa kondisi keamanan di Guinea-Bissau saat ini sangat kondusif dan tidak pernah ada lagi tindakan kekerasan, pembunuhan ataupun pelanggaran HAM,” imbuh Dubes Mansyur.

       Diakui oleh Presiden Vaz bahwa saat ini masih terjadi sedikit ketidaknyamanan situasi politik antar partai, namun diyakini dalam waktu dekat ini akan berakhir dan situasi politik akan menjadi stabil.

Dalam pertemuan tête-à-tête, Dubes Mansyu berkesempatan menyampaikan salam hangat dan persahabatan Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, kepada Presiden José Mário Vaz dan seluruh rakyat Guinea-Bissau disertai komitmen Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan hubungan bilateral di berbagai bidang dengan Pemerintah Guinea-Bissau

           Dubes Mansyur menyampaikan ucapan terima kasih Pemerintah Indonesia kepada Presiden Vaz atas dukungan Pemerintah Guinea-Bissau pada pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020, serta dukungan-dukungan dan kerja sama lainnya di forum internasional seperti di Inter-Parliamentary Union (IPU) dan keanggotaan Indonesia di Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C periode 2016-2017.

“Indonesia selama ini memberikan bantuan teknik berupa pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi perwira menengah dan tinggi dari berbagai negara Afrika untuk peningkatan skill-nya di Sekolah Komando Angkatan Darat (Seskoad), Pendidikan Tinggi Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) dan Pelatihan Ketrampilan tentang Combating Terrorism.”

      Pada tahun 2017, hubungan Indonesia dan Guinea-Bissau telah memasuki babak baru dengan disepakatinya kerja sama pertahanan melalui penandatanganan Naskah Letter of Intent (LoI) antara Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Pertahanan Guinea-Bissau, Eduardo Costa Sanha, pada kunjungan Menteri Pertahanan RI ke Bissau 7 Agustus 2017. LoI ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkrit melalui pembuatan payung hukum yang lebih kuat seperti MoU.

     Penyerahan surat-surat kepercayaan oleh Dubes Mansyur Pangeran kepada Presiden José Mário Vaz merupakan (negara) yang ke-7 sejak Ia tiba di Dakar, Senegal, pada Maret 2016. Dubes Mansyur memiliki 8 wilayah kerja di Afrika Barat termasuk Senegal. (dms/mp/eas)

 

 
AUSTRALIA (KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo hari ini, Minggu, 18 Maret 2018, menghadiri puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Istimewa ASEAN-Australia 2018, yang digelar di International Convention Centre (ICC), Sydney, Australia.
 
         Dalam sesi 'Leaders' Plennary' kali ini, Presiden Jokowi bersama para Kepala Negara/Pemerintahan dari ASEAN dan Australia akan membahas sejumlah hal yang terjadi di sekitar kawasan dan dunia.
 
"Pertama, Australia Engagement artinya bagaimana ASEAN melihat kontribusi Australia. Kedua, mengenai kerjasama ekonominya. Dan yang ketiga, _counter terrorism_," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya kemarin (17/3) malam.
 
          Siang harinya, Presiden Jokowi juga akan menghadiri jamuan santap siang di Admiralty House. Acara tersebut digelar secara khusus oleh Gubernur Jenderal Persemakmuran Australia untuk para Kepala Negara/Pemerintahan peserta KTT Khusus ASEAN-Australia 2018.
 
"Siangnya itu retreat. Isu yang dibahas adalah isu yang berkembang di kawasan maupun dunia," ungkap Retno.Sore harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Wellington, Selandia Baru, guna melakukan kunjungan kenegaraan.(eas)
.
 
JEDDAH(KORANRAKYAT.COM) Kementerian Agama bekerja sama dengan KJRI Jeddah menggelar pameran produk-produk makanan dan minuman Indonesia untuk Jemaah haji. Pameran digelar di Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah bersamaan dengan acara Aanwijzing penyediaan katering Jemaah haji Indonesia tahun 1439H/2018M. Pameran yang dibuka oleh Konjen RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, ini berlangsung dari 10 - 12 Maret 2018. Pameran diikuti 9 perusahaan dan importir yang bergerak dalam bidang ekspor impor produk makanan, bumbu masak dan minuman Indonesia diantaranya adalah Sami Al-Katsiri Trading Establishment, Salim Bawazir Trading Company, Pinehill Food Arab Limited/Indofood, Al-Ghamah, MBT, Mizanain, Asosiasi  Bumbu Cita Rasa Nusantara, Al Raqeeb dan produsen tahu tempe “Manalagi”.
 
           Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis mengatakan bahwa  para pengusaha katering antusias menyambut pelaksanaan pameran produk-produk Indonesia. Ini ditandai dengan banyaknya pengunjung yang memenuhi seluruh stand pameran. "Sebagian besar mereka merupakan para pengusaha dan penyedia layanan katering yang selama ini melayani Jemaah Indonesia baik untuk umrah maupun haji," ujar Sri Ilham di Jeddah, Senin (11/03). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Ketua Muasasah Asia Tenggara yang melayani Jemaah haji Indonesia baik di Makkah maupun Masyair. Menurut Sri Ilham, peluang bisnis makanan dan minuman Indonesia di Saudi terbuka lebar. Sebab, kuota jemaah haji Indonesia mencapai 221ribu jemaah dan jemaah umrah sekitar 850ribu per tahun. Ditambah lagi ada ratusan ribu warga ekspatriat yang bekerja di Arab Saudi. "Ini merupakan pasar yang cukup menjanjikan bagi produk makanan dan minuman Indonesia," tuturnya.  
             Terkait Aanwijzing, kepada seluruh penyedia layanan katering Makkah,  Sri Ilham Lubis menyampaikan tiga hal yang menjadi alasan penyelenggaran Pameran Produk Indonesia di Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah. Pertama, untuk memenuhi espektasi jemaah haji yang menginginkan makanan yang memenuhi cita rasa nusantara dengan penggunaan produk dan bumbu masak Indonesia. 
Kedua, mendukung program pemerintah Indonesia saat ini, khususnya seruan Presiden Jokowi untuk menggunakan produk Indonesia di seluruh unit pemerintahan; dan Ketiga, meningkatkan ekspor produk Indonesia ke Arab Saudi. Untuk mendukung program tersebut, lanjut Sri Ilham, tim Penyediaan Katering Jemaah Haji tahun ini mensyaratkan penggunaan produk-produk Indonesia kepada seluruh penyedia layanan katering baik di Makkah, Madinah, Armina dan Bandara Jeddah.Ketua Tim Katering Kementerian Agama, Ahmad Abdullah Yunus meminta penyedia layanan katering menyampaikan komitmennnya untuk menggunakan bumbu masakan/produk yang berasal dari Indonesia.  "Ini untuk menjawab harapan dan keinginan sebagian besar jemaah haji Indonesia yang selama ini menginginkan kualitas dan cita rasa nusantara," katanya.(eas)

 

 

              SINGAPURA(KORANRAKYAT.COM),  Forum Asean Chiefs of Defense Forces Informal Meeting (ACDFIM) merupakan pondasi yang kokoh bagi terciptanya hubungan kerjasama yang kuat diantara negara ASEAN serta dapat meningkatkan persahabatan yang tulus dan didasari rasa saling menghormati serta saling menghargai.  

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam sambutannya pada Forum ke-15 ACDFIM tahun 2018 yang dihadiri oleh Pangab Brunei Mayjen Pengiran Dato Seri Pahlawan Aminah bin Pengiran Haji Mahmud, Pangab Kamboja Jenderal Pol Saroeun, Pangab Laos Letjen Souvone Leuangbounmy, Pangab Malaysia Jenderal Tan Sri Raja Mohamed Affandi bin Raja Mohamed Noor, Pangab Myanmar Jenderal MN Aung Hlaing, Pangab Filipina Jenderal Ray Leonardo Guerrero, Pangab Thailand Jenderal Tarnchaiyan Srisuwan, Pangab Vietnam Letjen Phan Van Giang, dan tuan rumah Pangab Singapura Letjen Perry Lim, di Hotel Fullerton, Singapura, Kamis (8/3/2018).

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI juga menyampaikan bahwa keberadaan forum ACDFIM ini merupakan sarana untuk bertatap muka, saling bertukar pandangan dan berbagi pengalaman mengenai isu-isu strategis yang menjadi tantangan dan ancaman nyata yang sama-sama dihadapi dikawasan ASEAN. Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, dunia secara masif mengalami berbagai aksi serangan terorisme global, khususnya yang dilakukan oleh ISIS beserta kelompok afiliasinya. Aksi-aksi teror yang terjadi baik di Kawasan Timur-Tengah, Afrika, Amerika dan Eropa serta Asia Pasifik menunjukkan bahwa tidak ada kawasan ataupun negara manapun didunia ini yang sepenuhnya aman dari aksi serangan teroris.

“Fenomena ancaman ini tentunya menjadi perhatian serius karena tidak hanya berpengaruh terhadap kedaulatan dan stabilitas keamanan nasional masing-masing, namun juga berpengaruh terhadap terpeliharanya konstelasi perdamaian dan stabilitas keamanan di Kawasan Asia Tenggara”, ujarnya.

Panglima TNI juga menambahkan bahwa dalam rangka pemeliharaan dan pemantapan perdamaian serta stabilitas keamanan di kawasan ASEAN dari bahaya terorisme maka diperlukan kerjasama yang kuat guna membangun ketahanan di kawasan secara berkelanjutan, karena terorisme merupakan ancaman yang bersifat dinamis dan adaptif dengan perkembangan lingkungan serta kemajuan/perubahan zaman.

            “Langkah dan tindakan yang dilakukan ke depan haruslah merupakan kesatuan upaya yang dinamis dan konsisten dalam kerangka multilateral strategic partnership yang didasari oleh semangat ASEAN, rasa saling percaya dan saling menghormati”, ucapnya.

 

“Penguatan kerjasama sub-regional, latihan bersama, peningkatan kerjasama antar satuan Siber Angkatan Bersenjata ASEAN dan peningkatan kerjasama antar Pusat Kesehatan (Puskes) Angkatan Bersenjata ASEAN merupakan beberapa upaya kedepan yang dapat di lakukan bersama-sama”, tambahnya.      

Diakhir Sambutannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., berharap agar segenap Angkatan Bersenjata di Asean dapat meningkatkan dan menguatkan kemitraan komprenhensif yang strategis dalam rangka mewujudkan kawasan ASEAN yang aman, damai, tentram dan sejahtera, sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi ketertiban dunia.

Sementara itu Pangab Singapura Letjen Perry Lim menyebutkan bahwa upaya menghadapi kelompok teroris juga dilakukan pada bidang sosial media yang banyak digunakan dewasa ini serta tidak kalah pentingnya adalah melakukan upaya bersama dalam mendapatkan simpati warga dengan memahami kearifan lokal masing-masing negara.

Pada kesempatan tersebut Letjen Perry Lim juga menyampaikan bahwa diperlukan kewaspadaan  terhadap penggunaan bahan-bahan kimia, biologi, dan radio aktif (CBR) oleh kelompok teroris yang ditengarai sudah mengadopsi teknologi canggih dalam menjalankan aksinya seperti pesawat drone dan jaringan internet.(eas)

 

 

 
 
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Direktur Pelaksana International Monetery Fund (IMF), Christine Lagarde, menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Konsumsi, investasi, dan ekspor disebutnya menjadi penggerak utama dari ekonomi Indonesia saat ini.
 
Demikian disampaikan oleh Lagarde saat turut serta bersama Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Tanah Abang usai melakukan peninjauan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Senin, 26 Februari 2018.
 
"Saya sampaikan pagi ini kepada Presiden bahwa perekonomian Indonesia berjalan dengan baik. Hal ini didorong oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Tiga mesin ekonomi itu semuanya berjalan dengan sangat baik," ujar Lagarde.
 
Presiden sendiri memanfaatkan momen kedatangan Lagarde ke Indonesia kali ini dengan mengajak blusukan ke Pasar Tanah Abang. Ia menjelaskan bahwa dirinya ingin menunjukkan kekuatan besar dari pasar Indonesia yang dapat dilihat di sana.
 
"Untuk menunjukkan kepada Madam Lagarde bahwa sektor usaha kecil, menengah, dan mikro ini banyak sekali di Indonesia. Faktanya bahwa kita memiliki Tanah Abang yang kiosnya berjumlah 19 ribu lebih. Ini sebuah kekuatan besar kita sehingga saya kira akan menjadi sebuah pengalaman lapangan bagi Ibu Lagarde," kata Presiden.
 
Setelah melihat sendiri aktivitas ekonomi yang berlangsung di pasar yang telah berdiri sejak 1735 itu, Lagarde menyampaikan pandangan yang senada. Ia setuju bahwa Pasar Tanah Abang mampu memperlihatkan salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia.
 
"Saya sangat terkesan karena pasar ini mewakili kekuatan perdagangan dan industri tekstil. Ada banyak wanita di pasar ini yang merupakan bagian yang dinamis dari ekonomi Indonesia," ucapnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Lagarde sekaligus memuji pemerintahan Presiden Joko Widodo yang disebutnya telah menjalankan program reformasi ekonomi dengan baik. Salah satunya ialah penyederhanaan proses perizinan yang memungkinkan para investor untuk bisa mendaftar dan mengurus perizinan di satu tempat saja.
 
"Saya sangat berharap Presiden dan timnya dapat melanjutkan reformasi yang baik di bidang infrastruktur, pendidikan, dan juga dalam urusan sosial," sambungnya.
 
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Pasar Tanah Abang, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(eas)

 

 

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Hubungan baik Idonesia-Kamboja telah terjalin cukup lama hal ini tercermin dari ha.pir semua pimpinan kedua negara itu saling berkunjung. Hubungan baik itu diharapkan juga berlanjut dalam bidang ekonomi dan investasi. Hal ini disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menerima Menlu Kamboja, Prak Sokhonn, di kantor Wapres, 2 Februari 2018.

Bahkan menurutnya hubungan personal di antara pimpinan kedua negara sudah hampir seperti keluarga. Wapres mengharapkan hubungan baik tersebut juga terjadi dalam bidang ekonomi dan investasi. “Investasi Indonesia sudah baik di Kamboja, semoga ini dapat berlanjut.”ujar Wapres.

Selain bidang ekonomi, lanjut Wapres, kerja sama antara kedua negara perlu dilanjutkan dalam bidang pendidikan, pariwisata, pertahanan dan lain sebagainya. Secara khusus, peningkatan kerjasama pendidikan mendapat perhatian khusus dari Wapres. Wapres menyampaikan peluang bagi kaum muda Kamboja untuk belajar di Indonesia.  “Kaum muda adalah pemimpin di masa depan. Sehingga pendidikan bagi kaum muda sangatlah penting” ujar Wapres. 

Lebih lanjut Wapres menyampaikan bahwa kerja sama dalam bidang pariwisata juga memiliki potensi, mengingat adanya kemiripan budaya antara kedua negara. “Indonesia dan Kamboja memiliki kebudayaan yang mirip,  sehingga dapat dibuat kegiatan yang saling melengkapi.” ujar Wapres.  

Dalam pertemuan di Kantor Wakil Presiden ini, Menlu Prak Sokhonn menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Indonesia untuk mewujudkan perdamaian di kawasan. Menlu Kamboja ini juga menegaskan komitmen pemerintah Kamboja untuk meningkatkan hubungan baik kedua negara melalui kerja sama yang nyata dalam berbagai bidang. Menlu Sokhonn juga melaporkan bahwa sebelumnya ia dan Menlu RI Retno Marsudi telah sepakat untuk mengaktifkan kembali forum pertemuan bilateral tahunan (Joint Commission Meeting) yang sempat terhenti 12 tahun lalu. Kedua Menteri Luar Negeri juga sepakat bekerja sama untuk meningkatkan kapasitas pusat pelatihan diplomat  Kamboja (eas)

 

 

 

 

 

 

 

DAKAR, (KORANRAKYAT.COM )  Realisasi kerja sama RI-Senegal di bidang perkeretaapian semakin terlihat. Diawali dengan kunjungan delegasi bisnis RI yang dipimpin oleh Wamenlu pada Juni 2017, Pemerintah Senegal telah mempelajari dengan baik proposal kerja sama yang disampaikan PT. INKA.

 

Dalam pertemuannya dengan Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran, di kantornya (31/01), Menteri Muda Jaringan Perkeretaapian Nasional Senegal, Mr. Abdou Ndene Sall, mengatakan bahwa produk PT. INKA sesuai dengan karakteristik kebutuhan di Senegal.

 

Dikatakannya bahwa produk PT. INKA nantinya akan digunakan untuk mendukung proyek prioritas jalur kereta Dakar-Bamako (Mali).

 

Menteri Ndene Sall mengharapkan agar PT. INKA dapat segera mengundangnya berkunjung ke Indonesia untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut. Rencananya, Menteri juga akan membawa delegasi teknis dari beberapa kementerian terkait (transportasi darat, udara dan laut) untuk membahas hal-hal teknis dalam kunjungannya.

 

Menanggapi hal tersebut, Dubes Mansyur menyambut baik minat Menteri berkunjung ke Indonesia dan mengusulkan agar kunjungan dapat dilakukan di sela-sela penyelenggaraan Indonesia-Afrika Forum di Bali, 10-11 April 2018. Dubes juga mengharapkan Menteri dapat hadir pada forum tersebut, sekaligus melakukan kunjungan ke PT. INKA, PT. PAL Indonesia dan PT. DI.

 

“Senegal saat ini sedang mengembangkan moda transportasi darat, laut dan udara untuk menjadikannya sebagai hub di Afrika Barat, kita perlu tangkap peluang emas ini sebelum Senegal beralih ke negara lain seperti Tiongkok dan Turki,” terang Dubes.

 

Dalam pertemuan Menteri Ndene Sall juga berencana untuk melihat langsung pabrik industri strategis seperti PT. DI dan PT. PAL. Selain pesawat CN-235 yang keempat, Senegal juga sedang menjajaki pembelian kapal niaga dan patroli dari Indonesia.(eas)

 

.*
 
SRILANGKA(KORANRAKYAT.COM) Mengawali kegiatan pagi ini di Colombo, Sri Lanka, Kamis 25 Januari 2018, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo santap pagi bersama Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe dan Ibu Maithree Wickramasinghe di Temple Trees, Colombo, Sri Lanka. Dalam santap pagi bersama tersebut, Presiden Jokowi menegaskan Indonesia ingin berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Sri Lanka. “BUMN Indonesia telah melakukan kontak termasuk untuk pembangunan jalan layang, yang menghubungkan jembatan New Kelani Bridge – Rajagiriya,” ujar Presiden. 
 
             PM Wickremesinghe menyambut baik keinginan Indonesia turut berparitipasi dalam pembangunan infrastruktur di Sri Lanka. Terlebih lagi anggaran negara Sri Lanka sangat terbatas.
“Kami mendukung keinginan Indonesia, kita bisa jajaki melalui pembiayaan Public Private Partnership,” ucap PM Wickremesinghe.
 
Selain itu, Presiden Jokowi ingin kerja sama pengadaan kereta dapat segera ditindaklanjuti. Kemarin, lanjut Presiden, Menteri Perhubungan dan Civil Aviation Sri Lanka menyatakan untuk tahap pertama Sri Lanka akan membeli 60 gerbong.“Tim teknis akan membahas pengadaan gerbong kereta tersebut sehingga dapat terwujud,” ujar Presiden.
 
           Presiden Jokowi juga mendukung usulan PM Wickremesinghe pada pertemuan bilateral kemarin dimana ia menyampaikam pentingnya kerja sama maritim. “Kerja sama tersebut perlu dilakukan dengan menghormati hukum internasional dan berdasarkan spirit kerja sama dan inklusif,” tutur Presiden. Mengenai kerja sama blue economy, Presiden akan mendorong bersama dalam IORA.“Saya benar-benar berharap agar kerja sama ekonomi dapat terwujud,” ucap Presiden Jokowi. Setelah santap pagi bersama, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkan perjalanan menuju New Delhi, India dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandara Internasional Bandaranaike, Sri Lanka. Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam santap pagi bersama tersebut, antara lain Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka I Gusti Ngurah Ardiyasa.(eas)

 

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, Peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang merupakan kesempatan emas bagi kedua Negara, tidak hanya bagi Pemerintah namun juga bagi semua kalangan termasuk generasi muda untuk menjadikan momentum ini sebagai titik tolak guna mempererat tali persahabatan dan kemitraan dinamis di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan peringatan enam puluh tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Sabtu, 20/1.“Rentang waktu enam dasawarsa merupakan rentang waktu yang panjang dalam interaksi antar Negara dan masyarakat,”ucapnya.

Di bidang ekonomi, kerjasama antar kedua Negara telah berjalan sangat baik. “Saat ini, Jepang adalah investor kedua terbesar di Indonesia, serta merupakan salah satu negara mitra dagang utama,” terang Wapres.Wapres menjelaskan, telah ada sekitar 1.800 perusahaan Jepang telah berinvestasi di Indonesia dan telah berkontribusi dalam mendorong peningkatan daya saing dan memajukan perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut Wapres memaparkan dari sisi politis kedua negara juga memiliki kerja sama yang solid

“Kesepakatan kemitraan strategis untuk masa depan yang damai dan sejahtera yang di tandatangani masing-masing kepala negara tahun 2006,” tuturnya

Kesepakatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA), sambung Wapres,  juga telah ditandatangani tahun 2007, yang kemudian diperkuat melalui pernyataan bersama antara Kepala Negara saat kunjungan Perdana Menteri Jepang ke Indonesia bulan Januari 2017.

Selain itu, lanjut Wapres, dari sisi hubungan antar masyarakat (people to people relations), juga berjalan amat dinamis bahkan Intensitas saling kunjung antara masyarakat kedua negara juga mengalami kemajuan pesat.

“Saya sangat gembira bahwa anak-anak muda berperan sangat aktif dalam memperkuat hubungan antar  masyarakat. Hal itu tampak jelas dalam berbagai kerjasama dan aktivitas terkait ilmu pengetahuan, pendidikan, kesenian, kebudayaan dan pariwisata,”paparnya.

Eratnya jalinan persahabatan antara masyarakat Indonesia dan Jepang, menurut Wapres,  juga tercermin antara lain, melalui berbagai kerjasama teknis dan peningkatan kapasitas antar provinsi atau kota bersaudara (sister-cities and sister-provinces) di kedua negara.

Wapres berharap kedepannya kerjasama antar masyarakat semakin diperkuat. 

“Harapan saya, kerja sama antar masyarakat ini dimasa depan juga akan semakin di perkuat,” pintanya.

Wapres optimis kerjasama kedua negara dapat di optimalkan dengan memperhatikan dinamisnya kerja sama antar kedua negara. “Saya optimis bahwa masih akan ada ruang untuk lebih mengoptimalkan kerjasama dimaksud,” katanya.

Menutup Sambutannya, Wapres menegaskan untuk menghadapi berbagai dinamika yang penuh ketidakpastian saat ini, hubungan dari hati ke hati merupakan kunci sebagai mitra yang setara dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Saya yakin bahwa hubungan dari hati ke hati atau akai ito merupakan kunci yang dapat membuat kita tetap bergandengan tangan, bekerja bersama dan maju bersama. Sebagai mitra yang setara dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkasnya.

Sebelumnya Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Toshihiro Nikai mengatakan bahwa  pertukaran pemuda kedua negara pada peringatan 60 tahun ini dirinya mengundang 60 anak-anak muda Indonesia.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Menteri Komunkasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti,Menteri Energi dan Sumber Daya Mineran Ignasius Jonan, Menteri perhubungan Mantan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel (eas/Setwapres).

 

 

.

 
BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan utusan khusus Perdana Menteri Jepang yang juga menjabat sebagai Presiden Liga Parlemen Jepang-Indonesia Toshihiro Nikai. Kedatangan Nikai beserta rombongan disambut langsung oleh Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Januari 2018.Kunjungan Nikai ke Indonesia dimaksudkan untuk menghadiri rangkaian acara pembukaan 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang. Saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, keduanya turut membahas seputar kerja sama kedua negara.
 
         "Di dalam pertemuan tadi dibahas mengenai perkembangan kerja sama yang menyangkut infrastruktur. Banyak sekali proyek infrastruktur yang dilakukan Indonesia dengan Jepang," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono usai pertemuan.Basuki mengatakan bahwa dalam pertemuan yang berlangsung sekira 45 menit, Presiden Joko Widodo menginginkan peringatan hubungan baik yang telah berlangsung itu diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret. Ditambahkan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, selain infrastruktur, Presiden juga mendorong bentuk kerja sama lainnya dengan Jepang.
 
"Ada diskusi juga mengenai kerja sama yang bersifat lingkungan hidup, misalnya untuk Sungai Citarum. Wakil Menteri Lingkungan Hidup Jepang juga akan meninjau Sungai Citarum untuk penjajakan awal kerja sama apa yang dapat dilakukan Indonesia dengan Jepang," sambung Menlu Retno LP Marsudi. Menlu juga mengungkapkan bahwa terdapat enam proyek yang dibicarakan oleh delegasi tersebut kepada Presiden Joko Widodo. "Jadi ada enam proyek yang dilaporkan oleh Mr. Hiroto Izumi, Special Advisor for Prime Minister di bidang infrastruktur," tuturnya.Keenam proyek tersebut ialah pembangunan pelabuhan Patimban, MRT fase pertama, kereta api Jakarta-Surabaya, Tol Sumatra, blok Marsela, dan proyek di bidang perikanan.
 
Mengenai pelabuhan Patimban, Menlu mengatakan bahwa peletakan batu pertama akan dilakukan pada Mei 2018 mendatang sehingga diharapkan untuk dapat beroperasi pada Maret 2019. 
Terkait hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menjelaskan bahwa pihaknya sedang bekerja untuk menentukan pihak yang mengoperasikan pelabuhan tersebut nantinya.
"Kita bekerja simultan, sedang menentukan operatornya. Operator adalah gabungan antara Indonesia dan Jepang, tetapi mayoritas Indonesia. Bahkan nanti ada saham Merah Putih sehingga kita yang menentukan jalannya operasi dari perusahaan itu," tuturnya.Mengenai pembangunan kereta api Jakarta-Surabaya, kedua pihak telah mengarahkan pembicaraan mengenai teknologi yang akan digunakan. Untuk itu, akan dilakukan studi kelayakan lebih lanjut untuk menindaklanjuti hal tersebut.
 
"Kita ingin studi itu lebih detail dan kita harapkan tidak mahal karena ada kecenderungan kalau kita sudah menunjuk suatu negara tertentu kurang efisien. Oleh karenanya kita minta dilakukan studi kelayakan sekali lagi dan bulan Maret akan selesai," ujar Budi.Adapun mengenai kerja sama pembangunan MRT, diharapkan pada akhir 2018 ini moda transportasi massal tersebut dapat diuji coba sehingga dapat dioperasikan awal 2019 mendatang. Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.(eas)
 
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  Next 
  •  End 
Page 1 of 5

Gaya

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka lomba lari Kartini Run 2018 yang diselenggarakan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Sesuai hasil pemeriksaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang disampaik sebagai...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sesuai program kerja Promotor( professional,modern dan terpercaya.red) terus dilakukan...
JAKARTA (KORANRAKYATCOM) Bersama dengan kunjungan resmi ASUS Indonesia ke mitra pabrik perakitan lokal PT Satnusa...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perhelatan   Asian Games yang berapa bulan lagi tepat  bulan Agustus di Palembang...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Gojang ganjing hilangnya sejumlah  data pribadi yang dimiliki oleh pengguna , hingga...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) , Bos perusahaan travel umrah Abu Tours, Hamzah Mamba sudah sebagai tersangka ,kini kembali...
    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM)–ASUS tengah gencar menggarap smartphone terbaru di pasaran Indonesia. Setelah...
    PAPUA ( KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyempatkan berbelanja di...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sekitar 52 orang korban miras oplosan, polisi melakukan tindakan terhadap penjual oplosan yang...