World Today

  •  
    Dubes Mansyur Serahkan Surat Kepercayaan,
     

     

     

    Bissau (KORANRAKYAT.COM)  - Guinea-Bissau yang terletak di Afrika Barat ingin belajar

     
Friday, 29 December 2017 09:55

Sjafrie Sjamsoeddin : Asean Games 2018 Inasgoc membutuhkan dana sekitar Rp 5,5 triliun

Written by 
Rate this item
(0 votes)

JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Panitia Pelaksana Asian Games (Inasgoc) telah melakukan berbagai persiapan matang pada tahun 2017 ini untuk menyambut Asian Games yang rencananya akan digelar pada 18 Agustus-2 September 2018 mendatang.

Wakil Ketua Inasgoc Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan pihaknya telah menggelar berbagai kegiatan pada tahun ini mulai dari countdown di dua kota hingga pelaksanaan test event di Palembang. Ia mengatakan pelaksanaan test event penting karena digelar di competition venue sehingga uji coba bukan hanya menyangkut kesiapan panpel namun juga kelayakan venue.

"Keberhasilan dalam kerja sama sponsor dengan BUMN dan beberapa perusahaan swasta juga menjadi momen penting pada 2017 karena Inasgoc mampu meraih pemasukan dari sumber lain," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa untuk menggelar Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Inasgoc membutuhkan dana sekitar Rp5,5 triliun. Ia menyampaikan pemerintah memberikan dukungan lewat APBN sebesar Rp4,95 triliun sehingga kekurangan Rp540 miliar harus diperoleh dari sponsor.

"Sejauh ini prospek mendapatkan dana dari sponsor sangat positif karena enam BUMN terkemuka sudah menandatangani komitmen sebagai sponsor utama Asian Games. Ditambah, empat perusahaan asal China sebagai prestige dan support sponsor serta sembilan perusahaan swasta menjalin kerja sama," paparnya.

Dalam menggunakan uang negara, imbuhnya, tingkat penyerapan yang dilakukan Inasgoc sangat tinggi. Dari anggaran Rp2 triliun di tahun 2017, alokasi terbesar digunakan untuk kegiatan atau belanja barang yang kebutuhan anggaran tahun jamak (multiyears).

"Target penyerapan anggaran tahun 2017 dengan alokasi Rp2 triliun sampai tanggal 27 Desember mencapai 94%. Penyerapan tersebut dilakukan sejak Juni 2017 sehingga dilakukan akselerasi proses dalam penyerapannya," jelasnya.

Dalam menjalankan penyerapan, Inasgoc tetap menjalankan prinsip akuntabilitas dan transparansi agar tidak terjadi penyalahgunaan yang bisa menimbulkan kerugian dalam penggunaan uang negara. Dalam hal ini Inasgoc mendapat pendampingan dan pengawasan dari BPKP, tim Kejaksaan Agung, dan LKPP yang memberikan asistensi prosedur pengadaan."Berkat pendampingan dan koordinasi pengawasan dengan BPKP, LKPP, dan tim Kejaksaan Agung, kami bisa melakukan banyak kontrak pengadaan barang dan jasa yang memudahkan kinerja Inasgoc dalam menjalankan program kerja," jelas Sjafrie.(ard)

 

 

 

 

 

 

Read 196 times
Login to post comments

Gaya

Face Book Galleries

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Ibu Negara Iriana Joko Widodo membuka lomba lari Kartini Run 2018 yang diselenggarakan...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)- Sesuai hasil pemeriksaan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang disampaik sebagai...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sesuai program kerja Promotor( professional,modern dan terpercaya.red) terus dilakukan...
JAKARTA (KORANRAKYATCOM) Bersama dengan kunjungan resmi ASUS Indonesia ke mitra pabrik perakitan lokal PT Satnusa...
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) - Perhelatan   Asian Games yang berapa bulan lagi tepat  bulan Agustus di Palembang...
  JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)  Gojang ganjing hilangnya sejumlah  data pribadi yang dimiliki oleh pengguna , hingga...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) , Bos perusahaan travel umrah Abu Tours, Hamzah Mamba sudah sebagai tersangka ,kini kembali...
    JAKARTA (KORANRAKYAT.COM)–ASUS tengah gencar menggarap smartphone terbaru di pasaran Indonesia. Setelah...
    PAPUA ( KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyempatkan berbelanja di...
JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Sekitar 52 orang korban miras oplosan, polisi melakukan tindakan terhadap penjual oplosan yang...