Articles

Bareskrim Ringkus 3 Pelaku Penipu Bermodus Retas Emai Salah satunya Warga Negeria l

iilustrasi

 

JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Direktorat Siber Bareskrim  melakukan patroli dan  menangkap tiga anggota komplotan penipuan di  email. Para tersangka meretas email untuk melakukan penipuan transaksi keuangan.

      Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Rickynaldo Chairul di temui di Bareskrim Cideng , Jakarta Pusat, Jumat (16/11) 2018 mengatakan setelah melakukan patroli cyber crime  tiga tersangaka pelaku penipuan menggunakan email.“Kasus bisnis email compromise atauemail hijacking salah satu modus operandi jenis penipuan di dalam kejahatan cyber dengan target perusahaan, orang per orangan yang melakukan bisnis perdagangan ataupun ekspor-impor,” ujarnya.

Rickynaldo menegaskan  Para tersangka yang ditangkap, warga asing asal Nigeria NGU (30) dan dua warga Indonesia, DF (31) serta PB (35)." Para tersangka ditangkap pada Senin (12/11/2018), di salah satu hotel di Jakarta Utara,k tegasnya.

Untuk itu Reckynaldo menjelaskan  korban berinisial LP yang memiliki toko di Ternate awalnya berhubungan bisnis dengan PT UN berlokasi di Karawang."Kerja sama keduanya sudah berjalan puluhan tahun dan tidak pernah ada masalah," jalasnya.

Lebih lanjut, Rickynaldo katakan  ketika jadwal pembayaran, korban mendapatkan email yang mirip dengan pihak PT UN. "Isi email tersebut menyarankan agar mengalihkan rekening yang awalnya sudah disebut dalam kesepakatan awal.Sudah sampai dapat email baru isinya minta dialihkan rekening karena rekening lama terjadi masalah dan tidak mengecek dan korban langsung mentransfer,” rincinya .

Rickynaldo menandaskan dari hasil analisis transaksi keuangan, sudah ada transaksi hampir Rp 75 miliar di rekening tersangka.“Transaksinya ini sudah dipantau, uang bukan hanya dari dalam negeri, uang juga masuk dari luar negeri," tandasnya.

        Hingga kini dari hasil penangkapan, Polisi menyita barang bukti berupa 15 buku tabungan yang dibuat tersangka DF dengan menggunakan KTP palsu. Selain itu, 15 handphone, 1 buah laptop, serta 1 modem.Rickynaldo mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan transaksi via email.( vk)

 

 

 

Entertaiment

Face Book Galleries

  JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Penyelesaian kasus penembakan di Kabupaten Nduga ,Papua yang menelan korban para pekerja...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM- Proses pemeriksaan Habib Bahar Smith terus berproses. Kini kejaksaan Agung menerima...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo ikut bersenam pagi pada Hari Ulang Tahun ke-33 Senam Tera...
.   JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus aktif meluhuri dan...
    Bengkulu, (KORANRAKYAT.COM) - Setelah sekian lama belum ada kejelasan kapan Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo dan keluarga mengapresiasi peran media yang menurutnya telah ikut...
    BOGOR(KORANRAKYAT.COM) Selepas jalan pagi bersama keluarga, Presiden Joko Widodo berbincang santai dengan...
  MALANG(KORANRAKYAT.COM)- Selain menggarap sejumlah pihak swasta, penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan tambahan...
    JAKARTA,KORANRAKYAT.COM-Aksi pembantaian terhadap 19 orang pekerja karyawan PT Istaka yang sedang melaksanakan...
    BANTEN,KORANRAKYAT.COM- Kenaikan Polda Banten dari Tipe B ke Tipe A  harus dibarengi dengan pelayanan dan...

Ekonomi Makro

  •  

    .

     

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasinya atas kinerja Bank

     
  •  

     

     
    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM) Dalam empat tahun ini, pemerintah telah bekerja keras untuk
     
  •  

    JAKARTA(KORANRAKYAT.COM)Presiden Joko Widodo bersama dengan jajaran terkait hari ini menggelar

     
  •  

     

    BALI(KORANRAKYAT.COM)Indonesia dan Singapura telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di